Rabu, 12 Agustus 2026

Kaidah Kebahasaan Teks Prosedur (Bagian 2) & Menyusun Teks Prosedur

Modul AjarTerverifikasiFase F
DOK/B.INDO/XI/PROSEDUR-KAIDAH-2 — 3 JP · 1 Pertemuan

Kaidah Kebahasaan Teks Prosedur (Bagian 2) & Menyusun Teks Prosedur

Materi Bahasa Indonesia Kelas XI SMK/MAK — melatih murid menganalisis kalimat perintah, kata teknis, dan penanda wacana, serta menyusun teks prosedur secara logis dan sistematis.

Mata Pelajaran
Bahasa Indonesia
Jenjang
SMK/MAK — Kelas XI
Elemen
Membaca, Memirsa & Menulis
Alokasi Waktu
3 JP (3 × 45 menit)
01 — Identitas Pembelajaran

Capaian & Tujuan Pembelajaran

Capaian Pembelajaran (Elemen Membaca–Memirsa & Menulis)

Murid mampu menganalisis kaidah kebahasaan pada berbagai jenis teks, termasuk teks prosedur, serta menulis teks prosedur secara logis dan sistematis dengan memperhatikan struktur dan kaidah kebahasaan yang tepat.

Tujuan Pembelajaran

Murid mampu menganalisis penggunaan kalimat perintah, kata teknis, dan penanda wacana, serta menyusun teks prosedur secara logis dan sistematis.

TP.1

Murid dapat menganalisis variasi bentuk dan fungsi kalimat perintah dalam teks prosedur.

TP.2

Murid dapat mengidentifikasi kata teknis dalam teks prosedur beserta fungsinya.

TP.3

Murid dapat mengidentifikasi penanda wacana dan menjelaskan fungsinya dalam menjaga keterpaduan teks.

TP.4

Murid dapat menyusun teks prosedur baru secara logis dan sistematis dengan menerapkan ketiga kaidah kebahasaan tersebut.

8 Profil Lulusan yang Dikembangkan

Penalaran Kritis

Menganalisis fungsi kalimat perintah, kata teknis, dan penanda wacana dalam teks.

Kreativitas

Menyusun teks prosedur baru secara orisinal dan sistematis.

Kolaborasi

Bekerja sama dalam kelompok saat menyusun teks prosedur.

Komunikasi

Menyampaikan hasil analisis dan teks prosedur yang disusun secara jelas.


02 — Materi Inti A

Mengingat Kembali Kaidah Kebahasaan Teks Prosedur (Bagian 1)

Pada pertemuan sebelumnya, murid telah mempelajari empat ciri kebahasaan teks prosedur. Materi hari ini melanjutkan dengan tiga ciri kebahasaan tambahan, sekaligus mempelajari cara menyusun teks prosedur.

Kalimat Imperatif

Mengarahkan pembaca melakukan tindakan.

Kalimat Deklaratif

Menyampaikan fakta atau informasi pendukung.

Kalimat Persuasif

Membujuk pembaca mengikuti langkah dengan sungguh-sungguh.

Konjungsi Temporal

Menandai urutan waktu antarlangkah.


03 — Materi Inti B

Kalimat Perintah dalam Teks Prosedur

Kalimat perintah merupakan bentuk khusus kalimat imperatif yang memiliki beberapa variasi sesuai maksud penyampaiannya.

1

Perintah Biasa

Mengarahkan pembaca melakukan tindakan secara langsung.

Contoh: "Sambungkan kabel ke sumber listrik."
2

Perintah Larangan

Melarang pembaca melakukan suatu tindakan tertentu.

Contoh: "Jangan sentuh permukaan yang masih panas."
3

Perintah Ajakan

Mengajak pembaca melakukan tindakan dengan nada lebih halus.

Contoh: "Mari kita mulai dengan menyiapkan alat terlebih dahulu."
4

Perintah Permintaan

Meminta pembaca melakukan sesuatu dengan nada sopan.

Contoh: "Tolong perhatikan indikator suhu sebelum melanjutkan."

04 — Materi Inti C

Kata Teknis dalam Teks Prosedur

Kata teknis adalah istilah khusus yang digunakan dalam bidang keahlian tertentu, jarang dipakai dalam percakapan sehari-hari, dan berfungsi memberikan ketepatan serta presisi pada instruksi yang disampaikan.

Bidang Otomotif

karburator, velg, pentil, kampas rem

Bidang Tata Boga

mengocok, memfermentasi, mengukus, marinasi

Bidang Teknik Komputer

partisi, ekstensi file, restart, defrag

Fungsi: memastikan pembaca yang memahami bidang tersebut dapat mengikuti instruksi secara akurat tanpa salah tafsir.


05 — Materi Inti D

Penanda Wacana dalam Teks Prosedur

Penanda wacana adalah kata atau frasa yang mengatur hubungan antarkalimat atau antarparagraf dalam sebuah teks, sehingga teks menjadi padu dan mudah dipahami. Penanda wacana tidak hanya menunjukkan urutan waktu, tetapi juga penambahan, penekanan, dan simpulan.

Jenis Penanda WacanaContoh Kata/FrasaFungsi
Penanda Urutanpertama-tama, selanjutnya, berikutnyaMenunjukkan urutan langkah
Penanda Penambahanselain itu, di samping itu, lagi pulaMenambahkan informasi baru
Penanda Penekananperlu diperhatikan, yang terpenting, perlu diingatMenegaskan bagian penting
Penanda Simpulandengan demikian, oleh karena itu, jadiMenyimpulkan atau menegaskan hasil akhir

06 — Materi Inti E

Menyusun Teks Prosedur secara Logis dan Sistematis

01 · Menentukan Tujuan

Tentukan tujuan atau hasil akhir yang ingin dicapai dari prosedur yang akan disusun.

02 · Mendaftar Alat & Bahan

Susun daftar alat dan bahan yang diperlukan, jika prosedur membutuhkannya.

03 · Merancang Langkah secara Berurutan

Susun langkah-langkah sesuai urutan logis, tanpa ada langkah yang meloncat atau bertentangan.

04 · Menerapkan Kaidah Kebahasaan

Gunakan kalimat perintah, kata teknis, dan penanda wacana yang tepat pada setiap bagian teks.

05 · Merevisi Keruntutan Teks

Baca ulang teks yang disusun untuk memastikan urutan sudah logis dan mudah diikuti pembaca.


07 — Materi Inti F

Rangkuman Ciri Kebahasaan Bagian 2

Ciri KebahasaanFungsiContoh
Kalimat PerintahMengarahkan, melarang, mengajak, atau meminta pembaca melakukan tindakan"Jangan sentuh permukaan yang masih panas."
Kata TeknisMemberikan ketepatan dan presisi sesuai bidang keahlian"Periksa tekanan pada pentil ban."
Penanda WacanaMenjaga keterpaduan antarkalimat/paragraf dalam teks"Selain itu, pastikan area kerja dalam keadaan bersih."

08 — Pemodelan

Contoh Penerapan: Menganalisis dan Menyusun Teks Prosedur

Guru membacakan dan membahas bersama contoh berikut sebagai model sebelum murid mengerjakan tugas kelompok.

Lampiran · Teks Prosedur ContohDokumen-01

Prosedur Memasang Kartu SIM dan Kartu Memori pada Smartphone

Tujuan: Memasang kartu SIM dan kartu memori dengan benar agar smartphone dapat digunakan secara optimal.

  1. Matikan smartphone terlebih dahulu sebelum memasang kartu.PERINTAH
  2. Gunakan ejector pin untuk membuka slot kartu SIM.KATA TEKNIS
  3. Letakkan kartu SIM pada baki (tray) sesuai posisi yang tertera.KATA TEKNIS
  4. Selain itu, pastikan kartu memori terpasang pada slot yang benar agar terbaca oleh sistem.PENANDA WACANA
  5. Masukkan kembali baki ke dalam slot hingga terdengar bunyi klik.PERINTAH
  6. Jangan memaksa memasukkan baki jika terasa tersendat.PERINTAH
Dengan demikian, kartu SIM dan kartu memori siap digunakan setelah smartphone dinyalakan kembali. (penanda simpulan)

Simpulan model analisis: Teks di atas menggunakan variasi kalimat perintah (perintah biasa dan larangan), kata teknis khas perangkat elektronik ("ejector pin", "baki/tray"), serta penanda wacana penambahan ("selain itu") dan simpulan ("dengan demikian") yang menjaga keterpaduan antarlangkah.


09 — Ringkasan Materi

Poin-Poin Penting

  • Kalimat perintah memiliki variasi bentuk: perintah biasa, larangan, ajakan, dan permintaan.
  • Kata teknis adalah istilah khusus bidang keahlian yang memberi ketepatan pada instruksi.
  • Penanda wacana menjaga keterpaduan teks melalui penanda urutan, penambahan, penekanan, dan simpulan.
  • Teks prosedur disusun melalui lima langkah: menentukan tujuan → mendaftar alat/bahan → merancang langkah → menerapkan kaidah kebahasaan → merevisi keruntutan.

10 — Lembar Kerja

Tugas Kelompok: Menyusun Teks Prosedur Baru

Durasi ± 60 menit

Tujuan tugas: Murid secara berkelompok menyusun sebuah teks prosedur baru secara logis dan sistematis, dengan menerapkan kalimat perintah, kata teknis, dan penanda wacana yang telah dipelajari.

Pilihan Tema (boleh memilih salah satu atau mengusulkan tema lain sesuai bidang keahlian dengan persetujuan guru)

Mengisi Daya Ponsel dengan Aman · Membuat Mi Instan yang Lezat · Merawat Tanaman Hias di Dalam Ruangan · Membersihkan Keyboard Laptop · atau prosedur lain sesuai bidang keahlian kelompok.

Petunjuk Pengerjaan

  1. Bentuk kelompok beranggotakan 4–5 orang sesuai pembagian dari guru.
  2. Pilih satu tema teks prosedur yang akan disusun.
  3. Tentukan tujuan serta alat/bahan (jika ada) untuk prosedur tersebut.
  4. Susun langkah-langkah secara berurutan dan logis pada Lembar Kerja Penyusunan di bawah ini.
  5. Terapkan kaidah kebahasaan: gunakan minimal 5 kalimat perintah, 2 kata teknis, dan 2 penanda wacana, lalu isi tabel ceklis penggunaannya.
  6. Presentasikan hasil di depan kelas selama maksimal 5 menit per kelompok, dilanjutkan tanya jawab singkat.

Lembar Kerja Penyusunan Teks Prosedur

BagianIsi yang Disusun Kelompok
Judul 
Tujuan 
Alat & Bahan 
Langkah 1–3 
Langkah 4–6 
Penutup 

Ceklis Penggunaan Kaidah Kebahasaan

Kaidah KebahasaanTarget MinimalJumlah yang Digunakan
Kalimat Perintah5 kalimat 
Kata Teknis2 kata 
Penanda Wacana2 kata/frasa 

Rubrik Penilaian Kelompok

Aspek PenilaianSkor 4 (Sangat Baik)Skor 3 (Baik)Skor 2 (Cukup)Skor 1 (Kurang)
Kelogisan urutan langkahSeluruh langkah runtut dan logisSebagian besar runtutAda beberapa langkah tidak runtutUrutan tidak logis
Ketepatan kalimat perintahDigunakan tepat dan bervariasiDigunakan tepatKurang bervariasiTidak tepat/tidak digunakan
Ketepatan kata teknis & penanda wacanaDigunakan tepat sesuai konteksSebagian besar tepatKurang tepatTidak digunakan
PresentasiJelas, percaya diri, menjawab pertanyaan dengan baikJelas namun kurang percaya diriKurang jelas/terbata-bataTidak dapat menjelaskan hasil

11 — Penutup Pembelajaran

Tugas Individu: Menjawab 10 Pertanyaan tentang Materi

Dikerjakan Mandiri · Otomatis Bernilai

Petunjuk: Isi No. Absen dan Nama, lalu jawab 10 pertanyaan pilihan ganda berikut berdasarkan materi yang telah dipelajari hari ini. Skor akan muncul otomatis setelah menekan tombol "Kirim Jawaban", dan hasilnya (No. Absen, Nama, Skor) akan tercatat otomatis.

DOK/B.INDO/XI/PROSEDUR-KAIDAH-2 — Fokus Tujuan Pembelajaran, Materi Inti, Tugas Kelompok & Tugas Individu, 1× pertemuan (3 JP)

Referensi: Kurikulum Merdeka — Capaian Pembelajaran Bahasa Indonesia Fase F (Elemen Membaca, Memirsa, dan Menulis); Buku Teks Bahasa Indonesia Kelas XI SMK/MAK Kemendikbudristek.