Senin, 22 Agustus 2022

Orientasi Dasar Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi

Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT) merupakan program keahlian yang membekali peserta didik dengan keterampilan, pengetahuan, dan sikap agar kompeten dalam merakit, menginstall program, merawat dan memperbaiki komputer serta jaringannya. Lulusan program keahlian ini memiliki kemampuan melakukan installasi jaringan komputer, baik itu jaringan komputer dalam rumah /kantor, antar kantor, antar kota, antar provinsi, bahkan antar negara.

1. Pengenalan Komputer dan Jaringan Dasar

Komputer dan Jaringan Dasar adalah hal yang selalu berkaitan satu sama lain. Pasalnya komputer saat ini lebih sering digunakan dalam melakukan banyak hal, tidak hanya menghitung saja.

Pengertian Komputer 

Komputer merupakan alat yang dipakai untuk mengolah data, pada awalnya komputer digunakan untuk melakukan perhitungan aritmatika, dengan semakin maju perkembangan teknologi dan saat ini sangat banyak perkembangan yang terjadi termasuk dari fungsi komputer itu sendiri.

Komputer adalah suatu alat elektronik yang mampu melakukan beberapa tugas, yaitu menerima input, memproses input sesuai dengan instruksi yang diberikan, menyimpan perintah-perintah dan hasil pengolahannya, serta menyediakan output dalam bentuk informasi.

Personal Computer (PC), Laptop, Netbook atau Notebook, dan banyak lainnya termasuk dari beberapa jenis komputer.

Perkembangan Komputer

Komputer pertama kali ditemukan pada 1822 oleh seorang ahli yang bernama Charles Babbage, awal mulanya beliau bermaksud untuk menciptakan alat mesin hitung bertenaga uap yang dapat digunakan dalam proses aritmatika.

  1. Komputer Generasi Pertama (1940 - 1959)

    Komputer Generasi Pertama

    Pada generasi ini, komputer dikembangkan menggunakan tabung vakum untuk sirkuit. Tabung Vakum digunakan untuk memperkuat sinyal yaitu dengan mengendalikan elektron di ruang evakuasi. Pada Komputer generasi pertama ini sangat sulit di operasikan dan berbiaya sangat mahal, selain itu ukurannya juga besar. (UNIVAC dan ENIAC contoh komputer generasi pertama yang digunakan di Amerika Serikat oleh Badan Sensus.)

  2. Komputer Generasi Kedua (1959 - 1965)

    Komputer Generasi Kedua

    Pada komputer generasi kedua, Tabung Vakum mulai digantikan oleh transistor. Transistor digunakan untuk alat penguat, penyambung dan pemutus arus. Penggunaan transistor digunakan pada akhir tahun 1950-an. Transistor memiliki keunggulan yaitu dari bentuknya yang lebih kecil, sehingga dengan bentuk yang lebih kecil, ukuran komputer pun menjadi lebih kecil serta biaya energi lebih hemat. (Contoh : IBM 7000, NCR 304, IBM 650, IBM 1401, ATLAS, dan MARK III)
    Pada masa ini juga bahasa pemrograman seperti COBOL dan Fortan mulai diperkenalkan.

  3. Komputer Generasi Ketiga (1965 - 1970)

    Komputer Generasi Ketiga

    Komputer Generasi Ketiga menggunakan komponen IV (Integrated Circuits), komponen ini teridiri dari banyak transistor hingga ribuan transistor, yang berbentuk integrated circuits dan monolithic integrated circuits.

    Proses komputer pada masa ini lebih cepat dan tepat, ukuran fisik lebih kecil dan penggunaan listrik hemat, bisa melakukan programming, terdapat magnetic disk dapat melakukan komunikasi data antar komputer. Contoh : IBM S/30. NOVA, CDC 3000, PDP-11, dan sebagainya.

  4. Komputer Generasi Keempat (start 1970)



    Komputer Generasi Keempat

    Komputer generasi ke-4 menggunakan LSI (Large Scale Integration) yang biasa disebut sebagai Bipolar Large Scale Integration).
    Komputer ini menggunakan Mikroprosesor dan semikonduktor yang berbentuk chip untuk memori komputer. Sehingga ukuran nya menjadi baik dan seperti yang kita gunakan saat ini. Processor pertama intel dan 4004 chip mulai menjadi otak utama dari komputer ini.
    Contoh : IBM 370, IBM 4341, DEC 10, STAR 1000, APPLE II.


  5. Komputer Generasi Kelima
    Komputer pada generasi ini menggunakan komponen VLSI (Very Large Scale Integration), kemampuan komputer ini dikembangkan dan dapat memecahkan masalah sendiri.
    Hal ini lebih sering dikenal dengan AI atau Artificial Intelligence, penerapan AI sudah banyak dibeberapa Negara yang digunakan untuk mengoperasikan robot.

Jaringan Dasar

Selain mengenal komputer, Berikutnya kita memasuki pembahasan untuk Jaringan Dasar. Selain itu kita juga sering mendengar Jaringan Komputer.

Jaringan Komputer merupakan dua atau lebih komputer yang saling terhubung antara satu sama lain dan dapat berbagi data dan komunikasi data. Jaringan komputer ini dibangun dengan kombinasi dari perangkat keras dan perangkat lunak. 

Manfaat Jaringan Komputer
Berbicara mengenai manfaat dari jaringan komputer. Terdapat banyak sekali manfaat jaringan komputer, antara lain :

  • jaringan komputer, kita bisa mengakses file yang kita miliki sekaligus file orang lain telah diseberluaskan melalui suatu jaringan, semisal jaringan internet.
  • Melalui jaringan komputer, kita bisa melakukan proses pengiriman data secara cepat dan efisien.
  • Jaringan komputer membantu seseorang berhubungan dengan orang lain dari berbagai negara dengan mudah.
  • Selain itu, pengguna juga dapat mengirim teks, gambar, audio, maupun video secara real time dengan bantuan jaringan komputer.
  • Kita dapat mengakses berita atau informasi dengan sangat mudah melalui internet dikarenakan internet merupakan salah satu contoh jaringan komputer.
  • Misalkan dalam suatu kantor memerlukan printer, kita tidak perlu membeli printer sejumlah dengan komputer yang terdapat pada kantor tersebut. Kita cukup membeli satu printer saja untuk digunakan oleh semua karyawan kantor tersebut dengan bantuan jaringan komputer.

Switch dan Router termasuk perangkat keras yang digunakan untuk bertukar informasi dan membawa data sampai ketujuan. Pada setiap titik akhir dikenal dengan host dalam jaringan, dan memiliki pengenal yang unik seperti IP Address atau MAC Address. (Internet Protocol / Mac Access Control).

Selain itu jaringan komputer juga dibangun menggunakan teknologi kabel (wired) dan nirkabel (wireless)

Berikut ini merupakan contoh dari Kabel Jaringan : 

1. Kabel Coaxial  

Kabel Coaxial

Kabel Coaxial merupakan kabel jaringan yang terdiri dari 2 lapisan konduktor, Lapisan pertama berada di tengah berupa kawat tembaga dan Lapisan kedua berada diatas lapisan isolator yang berbahan metal atau biasa disebut dengan metal sheilded yang berfungsi mencegah gangguan dari luar.

Kabel coaxial memiliki prinsip kerja dengan menghantarkan sinyal listrik dari sumber ke tujuan. Kabel ini bisa dipakai untuk menghubungkan antar perangkat komputer. Dalam penggunaan kabel coaxial ini sering digunakan untuk penggunaan jaringan dengan bandwidth yang tinggi karena lebih aman dari segala gangguan.Saat ini kabel coaxial mulai di tinggalkan oleh pengguna karena port BNC pada komputer sudah jarang di temui. 

Kelebihan dan Kekurangan Kabel Coaxial

Kelebihan :
  1. Harganya lebih murah dibandingkan dengan jenis kabel jaringan lain 
  2. Jangkauan kecepatan dan transmisi data lebih cepat
  3. Resiko kehilangan sinyal rendah
  4. Masa penggunaan yang lebih panjang
Kekurangan:
  1. Memiliki batasan jangkauan panjang maksimal
  2. Kabel rentan pada faktor cuaca, suhu dan beban
  3. Pemasangan konektor BNC tergolong susah
  4. Walaupun kabelnya murah tapi untuk biaya perawatan tinggi
  5. Membutuhkan repeater tambahan

2. Kabel Twisted Pair

Kabel Twisted Pair

Kabel jaringan berikutnya yaitu Kabel Twisted Pair, kabel ini adalah yang sering digunakan saat ini, setidaknya untuk satu ruangan komputer, seperti LAB Komputer menggunakan kabel ini. Kabel Twisted Pair memiliki 8 kabel masing-masing 2 berpasangan, dan memiliki warna kabel yang berbeda. 

Berikut ini adalah jenis dari Kabel Twisted Pair

  1. UTP (Unshielded Twisted Pair)
    Kabel UTP adalah jenis kabel Twisted Pair, pada kabel ini tidak memiliki pelindung di dalam kabel, jenis kabel ini banyak digunakan karena harga yang lebih murah dibandingkan kabel Twisted Pair lainya.

  2. FTP (Foiled Twisted Pair)
    Kabel FTP juga jenis kabel Twisted Pair yang memiliki lapisan pelindung yaitu alumunium foil pada bagian dalam kabel yang memliki fungsi untuk menghalau gangguan gelombang elektromagnetik yang dapat mempengaruhi internet.

  3. STP (Shielded Twisted Pair)
    Kabel STP adalah termasuk kabel Twisted Pair yang memiliki lapisan pelindung alumunium foil dan juga membungkus setiap pasang kabel tembaga pada kabel STP. Berikut ini contoh dari kabel Twisted Pair (Jenis diantara lain yaitu CAT5, CAT5E, CAT 6).

Urutan Kabel pada Twisted Pair

Urutan Kabel Twisted Pair

3. Kabel Fiber Optik

Kabel Fiber Optik

Kabel Fiber Optik merupakan kabel yang dibuat menggunakan bahan dari kaca atau plastik sangat kecil yang memiliki ukuran 120 mikrometer, kabel ini dapat mentransmisikan data lebih cepat dari kabel lainya termasuk Coaxial ataupun Twisted Pair.

Kecepatan kabel fiber optik bisa mencapai 100Gbps dengan jarak hingga ribuan kilometer. Dan ini yang menjadi faktor saat ini bahwa ISP penyedia layanan internet kabel, memilih kabel fiber optik.

Kelebihan dan Kekurangan Kabel Fiber Optik

Kelebihan Kabel Fiber Optik

  1. Transmisi data dengan kecepatan yang tinggi
  2. Bandwidth yang besar hingga  Gigabit
  3. Jangkauan wilayahnya yang luas
  4. Kabel lebih awet dari gangguan alam yang ekstrem
  5. Biaya perawatan yang murah
  6. Mampu menahan gangguan elektromagnetik
  7. Fitur keamanan yang kuat

Kekurangan Kabel Fiber Optik

  1. Harganya paling mahal dibandingkan jenis kabel lainnya
  2. Proses instalasi yang rumit
  3. Butuh investasi yang besar saat pemasangan
  4. Tidak sembarang teknisi bisa memperbaiki saat terjadi kerusakan.

2. Pengenalan Perakitan Komputer 

Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi tidak jauh dari komputer, yaitu lebih tepat dalam merakit Komputer. Berikut ini adalah sekilas mengenai Perakitan Komputer.

Perakitan komputer adalah serangkaian kegiatan atau langkah-langkah untuk menyatukan bagian-bagian dalam sebuah perangkat komputer, sehingga dapat digunakan sebagai komputer atau Personal Computer.

Persiapan Dalam Merakit Komputer

Pada tahap persiapan, kita harus menyiapkan komponen yang akan dilakukan dalam proses perakitan komputer, beberapa peralatan itu adalah 

  • Obeng min (-) dan plus (+)
  • Baut
  • Buku Manual
  • Gelang Antistatik
  • Multimeter / Multitester (opsi)

Tahap berikutnya, setelah mempersiapkan alat yang digunakan untuk proses merakit komputer, tahap berikutnya yaitu melakukan Perakitan.

Proses perakitan komputer adalah serangkaian kegiatan untuk menjadikan komponen-komponen pada komputer menjadi satu komponen utuh hingga menjadi Komputer yang bisa digunakan.

  1. Membuka Casing.
  2. Memasang Processor ke Mainboard / Motherboard.
  3. Memasang Heatsink / Kipas Processor.
  4. Memasang RAM (Random Access Memory).
  5. Memasang Power Supply.
  6. Memasang Motherboard Ke Casing.
  7. Memasang DVD RW (jika diperlukan).
  8. Memasang Harddisk.
  9. Memasang CD/DVD Drive dan Harddisk ke Mainboard .
  10. Memasang Konektor USB dan Audio.
  11. Memasang Kabel Power LED.
  12. Memasang kabel power supply ke motherboard.
  13. Menghubungkan ke Monitor .
  14. Menghubungkan Listrik untuk pengujian komputer.
  15. Selesai.

Setelah selesai melakukan Perakitan, berikutnya adalah proses Pengujian. Pengujian hasil dari perakitan yang sudah dilakukan sangat penting, karena kita akan melihat bagaimana hasil dari Perakitan yang sudah kita dilakukan.

3. Mengenal Mainboard / Motherboard

Pengertian Mainboard

Mainboard merupakan papan sirkuit utama pada komputer, yang digunakan untuk meletakan komponen-komponen elektronik dalam perakitan komputer, seperti Processor, RAM, VGA, Harddisk, dan lainya.

Mengenal Motherboad

Di dalam motherboard terdapat chip controller yang berfungsi untuk mengatur lalu lintas data dan juga mengatur aliran listrik dan beberapa slot lainya digunakan memasang komponen tambahan.

4. Mengenal Sistem Operasi dan Software

Pengertian Sistem Operasi

Setelah kita selesai melakukan perakitan pada komputer, untuk menggunakan komputer disini kita perlu perangkat lunak, atau yang biasa disebut Sistem Operasi. 

Sistem Operasi merupakan perangkat lunak sistem, yang mampu mengelola sumber daya atau resource dari software (perangkat lunak) dan hardware (perangkat keras), sehingga dapat berjalan dengan baik dan memudahkan interaksi dengan pengguna atau user yang biasa disebut dengan brainware.

 Inti nya adalah, sistem operasi merupakan penghubung antara software, hardware dan brainware.

Selain itu terdapat juga dengan opensource dan closesource.

Open Source adalah sistem pengembangan yang di lakukan oleh pelaku yang bekerja sama untuk memanfaat kan source code yang tersebar di internet. Dengan kata lain open source kita bebas menggunakan, mengembangkan dan menyebarluaskan tanpa harus membayar dan meminta izin atau lisensi kepada pembuat aplikasinya (contoh: OS Linux).

Close Source adalah perangkat lunak yang menyimpan source code nya dengan aman, dan terenkripsi. Oleh karena itu kita tidak diizinkan untuk menyalin, mengubah atau menghapus bagian dari source code nya. (contoh : OS Windows)

Beberapa contoh Sistem Operasi yaitu :

  • Linux
  • Android
  • IOS
  • Mac OS X
  • Microsoft Windows

Pengertian Software

Software merupakan data yang di program, disimpan dan di format secara digital dengan fungsi tertentu.

Software atau perangkat lunak ini sering kita dengar seperti aplikasi yang sering digunakan pada komputer. Seperti contoh aplikasi mengolah angka seperti microsoft excel, untuk mengolah kata microsoft word, mengolah presentasi microsoft power point, mengolah data microsoft access dan masih banyak lainya.

Salah satu yang pasti sering digunakan untuk berselancar di internet yakni software atau aplikasi browser seperti Mozila Firefox ataupun Google Chrome.

5. Perawatan Komputer

Dalam menggunakan Komputer, pastikan kita mengetahui bagaimana cara untuk melakukan perawatan pada perangkat yang kita gunakan, berikut ini adalah cara-cara yang digunakan untuk melakukan perawatan pada komputer :

  1. Pastikan menutup program yang tidak digunakan.
  2. Kondisi dalam menggunakan komputer baik, tidak berdebu dan suhu yang tidak panas.
  3. Memiliki Antivirus (bawaan dari sistem operasi lebih baik).
  4. Menghapus atau Uninstall aplikasi atau program yang sudah tidak digunakan.
  5. Dapat menggunakan stabilizer atau UPS untuk mengantisipasi listrik yang padam secara tiba-tiba.
  6. Membersihkan Komputer (bisa membongkar atau hanya bagian luar nya saja).
  7. Mematikan Komputer saat tidak digunakan, dan saat kondisi sedang tidak baik.
  8. Membersihkan File Sampah

6. IPv4, LAN, MAN dan WAN

Berikut ini adalah pemahaman sekilas mengenai Jaringan Dasar dan Cakupan nya, dimulai mengenal IPv4 , cakupan pada LAN, MAN dan WAN.

Pengertian IP Address

IP address adalah identitas untuk sebuah komputer dalam suatu jaringan internet. Oleh karena itu, pemilik sebuah website dapat mengetahui semua IP address yang mengakses situsnya sendiri. Selanjutnya, IP address berfungsi sebagai alamat pengiriman data ke perangkat yang kita gunakan. 

IP Address merupakan serangkaian angka yang menjadi identitas perangkat dan terhubung ke internet atau infrastruktur jaringan lainnya. Apa fungsinya? Fungsinya bisa diumpamakan sebagai nomor rumah pada alamat, yakni memastikan agar data dikirimkan ke perangkat yang tepat. Untuk panjangnya rangkaian angka dimulai dari 0.0.0.0 hingga 255.255.255.255.

Protokol Internet, dalam bahasa Indonesia merupakan semacam alat untuk mengidentifikasi segala perangkat yang terhubung ke jaringan, baik jaringan internet pada umumnya maupun lokal.

Perlu kita ketahui bersama, saat kita menggunakan perangkat seperti: laptop, PC, ponsel, atau bahkan printer. Sebenarnya, di semua perangkat itu memiliki IP address-nya masing-masing

IP Address (Internet Protocol) merupakan angka unik atau angka yang ditetapkan untuk setiap perangkat yang terhubung ke jaringan komputer yang menggunakan protokol internet.

Alamat IP memiliki fungsi utama yaitu : host atau identifikasi antarmuka jaringan dan pengalamatan lokasi.

 cara kerja IP Address adalah ketika Komputer yang terhubung ke router jaringan biasanya tersedia oleh penyedia layanan internet (ISP). Lalu, router akan berkomunikasi dengan server tempat website disimpan untuk mengakses file yang perlu dikirim kembali ke komputer.

Perangkat seperti komputer dan router mempunyai IP Address bisa dikenali satu sama lain. Dengan alamat IP Address ini masing-masing perangkat dapat berkomunikasi, mengambil data, dan mengirimkannya.

Versi IP Address

Sekarang ini sudah miliaran website yang tersedia di internet. Belum lagi, jumlah perangkat yang terhubung dengan internet pastinya lebih banyak dari itu. Oleh karena itu, saat ini ada dua versi IP address yang biasanya digunakan, dua itu adalah IPv4 dan IPv6.

IP Address Versi 4 / IPv4 sudah digunakan sejak internet mulai digunakan untuk komersil. Versi ini adalah versi yang umum kita jumpai, termasuk di warnet atau lab.

Struktur alamat IPv4 memiliki panjang angka 32 bit. yang terdiri dari 4 blok angka yang dipisahkan dengan titik. Masing-masing kumpulan angka tersebut adalah representasi desimal dari 8 bit angka biner. 

IP versi 4

IP Address Versi 6 / IPv6 adalah perkembangan terbaru dari IPv4 dikarenakan perkembangan internet yang semakin pesat, kapasitas IPv4 kini kian menipis, oleh karena itu dibuatlah versi pembaharuan dari IPv4 yaitu IPv6, dan IPv6 saat ini masih belum terlalu banyak digunakan secara luas.

Struktur IPv6 berbeda dengan IPv4 dan dapat diidentifikasi dengan mudah. Struktur IPv6 terdiri dari kombinasi angka dan huruf. IPv6 memiliki panjang angka 128 bit, terdiri dari 8 kelompok angka dan huruf yang setiap kelompoknya dipisahkan dengan titik dua.

Banyaknya perpaduan angka dan huruf tersebut membuat IPv6 dapat menampung alamat IP di seluruh dunia dalam waktu cukup lama.

Contoh versi IPv6:

2001:0db8:85a3:0000:0000:8a2e:0370:7334

Cakupan LAN, MAN dan WAN

Jenis-Jenis Jaringan Komputer

Jenis Jaringan Komputer secara umum kita kenal ada 5 macam, yaitu LAN (Local Area Network), MAN (Metropolitan Area Network), WAN (Wide Area Network), Internet, dan Wireless (jaringan tanpa kabel). Sebenarnya, konsep dari Jenis Jaringan Komputer sama, yaitu untuk menghubungkan berbagai perangkat jaringan untuk dapat berkomunikasi dan berbagi sumber daya. Hanya yang membedakan adalah dari letak geologis-nya (mencakup wilayah dan area jaringan) dan teknologi yang digunakan (seperti penggunaan jenis kabel yang berbeda, IP Addressing sesuai kelas-nya, dan sistem keamanan (security) yang berbeda).

Berikut ini jenis-jenis jaringan komputer :

  1. LAN ( Local Area Network )

Local Area Network (LAN) merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer. LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan workstation dalam kantor perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama resource (misalnya, printer, scanner) dan saling bertukar informasi.

LAN mempunyai ukuran yang terbatas, yang berarti bahwa waktu transmisi pada keadaan terburuknya terbatas dan dapat diketahui sebelumnya. Dengan mengetahui keterbatasnnya, menyebabkan adanya kemungkinan untuk menggunakan jenis desain tertentu. Hal ini juga memudahkan manajemen jaringan.

  1. MAN ( Metropolitan Area Network )

Metropolitan Area Network (MAN) merupakan jenis jaringan yang lebih luas dan lebih canggih dari LAN. Disebut Metropolitan Area Network karena jenis jaringan MAN ini biasa digunakan untuk menghubungkan jaringan komputer dari suatu kota ke kota lainnya. Untuk dapat membuat suatu jaringan MAN, biasanya diperlukan adanya operator telekomunikasi untuk menghubungkan antar jaringan komputer. Contohnya seperti jaringan Depdiknas antar kota atau wilayah dan juga jaringan mall-mall moderen yang saling berhubungan antar kota.

Keuntungan dari jenis jaringan MAN ini diantaranya adalah cakupan wilayah jaringan lebih luas sehingga untuk berkomunikasi menjadi lebih efisien, mempermudah dalam hal berbisnis, dan juga keamanan dalam jaringan menjadi lebih baik.

Kerugian dari jenis jaringan MAN seperti lebih banyak menggunakan biaya operasional, dapat menjadi target operasi oleh para Cracker untuk mengambil keuntungan pribadi, dan untuk memperbaiki jaringan MAN diperlukan waktu yang cukup lama.

  1. WAN ( Wide Area Network )

Wide Area Network (WAN) merupakan jenis jaringan yang lebih luas dan lebih canggih daripada LAN dan MAN. Teknologi jaringan WAN biasa digunakan untuk menghubungkan suatu jaringan dengan negara lain atau dari satu benua ke benua yang lainnya. Jaringan WAN bisa terdiri dari berbagai LAN dan WAN karena luasnya wilayah cakupan dari WAN. Jaringan WAN, biasanya menggunakan kabel fiber optic serta menanamkannya di dalam tanah maupun melewati jalur bawah laut.

Keuntungan dari jenis jaringan WAN seperti cakupan wilayah jaringannya lebih luas dari LAN dan MAN, tukar-menukar informasi menjadi lebih rahasia dan terarah karena untuk berkomunikasi dari suatu negara dengan negara yang lainnya memerlukan keamanan yang lebih, dan juga lebih mudah dalam mengembangkan serta mempermudah dalam hal bisnis.

Kerugian dari jenis jaringan WAN seperti biaya operasional yang dibutuhkan menjadi lebih banyak, sangat rentan terhadap bahaya pencurian data-data penting, perawatan untuk jaringan WAN menjadi lebih berat.

  1. Internet

Internet merupakan jaringan komputer yang global atau mendunia. Karena Internet merupakan jaringan-jaringan komputer yang terhubung secara mendunia, sehingga komunikasi dan transfer data atau file menjadi lebih mudah. Internet bisa dikatakan perpaduan antara berbagai jenis jaringan komputer beserta topologi dan tipe yang saling berhubungan satu sama lain.

Keuntungan dari jenis jaringan Internet diantaranya adalah komunikasi dan berbagi sumber daya dari satu jaringan ke jaringan yang lain menjadi lebih mudah, penyebaran ilmu pengetahuan menjadi lebih pesat, penyampaian informasi menjadi lebih cepat dan mudah, dan menjadi ladang untuk memperoleh penghasilan

Kerugian dari jenis jaringan Internet diantaranya adalah kejahatan dunia maya atau cyber criminal menjadi luas, pornografi menjadi semakin luas, transaksi barang-barang ilegal seperti narkoba menjadi marak, dan juga dapat menimbulkan fitnah karena penyampaian informasi yang salah.

  1. Wireless (Jaringan Tanpa Kabel)

Wireless merupakan jenis jaringan yang menggunakan media transmisi data tanpa menggunakan kabel. Media yang digunakan seperti gelombang radio, inframerah, bluetooth, dan microwave. Wireless bisa difungsikan kedalam jaringan LAN, MAN, maupun WAN. Wireless ditujukan untuk kebutuhan mobilitas yang tinggi.

Keuntungan jenis jaringan Wireless seperti kenyamanan untuk terhubung ke jaringan tanpa dibatasi oleh kabel, lebih ke arah pengguna yang memerlukan mobilitas yang tinggi, dan tidak terlalu memerlukan kabel jaringan.

Kerugian jenis jaringan Wireless seperti transmisi data kepada para pengguna yang lebih lambat dari penggunaan jaringan dengan kabel, memerlukan keamanan yang ketat karena orang yang berada di luar jaringan bisa menerobos ke dalam jaringan Wireless.

Berdasarkan topologi jaringan, jaringan komputer terbagi atas:

  • Topologi Bus
  • Topologi Star
  • Topologi Ring
  • Topologi Mesh
  • Topologi Tree

Perangkat jaringan komputer

  1. Komputer Server

Perangkat keras komputer pertama yang merupakan perangkat penting dalam jaringan komputer adalah sever. Ya, server merupakan salah satu perangkat yang sangat penting, karena server merupakan pusat dari jaringan komputer. Semua data penting yang nantinya akan disebarkan melalui jaringan internet semuanya berada padakompute server. Komputer server ini nantinya akan saling terhubung dengan komputer – komputer client, yang dapat mengakses data dari server tersebut.

  • Fungsi utama dari server

Fungsi utama dari server adalah sebagai database informasi yang nantinya akan dikirimkan dan juga disebarkan oleh jaringan. Semua data tersebut akan ditransmisikan melalui sistem jaringan agar nantinya dapat sampai ke komputer client. Kecanggihan fungsi CPU pada komputer server ini sangat penting dalam menunjang keandalan jaringan agar tidak terjadi komputer sering hang.

  • Spesifikasi khusus dari komputer server

Dengan tugasnya yang harus bisa menyediakan data bagi client yang terhubung ke dalam jaringannya, maka komputer server wajib mampu untuk beroperasi secara penuh, yaitu 24 jam sehari. Maka dari itu, biasanya komputer server memiliki spesifikasi yang tidak ada pada komputer biasa pada umumnya, seperti power supply yang lebih baik, harddisk yang memiliki kapasitas besar, processor yang jauh lebih cepat dan tidak mudah panas, kapasitas RAM yang besar, serta berbagai spesifikasi khusus lainnya.

  • Kebutuhan dan penanganan komputer server

Selain itu, ada baiknya komputer server diletakkan di dalam suatu ruangan dengan sistem pendingin udara yang tetap berjalan, sehingga hal ini dapat mengurangi peningkatan suhu panas pada komputer server.

  1. Komputer user atau client

Perangkat keras dalam jaringan komputer yang kedua adalah komputer client atau user, sering juga dkenal dengan istilah terminal ataupun workstation. Secara umum, komputer client ini merupakan komputer umum yang digunakan untuk memperoleh data dari server.

Ibarat rantai makanan di dalam ilmu ekologi, komputer server adalah tanaman penyedia makanan, sedangkan komputer client adalah hewan yang memakan hasil buah dari tanaman tersebut. Artinya, komputer client ini di tugaskan untuk menarik data yang ada di komputer server.

Komputer client yang sudah terhubung ke dalam jaringan, akan dapat memperoleh informasi dan juga akses terhadap komputer server. Komputer client ini dioperasikan secara manual oleh usernya, yaitu manusia untuk berbagai macam kebutuhan, seperti mencari data, bermain game online, ataupun keperluan lainnya.

  1. Hub

 

 

Fungsi utama dari hub adalah untuk membagi jaringan dari satu server menuju ke client komputer dalam satu jaringan, terutama jaringan LAN alias lokal. Secara teoritis, hub sendiri adalah sebuah hardware atau perangkat keras yang merupaan suatu central connection point pada suatu jaringan, yang berfungsi untuk menerima sinyal dari server atau host dan kemudian mentransmisikannya ke client yang akan membentuk suatu jaringan.

Dengan adanya central connection point ini, maka hub dapat mentransmisikan data dari server menuju lebih dari satu client yang terhubung dalam satu jaringan LAN. Apabila anda hanya ingin sekedar membagi satu jaringan lokal ke dalam beberapa komputer saja, maka hub merupakan salah satu perangkat keras yang tepat.

Fungsi Hub

  • Membuat jaringan lokal dari beberapa komputer
  • Mentransmisikan jaringan, terutama LAN
  • Penguat sinyal dari suatu jaringan
  • Mempengaruhi proses konektivitas antar jaringan

Kelemahan dari hub

  • Apabila hub mengalami kerusakan, maka keseluruhan jaringan komputer akan mengalami kegagalan
  • Tidak bisa mengatur kecepatan ataupun jumlah paket data yang ditransmisikan ke komputer client
  1. Switch

Switch memiliki fungsi yang sama seperti hub, yaitu dapat membantu memecah – mecah jaringan lokal. Dari satu komputer server atau host, anda dapat menggunakan switch untuk mengkoneksikan lebih dari satu komputer client ke dalam satu jaringan LAN atau lokal.

  • Perbedaan Hub Dengan Switch

Yang membedakan fungsi hub dengan switch adalah kemampuannya. Switch memiliki kemampuan yang lebih pintar daripada hub, karena switch mampu membatasi dan juga mengatur jumlah paket data yang ditransmisikan ke dalam komputer client yang terhubung dalam jaringan. Jadi, dengan menggunakan swictch, pengaturan data antar client bisa dibedakan.

  • Fungsi Utama dari switch
    • Untuk menerima sinyal dan juga data dari komputer atau server
    • Mentransmisikan data dari server atau host ke dalam jaringan dan kepada client
    • Memperkuat sinyal yang ditransmisikan dari server atau host menuju client
    • Dapat mengatur dan juga membatasi jumlah paket data yang ditransmisikan kepada client.
    • Sebagai central connection point
    • Dapat berfungsi sebagai repeater
    • Sebagai splitter atau pemisah antar komputer di dalam suatu jaringan.
  1. Bridge

Bridge memiliki fungsi utama untuk menjembatani jaringan. Maksud dari menjembatani jaringan adalah bridge dapat menggabungkan lebih dari satu jaringan lokal ke dalam satu jaringan lokal yang lebih luas, ataupun sebaliknya, memecah satu jaringan lokal / LAN yang luas menjadi beberapa jaringan lokal yang lebih kecil. Selain itu, bridge juga dapat menjadi penghubung antar dua atau lebih jaringan lokal dengan topologi jaringan yang berbeda – beda.

Fungsi bridge akan sangat terasa apabila anda berada di dalam lingkungan instansi besar, yang terdiri dari beberapa ruangan kantor atau divisi yang letak gedungnya berjauhan. Seluruh komputer antar gedung akan dapat tetap saling terhubung denngan satu jaringan LAN induk dengan menggunakan bridge.

Fungsi dan Keunggulan Bridge

  • Memecah jaringan LAN yang besar, menjadi jaringan – jaringan kecil untuk gedung atau ruangan tertentu
  • Menghemat biaya operasional, hanya membutuhkan satu server saja untuk banyak gedung dalam jangkauan yang luas
  • Bisa digunakan untuk memecah jaringan LAN hingga ke luar pulau
  • Menjaga keamanan data dari suatu organisasi
  • Mempermudah proses monitoring pada suatu jaringan yang lebih kecil
  1. Router

Perangkat keras dalam jaringan komputer berikutnya adalah router. Router sendiri secara teknis memiliki fungsi untuk melakukan penghalaan, atau menyalurkan koneksi internet melalui protokol TCP IP menuju komputer client.

Secara khusus fungsi router bisa seperti access point, dimana bisa meneruskan koneksi internet dari broadband atau provider mernuju lokasi komputer client. Namun demikian, pada dasarnya fungsi router jauh lebih banyak dari pada itu, karena router digunakan untuk memberikan rute atau jalan – jalan tertentu bagi paket data yang ditransmisikan.

  • Penggunaan dan implementasi router

Contoh penggnaan router biasanya berada di perkantoran atau kampus, dimana router akan menerima sinyal paket data, dan kemudian router akan melakukan proses routing paket data tersebut ke lokasi – lokasi yang sudah ditentukan sebelumnya oleh operator router.

Router sangat cocok untuk digunakan pada satu atau lebih gedung perkantoran, kampus, ataupun mall untuk mentransmisikan paket – paket data ke dalam access point. Dalam hal ini, router memang memiliki peran ganda yang tumpang tindih dengan access point dalam jaringan komputer.

  1. Access Point

Apabila anda mengetahui bahwa router memilki fungsi yang sama seperti access point, lalu apa keunggulan dari access point? Access point memiliki keunggulan, yaitu harganya yang lebih murah dibandingkan dengan router, serta pengaplikasiannya yang jauh lebih sederhana.

Acces point hanya digunakan untuk memancarkan sinyal wireless yang diterima dari router ataupun broadband untuk membuat suatu jaringan WLAN atau wireless area network. Fungsi ini jauh lebih sederhana apabila dibandingkan dengan router, yang memiliki fungsi yang sangat kompleks dan banyak.

Keunggulan Acces Point

  • Harga yang lebih murah
  • Perawatan yang lebih mudah
  • Bisa langsung tersambung dengan router ataupun broadband
  • Sudah mendukung penggunaan wireless (yang saat ini access point jga sering kita kenal dengan istilah hotspot)
  • Dapat digunakan dalam ruangan kecil hingga sedang
  1. Kabel

Ketika berbicara mengenai jaringan, pastilah kita wajib memilki kabel. Ya, kabel berfungsi untuk membawa paket data dari server menuju client, tentunya dalam suatu jaringan yang bukan merupakan jaringan wireless.

Biasanya, kabel yang digunakan adalah jenis kabel UTP atau Unshielded Twisted Pair, Coaxial, dan juga kabel Fiber Optic. Tentu saja penggunaan kabel dalam jaringan komputer sangat efisien, terutama ketika anda ingin membangun sebuah jaringan lokal, karena biaya yang lebih murah dibandingakn dengan perangkat wireless.

Kekurangan penggunaan kabel

  • Instalasi yang cenderung rumit, karena harus mempertimbangkan lokasi penempatan kabel yang aman
  • Butuh kabel dalam jumlah banyak
  1. NIC atau Ethernet Card

NIC merupakan kependekan dari Network Interface Card, yang merupakan suatu kartu -yang juga kita kenal dengan istilah ethernet card- yang memegang peranan penting dalam jaringan kompoter. Ethernet card merupakan kartu jaringan yang ditanamnkan pada komputer, yang mana akan membuat sebuha komputer mampu terhubung ke dalam jaringan LAN.

  • Fungsi ethernet card

Dengan adanya ethernet card ini, maka setiap komputer bisa saling terhubung ke dalam jaringan dengan menggunakan koneksi kabel. Namun demikian, mungkin saat ini ethernet card sudah jarnag digunakan, meskipun merupakan salah satu protokol standar dalam sebuah sistem komputer. Hal ini tidak lain dan juga tidak bukan adalah karena penemuan teknologi wireless yang lebih praktis dan juga mudah untuk diaplikasikan.

  1. Modem

Perangkat keras berikutnya yang merupakan perangkat penting dalam jaringan komputer adalah modem. Modem merupakan kepanjangan dari modulator dan demodulator. Secara harafiah itu berarti modem merupakan suatu bentuk komunikasi dua arah yang dimana modem bisa melakukan proses perubahan data sinyal digital menjadi analog, dan kemudian bisa merubah kembali sinyal tersbut menjadi digital agar bisa digunakan di dalam komputer.

  • Penggunaan modem saat ini

Saat ini perkembangan modem sudah jauh lebih pesat, dulu, modem digunakan untuk menggunakan koneksi Dial-up yang dikenal dengan nama Modem ADSL. Saat ini, modem sudah berbentuk USB, sehingga mudah digunakan. Selain itu, ada pula modem yang memiliki fungsi yang digabung dengan router, sehingga semua fungsi modem, router dan juga access point berada di dalam satu alat saja.

  1. Konektor

Konektor merupakan alat yang di pasang pada masing masing ujung kabel jaringan untuk menghubungkan adapter network dengan kabel. Berbagai jenis konektor jaringan ini harus disesuaikan dengan tipe dan jenis kabel jaringan yang dipakai.

  • Konektor RJ-45 digunakan untuk Kabel UTP
  • Konektor BNC/T digunakan untuk Kabel Coaxial
  • Konektor ST digunakan untuk Kabel Fiber Optic
  1. Repeater

Repeater merupakan perangkat keras jaringan komputer untuk memperkuat sinyal jika digunakan pada jarak yang jauh. Dengan adanya repeater ini jaringan yang tidak terjangkau oleh jarak yang cukup jauh dalam suatu lan, dapat dikembangkan dan di tarik agak jauh dan memperoleh sinyal yang cukup.

Itu adalah beberapa perangkat keras yang biasa digunakan untuk kepentingan jaringan komputer. Meskipun memiliki banyak perangkat keras, namun demikian, untuk keperluan personal, seperti di dalam rumah, anda hanya mmebutuhkan dua perangkat, yaitu PC dan juga acces point saja untuk membuat jaringan WLAN di dalam rumah anda. Kedua hardware tersebut sudah cukup untuk membangun sebuah jaringan WLAN di dalam rumah anda, sehingga anda tidak perlu berkutat dengan banyak kabel dan juga banyak perangkat keras.