Senin, 02 Februari 2026

Konsep Basis Data Hierarkis dan Perangkat Lunak Basis Data

 A. Pendahuluan

Basis data (database) adalah kumpulan data yang terorganisir, disimpan, dan diakses secara elektronik. Dalam era digital, basis data menjadi tulang punggung pengolahan informasi di berbagai bidang, termasuk teknologi, fashion, dan otomotif. Memahami struktur dan perangkat lunak basis data sangat penting untuk mengelola data secara efisien.


B. Konsep Basis Data Hierarkis

Basis data hierarkis adalah model data yang menyusun data dalam bentuk struktur pohon (tree), di mana setiap simpul (node) memiliki satu orang tua (parent) dan beberapa anak (child), kecuali simpul akar (root) yang tidak memiliki orang tua.

Karakteristik:

  1. Struktur Parent-Child: Setiap child hanya terhubung ke satu parent.

  2. One-to-Many Relationship: Satu parent dapat memiliki banyak child.

  3. Top-Down Access: Akses data dimulai dari root dan turun ke child.

  4. Contoh Analogi: Struktur organisasi perusahaan, sistem file di komputer.

Contoh Visual:

text
[Dealer Motor]
|
------------------------------------
| | |
[Motor Sport] [Motor Bebek] [Motor Matic]
| | |
------------- -------------- --------------
| | | | | | | | |
[CBR] [Ninja][R15][Beat][Soul GT][Vario][Aerox][NMAX]

Keunggulan:

  • Sederhana dan cepat untuk data dengan hubungan hierarkis jelas.

  • Efisien untuk query yang mengikuti struktur hierarki.

Keterbatasan:

  • Kaku: sulit merepresentasikan hubungan many-to-many.

  • Redundansi data jika child perlu memiliki multiple parent.


C. Perangkat Lunak Basis Data

Perangkat lunak basis data (Database Management System/DBMS) adalah software untuk membuat, mengelola, dan mengakses basis data.

Jenis DBMS:

  1. Hierarchical DBMS: Contoh: IBM IMS (Information Management System).

  2. Relational DBMS (RDBMS): Contoh: MySQL, PostgreSQL, Oracle.

  3. NoSQL DBMS: Contoh: MongoDB (dokumen), Redis (key-value).

Fungsi DBMS:

  • Menyimpan dan mengambil data.

  • Menjamin keamanan dan integritas data.

  • Mengontrol akses pengguna.

  • Backup dan recovery data.

Contoh Penerapan di Berbagai Bidang:

  • TJKT: Mengelola data jaringan, log server, inventory perangkat.

  • Tata Busana: Mengelola data desain, bahan baku, pelanggan.

  • Otomotif Sepeda Motor: Mengelola data sparepart, servis kendaraan, pelanggan.


D. Pengolahan Data dalam Program

Basis data diintegrasikan dengan program aplikasi menggunakan koneksi database. Bahasa pemrograman seperti Python, PHP, atau Java dapat berinteraksi dengan DBMS melalui driver atau library.

Contoh Alur:

  1. Program menerima input (contoh: data pelanggan baru).

  2. Program mengirim query (misal: SQL) ke DBMS.

  3. DBMS memproses dan menyimpan data.

  4. Program menampilkan konfirmasi ke pengguna.


E. Studi Kasus per Jurusan

1. Jurusan TJKT (Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi)

  • Konteks: Manajemen inventory perangkat jaringan.

  • Struktur Hierarkis:

    • Root: Data Center

    • Child: Rak Server → Server → Komponen (RAM, Harddisk, CPU).

  • DBMS yang Relevan: MySQL untuk data terstruktur, atau NoSQL untuk log monitoring.

2. Jurusan Tata Busana

  • Konteks: Manajemen produksi busana.

  • Struktur Hierarkis:

    • Root: Koleksi Musim (Spring/Summer)

    • Child: Kategori Pakaian (Dress, Blouse) → Varian Warna/Ukuran → Bahan yang digunakan.

  • DBMS yang Relevan: MySQL atau Microsoft Access untuk data material dan pesanan.

3. Jurusan Otomotif Sepeda Motor

  • Konteks: Manajemen bengkel dan sparepart.

  • Struktur Hierarkis:

    • Root: Bengkel Motor

    • Child: Tipe Servis (Rutin, Berat) → Sparepart yang diganti → Merk Sparepart.

  • DBMS yang Relevan: SQLite (embedded) atau PostgreSQL untuk data servis dan stok.


F. Tugas: Mendesain Basis Data Hierarkis

Instruksi Umum:

Buatlah desain basis data hierarkis dalam bentuk diagram pohon (tree diagram) sesuai dengan studi kasus jurusan Anda. Tuliskan juga penjelasan singkat mengenai struktur tersebut dan bagaimana data akan diakses dalam sebuah program.

Tugas per Jurusan:

1. Untuk Jurusan TJKT:

  • Studi Kasus: Manajemen Perangkat Jaringan di Lab Sekolah.

  • Tugas:

    • Buat diagram hierarki dengan root: "Lab TJKT".

    • Tentukan minimal 3 level child (contoh: Jenis Perangkat → Merek → Spesifikasi).

    • Jelaskan bagaimana program dapat menambah data perangkat baru dan menampilkan total perangkat per jenis.

2. Untuk Jurusan Tata Busana:

  • Studi Kasus: Manajemen Pesanan Busana Custom.

  • Tugas:

    • Buat diagram hierarki dengan root: "Pesanan Pelanggan".

    • Tentukan minimal 3 level child (contoh: Jenis Busana → Bahan → Ukuran & Warna).

    • Jelaskan bagaimana program dapat melacak status pesanan dan menghitung kebutuhan bahan.

3. Untuk Jurusan Otomotif Sepeda Motor:

  • Studi Kasus: Sistem Pencatatan Servis Harian di Bengkel.

  • Tugas:

    • Buat diagram hierarki dengan root: "Data Servis Harian".

    • Tentukan minimal 3 level child (contoh: Jenis Motor → Jenis Servis → Sparepart Diganti).

    • Jelaskan bagaimana program dapat mencatat servis dan mengupdate stok sparepart.

Format Pengumpulan:

  • Diagram dapat digambar tangan atau menggunakan software (draw.io, PowerPoint).

  • Penjelasan ditulis dalam dokumen terpisah (minimal 200 kata).

  • Deadline: 1 minggu dari pemberian tugas.


G. Kesimpulan

Basis data hierarkis cocok untuk data dengan hubungan satu-arah yang jelas, namun memiliki keterbatasan fleksibilitas. Pemilihan perangkat lunak basis data disesuaikan dengan kebutuhan kompleksitas dan skalabilitas. Integrasi basis data dengan program memungkinkan pengolahan data yang efisien dan akurat di berbagai bidang, termasuk TJKT, Tata Busana, dan Otomotif.


Referensi:

  • Connolly, T. & Begg, C. (2015). Database Systems: A Practical Approach to Design, Implementation, and Management.

  • Elmasri, R. & Navathe, S. (2016). Fundamentals of Database Systems.

  • Dokumentasi MySQL, PostgreSQL, MongoDB.

Tidak ada komentar: