A. Pendahuluan
Basis data (database) adalah kumpulan data yang terorganisir, disimpan, dan diakses secara elektronik. Dalam era digital, basis data menjadi tulang punggung pengolahan informasi di berbagai bidang, termasuk teknologi, fashion, dan otomotif. Memahami struktur dan perangkat lunak basis data sangat penting untuk mengelola data secara efisien.
B. Konsep Basis Data Hierarkis
Basis data hierarkis adalah model data yang menyusun data dalam bentuk struktur pohon (tree), di mana setiap simpul (node) memiliki satu orang tua (parent) dan beberapa anak (child), kecuali simpul akar (root) yang tidak memiliki orang tua.
Karakteristik:
Struktur Parent-Child: Setiap child hanya terhubung ke satu parent.
One-to-Many Relationship: Satu parent dapat memiliki banyak child.
Top-Down Access: Akses data dimulai dari root dan turun ke child.
Contoh Analogi: Struktur organisasi perusahaan, sistem file di komputer.
Contoh Visual:
[Dealer Motor]|------------------------------------| | |[Motor Sport] [Motor Bebek] [Motor Matic]| | |------------- -------------- --------------| | | | | | | | |[CBR] [Ninja][R15][Beat][Soul GT][Vario][Aerox][NMAX]
Keunggulan:
Sederhana dan cepat untuk data dengan hubungan hierarkis jelas.
Efisien untuk query yang mengikuti struktur hierarki.
Keterbatasan:
Kaku: sulit merepresentasikan hubungan many-to-many.
Redundansi data jika child perlu memiliki multiple parent.
C. Perangkat Lunak Basis Data
Perangkat lunak basis data (Database Management System/DBMS) adalah software untuk membuat, mengelola, dan mengakses basis data.
Jenis DBMS:
Hierarchical DBMS: Contoh: IBM IMS (Information Management System).
Relational DBMS (RDBMS): Contoh: MySQL, PostgreSQL, Oracle.
NoSQL DBMS: Contoh: MongoDB (dokumen), Redis (key-value).
Fungsi DBMS:
Menyimpan dan mengambil data.
Menjamin keamanan dan integritas data.
Mengontrol akses pengguna.
Backup dan recovery data.
Contoh Penerapan di Berbagai Bidang:
TJKT: Mengelola data jaringan, log server, inventory perangkat.
Tata Busana: Mengelola data desain, bahan baku, pelanggan.
Otomotif Sepeda Motor: Mengelola data sparepart, servis kendaraan, pelanggan.
D. Pengolahan Data dalam Program
Basis data diintegrasikan dengan program aplikasi menggunakan koneksi database. Bahasa pemrograman seperti Python, PHP, atau Java dapat berinteraksi dengan DBMS melalui driver atau library.
Contoh Alur:
Program menerima input (contoh: data pelanggan baru).
Program mengirim query (misal: SQL) ke DBMS.
DBMS memproses dan menyimpan data.
Program menampilkan konfirmasi ke pengguna.
E. Studi Kasus per Jurusan
1. Jurusan TJKT (Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi)
Konteks: Manajemen inventory perangkat jaringan.
Struktur Hierarkis:
Root: Data Center
Child: Rak Server → Server → Komponen (RAM, Harddisk, CPU).
DBMS yang Relevan: MySQL untuk data terstruktur, atau NoSQL untuk log monitoring.
2. Jurusan Tata Busana
Konteks: Manajemen produksi busana.
Struktur Hierarkis:
Root: Koleksi Musim (Spring/Summer)
Child: Kategori Pakaian (Dress, Blouse) → Varian Warna/Ukuran → Bahan yang digunakan.
DBMS yang Relevan: MySQL atau Microsoft Access untuk data material dan pesanan.
3. Jurusan Otomotif Sepeda Motor
Konteks: Manajemen bengkel dan sparepart.
Struktur Hierarkis:
Root: Bengkel Motor
Child: Tipe Servis (Rutin, Berat) → Sparepart yang diganti → Merk Sparepart.
DBMS yang Relevan: SQLite (embedded) atau PostgreSQL untuk data servis dan stok.
F. Tugas: Mendesain Basis Data Hierarkis
Instruksi Umum:
Buatlah desain basis data hierarkis dalam bentuk diagram pohon (tree diagram) sesuai dengan studi kasus jurusan Anda. Tuliskan juga penjelasan singkat mengenai struktur tersebut dan bagaimana data akan diakses dalam sebuah program.
Tugas per Jurusan:
Tugas Khusus per Jurusan
A. Untuk Jurusan TJKT (Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi)
Topik: Manajemen Inventaris Perangkat Lab TJKT
Struktur Hierarki:
Lab TJKT
├── Perangkat Jaringan
│ ├── Router
│ │ ├── Cisco
│ │ └── TP-Link
│ └── Switch
│ ├── Cisco
│ └── D-Link
├── Perangkat Komputer
│ ├── Server
│ │ ├── Dell
│ │ └── HP
│ └── Workstation
│ ├── Asus
│ └── Lenovo
└── Perangkat Telekomunikasi
├── Modem
└── Telepon IPFitur yang harus ada:
Tambah perangkat baru beserta spesifikasinya
Tampilkan inventaris lengkap
Hitung total perangkat per kategori
Cari perangkat berdasarkan merk atau tipe
Topik: Manajemen Bahan dan Produksi Busana
Struktur Hierarki:
Tata Busana
├── Bahan Tekstil
│ ├── Katun
│ │ ├── Katun Biasa
│ │ └── Katun Oxford
│ └── Sutra
│ ├── Sutra Alam
│ └── Sutra Sintetis
├── Bahan Pelengkap
│ ├── Kancing
│ │ ├ Plastik
│ │ └ Logam
│ └── Resleting
│ ├ Nylon
│ └ Metal
└── Alat Jahit
├── Mesin Jahit
└── Alat ManualFitur yang harus ada:
Tambah stok bahan baru
Tampilkan stok bahan per kategori
Hitung total bahan yang tersedia
Kurangi stok saat bahan digunakan
Topik: Manajemen Sparepart dan Servis
Struktur Hierarki:
Bengkel Motor
├── Sparepart Mesin
│ ├── Piston
│ │ ├── Honda
│ │ └── Yamaha
│ └── Cylinder
│ ├ Suzuki
│ └ Kawasaki
├── Sparepart Rangka
│ ├── Rantai
│ └── Gear
└── Sparepart Elektrik
├── Aki
└── KoilFitur yang harus ada:
Tambah sparepart baru ke inventaris
Tampilkan daftar sparepart per kategori
Hitung total sparepart yang tersedia
Update stok setelah pemakaian
G. Kesimpulan
Basis data hierarkis cocok untuk data dengan hubungan satu-arah yang jelas, namun memiliki keterbatasan fleksibilitas. Pemilihan perangkat lunak basis data disesuaikan dengan kebutuhan kompleksitas dan skalabilitas. Integrasi basis data dengan program memungkinkan pengolahan data yang efisien dan akurat di berbagai bidang, termasuk TJKT, Tata Busana, dan Otomotif.
Referensi:
Connolly, T. & Begg, C. (2015). Database Systems: A Practical Approach to Design, Implementation, and Management.
Elmasri, R. & Navathe, S. (2016). Fundamentals of Database Systems.
Dokumentasi MySQL, PostgreSQL, MongoDB.














