Sabtu, 02 Mei 2026

Presentasi Karya Digital & Peer Review dalam Pameran

 1. Presentasi Karya Digital

Presentasi karya digital adalah kegiatan menyampaikan ide, proses, dan hasil karya berbasis teknologi (aplikasi, web, animasi, dll.) kepada audiens. Tujuannya bukan hanya memamerkan hasil, tetapi juga menjelaskan nilai lebihkeunikan, dan manfaat karya tersebut.

2. Pameran Digital / Simulasi Pameran

Pameran digital dapat dilakukan secara luring (menggunakan stan/laptop) atau daring (platform seperti Google Site, Padlet, atau virtual exhibition). Di SMK, pameran sering menjadi ajah showcase kompetensi keahlian (RPL, Multimedia, TKJ, dll.).

3. Peer Review (Tinjauan Sejawat)

Peer review adalah proses evaluasi karya oleh orang lain yang setara (teman sekelas). Tujuannya:

  • Memberikan umpan balik yang konstruktif (bukan sekadar kritik).

  • Melatih objektivitas dan etika dalam menilai.

  • Meningkatkan kualitas karya melalui saran perbaikan.

Prinsip Peer Review: Jujur, spesifik, objektif, menghargai, dan berfokus pada karya (bukan pribadi).

APA ITU MMT DAN KARYA TEMPEL?

MMT dalam konteks sekolah adalah singkatan dari Media Masa Tempel atau Mading Tembok – yaitu media visual berupa poster, banner, atau lembaran yang ditempel di tempat strategis (koridor, ruang kelas, aula, kantin). Tujuannya: menyampaikan informasi, nilai, motivasi, dan identitas sekolah secara menarik.

Contoh penggunaan MMT:

  • Pojok integritas (berisi kawasan integritas, visi-misi)

  • Dinding motivasi (berisi kata bijak dan tagline)

  • Stand profil lulusan (8 profil)

Karya Digital yang Dibuat:
Setiap siswa/kelompok membuat desain MMT dengan ukuran standar (misal A2, A1, atau 60x90 cm) yang secara utuh memuat:

  1. Quote kata bijak (pilih 1-2 kutipan inspiratif, relevan dengan karakter SMK)

  2. Visi & Misi sekolah (sesuai data sekolah masing-masing)

  3. Tagline sekolah (slogan khas sekolah, misal: "SMK Bisa, Hebat, Integritas")

  4. Tulisan KAWASAN INTEGRITAS (bisa disertai logo atau pernyataan bebas korupsi, jujur, disiplin)

  5. 8 Profil Lulusan (biasanya berisi indikator: beriman, mandiri, bernalar kritis, kreatif, gotong royong, berkebinekaan global, dll. – sesuaikan dengan profil lulusan SMK setempat)

Catatan untuk guru: Jika sekolah tidak memiliki 8 profil lulusan resmi, gunakan standar Profil Pelajar Pancasila atau profil lulusan SMK Pusat Keunggulan.


B. KOMPONEN KONTEN WAJIB DALAM DESAIN MMT

NoKomponenContoh IsiPosisi Ideal dalam Desain
1Quote Kata Bijak"Jadilah profesional yang jujur sebelum menjadi ahli."Di tengah/atas, ukuran besar
2Visi & MisiVisi: "Unggul dalam prestasi, berkarakter integritas." Misi: 3 poin singkatDi sisi kiri atau kanan, menggunakan bullet points
3Tagline Sekolah"SMK Prestasi, Integritas, Global"Di bawah judul atau samping logo
4Kawasan Integritas"Kawasan Integritas: Zona Bebas Korupsi" + deklarasi singkatDibuat seperti "stempel" atau badge
58 Profil Lulusan1. Beriman, 2. Mandiri, 3. Bernalar kritis... dst.Disusun dalam grid 2x4 atau melingkar

Prinsip penulisan konten:

  • Singkat, padat, mudah diingat.

  • Gunakan huruf kapital yang tepat (tidak semua kapital untuk teks panjang).

  • Hindari typo – cek ulang visi-misi sekolah.


C. PRINSIP DESAIN GRAFIS UNTUK MMT (MEDIA TEMPEL)

Agar MMT menarik dan mudah dibaca dari jarak 1-2 meter, gunakan kaidah berikut:

PrinsipPenjelasanContoh Penerapan
KontrasWarna teks dan latar harus cukup berbedaLatar putih, teks hitam/biru tua; latar gelap, teks putih/terang
TipografiMaksimal 2 jenis font: satu untuk judul, satu untuk isiJudul: sans-serif tebal (Arial Black); Isi: sans-serif biasa (Poppins)
Hierarki visualElemen paling penting paling mencolok (judul/quote)Ukuran font judul minimal 72pt, isi 32pt (untuk A2)
Ruang kosongJangan penuh sesak, beri margin dan spasiSetiap blok konten diberi border/garis pemisah
Kesesuaian temaSekolah: formal namun tidak kaku, bisa sedikit warna cerahGunakan warna biru, hijau, atau warna khas sekolah

Rekomendasi ukuran & resolusi (untuk dicetak/ditempel):

  • Ukuran: 60 cm × 90 cm (potrait) atau 90 cm × 60 cm (landscape).

  • Resolusi: 300 DPI (untuk cetak) atau 150 DPI (untuk tempel non-cetak kualitas baik).

  • Format file: PNG (untuk cetak) atau PDF (presisi).


D. PROSES PEMBUATAN KARYA (TUGAS SISWA)

Tugas Individu atau Kelompok (2-3 orang) – disesuaikan dengan jumlah siswa.
Output akhir: File desain MMT + rencana lokasi tempel di sekolah.

Langkah kerja (dilaksanakan sebelum sesi presentasi):

  1. Pengumpulan data:

    • Salin visi, misi, tagline, dan 8 profil lulusan dari dokumen sekolah (bisa minta ke guru BK atau tata usaha).

    • Cari 2 quote kata bijak yang sesuai dengan karakter siswa SMK (misal tentang kerja keras, integritas, kompetensi).

  2. Sketsa kasar (wireframe):

    • Buat 2 alternatif tata letak di kertas/kertas grid.

    • Tentukan posisi masing-masing 5 komponen.

  3. Eksekusi dengan alat digital:

    • Canva (rekomendasi untuk pemula: gunakan ukuran kustom 60x90 cm, gunakan grid, fitur teks dan elemen)

    • Adobe Express / CorelDRAW / Photoshop / Inkscape (jika siswa mampu)

  4. Penyimpanan dan ekspor:

    • Simpan dalam dua versi: editable (untuk revisi) dan final (PNG/PDF untuk pameran).

  5. Simulasi tempel:

    • Siswa menuliskan 1-2 lokasi strategis di sekolah (contoh: samping papan pengumuman, depan ruang guru, koridor kelas X) sebagai usulan.

Tenggat: Sebelum pertemuan presentasi, semua karya sudah jadi dan dikumpulkan guru di folder digital (Google Drive bersama).


E. PRESENTASI KARYA DIGITAL (SESI PAMERAN)

Setiap siswa/kelompok mempresentasikan desain MMT dalam 3-4 menit dengan struktur:

BagianDurasiAktivitas
Pembuka30 detikMenyebut judul MMT, tujuan dibuat (misal: "Meningkatkan kesadaran integritas")
Konten & Desain1,5 menitPerlihatkan 5 komponen wajib, jelaskan alasan letak dan pemilihan warna/font
Kelebihan & Tantangan1 menitApa yang paling menarik dari desain? Kesulitan saat membuat (misal: menyusun 8 profil agar rapi)
Rencana Pemasangan30 detikDi mana akan ditempel? Mengapa di situ?

Yang dinilai dalam presentasi:

  • Kejelasan suara & bahasa tubuh.

  • Kemampuan menjelaskan pilihan desain (misal: "Saya pakai warna biru karena warna sekolah").

  • Jawaban atas pertanyaan audiens.


F. PEER REVIEW (TINJAUAN SEJAWAT) UNTUK DESAIN MMT

Setiap pengunjung pameran (teman sekelas) mengisi lembar peer review dengan rubrik khusus desain tempel. Berikut rubrik peer review (skor 1–4, 4 terbaik):

KriteriaSkor 1 (Kurang)Skor 3 (Cukup)Skor 4 (Sangat Baik)
Kelengkapan kontenKurang dari 3 komponen wajib5 komponen lengkap tapi ada yang kurang jelas5 komponen lengkap, informatif, dan akurat
Keterbacaan jarak jauhHuruf terlalu kecil, kontras burukBisa dibaca dari 1 meterBisa dibaca dari 2 meter, kontras bagus
Estetika & tata letakBerantakan, tidak ada hirarkiCukup rapi, semua blok terlihatProfesional, enak dilihat, kreatif
Kesesuaian dengan identitas sekolahVisi-misi salah atau tidak sesuaiVisi-misi tepat, tagline kurangSemua sesuai, mencerminkan karakter sekolah

Format peer review sederhana (diberikan ke reviewer):

text
Nama reviewer: _____________ Karya milik: _____________
1. Apa yang paling menarik dari desain MMT ini?
2. Berikan 1 saran perbaikan (spesifik, misal: "Ganti warna latar quote dengan kuning agar lebih kontras").
3. Skor kelengkapan konten (1-4): ___
4. Skor keterbacaan (1-4): ___
5. Apakah desain ini layak ditempel di sekolah? (Ya / Tidak, jika tidak, jelaskan)

Catatan untuk pembuat karya: Gunakan saran ini untuk merevisi sebelum dicetak/ditempel.

Etika peer review:

  • Jangan menyerang pribadi, tetap objektif.

  • Sertakan pujian di awal.

  • Saran harus actionable (bisa langsung dilakukan).