Kamis, 23 Juli 2026

Evaluasi Informasi dalam Teks Prosedur

Evaluasi Informasi dalam Teks Prosedur — Kelas XI SMK
Modul AjarTerverifikasiFase F
DOK/B.INDO/XI/PROSEDUR-EVAL — 3 JP · 1 Pertemuan

Evaluasi Informasi dalam Teks Prosedur

Materi Bahasa Indonesia Kelas XI SMK/MAK — melatih murid membaca teks prosedur secara kritis: memeriksa keakuratan, kelengkapan, kelogisan urutan, dan kejelasan bahasa sebelum informasi tersebut dipercaya dan digunakan.

Mata Pelajaran
Bahasa Indonesia
Jenjang
SMK/MAK — Kelas XI
Elemen
Membaca & Memirsa
Alokasi Waktu
3 JP (3 × 45 menit)
01 — Identitas Pembelajaran

Capaian & Tujuan Pembelajaran

Capaian Pembelajaran (Elemen Membaca–Memirsa)

Murid mampu mengevaluasi informasi berupa gagasan, pikiran, pandangan, arahan, atau pesan dari berbagai jenis teks, termasuk teks prosedur, untuk menemukan makna yang tersurat dan tersirat, serta menilai akurasi dan kualitas informasi dari teks tersebut secara kritis.

Tujuan Pembelajaran

Murid mampu mengevaluasi informasi yang disajikan dalam teks prosedur secara kritis dan logis.

TP.1

Murid dapat menjelaskan kembali struktur dan ciri kebahasaan teks prosedur.

TP.2

Murid dapat mengidentifikasi kriteria yang digunakan untuk menilai kualitas informasi dalam teks prosedur (keakuratan, kelengkapan, kelogisan urutan, kejelasan bahasa, dan kesesuaian tujuan).

TP.3

Murid dapat menemukan kekeliruan, kejanggalan, atau bagian yang kurang logis pada sebuah teks prosedur berdasarkan kriteria evaluasi.

TP.4

Murid dapat menyusun simpulan dan rekomendasi perbaikan atas hasil evaluasi teks prosedur secara tertulis.

8 Profil Lulusan yang Dikembangkan

Penalaran Kritis

Menganalisis dan menilai keakuratan serta kelogisan informasi dalam teks prosedur.

Kemandirian

Menyelesaikan analisis dan menuliskan kesimpulan secara mandiri.

Kolaborasi

Bekerja sama dalam kelompok saat mengevaluasi teks prosedur.

Komunikasi

Menyampaikan hasil evaluasi dan rekomendasi perbaikan secara jelas.


02 — Materi Inti A

Mengingat Kembali Teks Prosedur

Sebelum mengevaluasi, murid perlu memahami kembali apa yang membentuk sebuah teks prosedur, agar tahu bagian mana yang perlu diperiksa.

Teks prosedur adalah teks yang berisi langkah-langkah sistematis untuk melakukan atau membuat sesuatu, dengan tujuan agar pembaca dapat mencapai hasil tertentu jika mengikuti langkah tersebut dengan tepat. Dalam konteks SMK, teks prosedur sangat erat dengan praktik kejuruan — misalnya prosedur pengoperasian mesin, prosedur keselamatan kerja (K3), prosedur instalasi, atau prosedur perawatan alat.

Struktur Teks Prosedur

1. Tujuan

Pernyataan tentang hasil atau capaian yang ingin diperoleh dari prosedur tersebut.

2. Alat & Bahan

Daftar alat, bahan, atau syarat yang diperlukan sebelum langkah dimulai (tidak selalu ada, tergantung jenis prosedur).

3. Langkah-Langkah

Urutan tindakan yang harus dilakukan, biasanya bersifat kronologis dan tidak dapat diacak.

4. Penutup/Hasil

Penegasan hasil akhir, catatan tambahan, atau peringatan keselamatan (jika ada).

Ciri Kebahasaan

Kalimat imperatif

Kalimat perintah/larangan/anjuran, mis. "Pasang kabel dengan benar."

Konjungsi temporal

Kata penghubung urutan waktu: kemudian, selanjutnya, setelah itu, lalu.

Verba tindakan & kata teknis

Kata kerja aktif dan istilah khusus sesuai bidang keahlian.

Keterangan alat/ukuran

Angka, satuan, dan spesifikasi yang harus tepat dan konsisten.


03 — Materi Inti B

Apa itu Evaluasi Informasi?

Mengevaluasi informasi berarti menilai apakah informasi yang disajikan dalam sebuah teks layak dipercaya, digunakan, dan diikuti — bukan sekadar memahami isinya. Membaca biasa berhenti pada "apa isi teksnya", sedangkan membaca kritis-evaluatif melangkah lebih jauh: "apakah informasi ini benar, lengkap, masuk akal, dan aman untuk diikuti?"

AspekMembaca Biasa (Pemahaman)Membaca Kritis (Evaluasi)
FokusMengetahui apa yang harus dilakukanMenilai apakah langkah tersebut benar, lengkap, dan logis
Sikap pembacaMenerima informasi apa adanyaMempertanyakan dan memeriksa informasi sebelum dipercaya
HasilPaham urutan langkahDapat menemukan kekeliruan dan memberi rekomendasi perbaikan

Mengapa penting bagi murid SMK? Teks prosedur yang keliru atau tidak lengkap dalam konteks kejuruan bukan hanya membingungkan, tetapi dapat menyebabkan kegagalan kerja, kerusakan alat, bahkan kecelakaan kerja. Kemampuan mengevaluasi teks prosedur adalah bagian dari kesiapan kerja (job readiness).


04 — Materi Inti C

Kriteria Evaluasi Teks Prosedur

Gunakan enam kriteria berikut sebagai "alat ukur" ketika memeriksa sebuah teks prosedur.

A

Keakuratan Informasi

Apakah data, istilah, ukuran, takaran, atau spesifikasi yang digunakan sudah tepat dan sesuai fakta/standar yang berlaku?

Pertanyaan panduan: Apakah angka dan satuan masuk akal? Apakah istilah teknis digunakan secara tepat?
B

Kelengkapan Informasi

Apakah seluruh alat/bahan dan langkah yang diperlukan untuk mencapai tujuan sudah disebutkan, tanpa ada bagian penting yang hilang?

Pertanyaan panduan: Jika langkah ini benar-benar diikuti, apakah tujuannya bisa tercapai? Adakah langkah yang "meloncat"?
C

Kelogisan & Keruntutan Urutan

Apakah langkah-langkah disusun dengan urutan yang logis (sebab sebelum akibat) dan tidak bertentangan satu sama lain?

Pertanyaan panduan: Apakah ada langkah yang seharusnya dilakukan lebih dulu tetapi diletakkan belakangan?
D

Kejelasan & Keefektifan Bahasa

Apakah kalimat mudah dipahami, tidak ambigu (bermakna ganda), dan menggunakan kalimat efektif?

Pertanyaan panduan: Apakah ada kalimat yang bisa ditafsirkan lebih dari satu cara oleh pembaca yang berbeda?
E

Kesesuaian dengan Tujuan

Apakah seluruh langkah benar-benar mengarah pada tujuan yang dinyatakan di awal teks, atau ada langkah yang tidak relevan?

Pertanyaan panduan: Apakah ada langkah yang tidak berkaitan dengan tujuan prosedur tersebut?
F

Keselamatan & Kelayakan Praktik

Khusus untuk teks prosedur kejuruan: apakah aspek keselamatan kerja (K3) dan kelayakan alat sudah diperhatikan?

Pertanyaan panduan: Apakah ada risiko keselamatan yang tidak diperingatkan dalam teks?

05 — Materi Inti D

Langkah-Langkah Mengevaluasi Teks Prosedur

01 · Membaca Menyeluruh

Baca teks prosedur dari awal hingga akhir untuk memahami tujuan dan gambaran umum langkahnya sebelum menilai bagian per bagian.

02 · Mengidentifikasi Struktur

Tandai bagian tujuan, alat/bahan, dan langkah-langkah. Struktur yang tidak lengkap sudah menjadi indikasi awal masalah.

03 · Menguji dengan Kriteria

Periksa teks menggunakan keenam kriteria (A–F) satu per satu. Catat bagian teks yang tidak memenuhi kriteria tertentu.

04 · Mencatat Temuan

Tuliskan temuan secara spesifik: bagian/kalimat mana yang bermasalah dan mengapa, bukan sekadar "kurang jelas".

05 · Menyimpulkan & Merekomendasikan

Simpulkan apakah teks prosedur tersebut layak diikuti, dan berikan saran perbaikan konkret untuk bagian yang bermasalah.


06 — Pemodelan

Contoh Penerapan: Menganalisis Teks Prosedur Bidang Otomotif Sepeda Motor

Guru membacakan dan membahas bersama contoh berikut sebagai model penerapan kriteria evaluasi. Bagian bertanda merah sengaja mengandung kejanggalan untuk dianalisis.

Lampiran · Teks Prosedur ContohDokumen-01 · TBSM

Prosedur Mengganti Oli Mesin Sepeda Motor

Tujuan: Mengganti oli mesin sepeda motor secara berkala agar performa dan usia mesin tetap terjaga.

Alat & bahan: kunci pas ring 17, wadah penampung oli bekas, oli mesin baru sesuai spesifikasi pabrikan, corong, lap bersih.

  1. Panaskan mesin sepeda motor selama beberapa menit agar oli lebih mudah mengalir saat dibuang.
  2. Matikan mesin, lalu siapkan wadah penampung tepat di bawah baut pembuangan oli.
  3. Buka baut pembuangan oli menggunakan kunci pas ring 17, biarkan oli lama mengalir hingga habis.
  4. Pasang kembali baut pembuangan oli setelah oli lama habis menetes.
  5. Tuang oli mesin baru sebanyak 5 liter melalui lubang pengisian menggunakan corong.JANGGAL
    Kriteria A — tidak akurat: kapasitas oli mesin sepeda motor umumnya hanya sekitar 0,8–1,2 liter, bukan 5 liter. Angka ini tidak sesuai spesifikasi standar.
  6. Nyalakan mesin dan periksa kebocoran oli di sekitar baut pembuangan.
Kriteria B — kurang lengkap: teks tidak menyebutkan langkah memeriksa ketinggian oli melalui kaca duga (oil level window) atau stik oli setelah pengisian, padahal langkah ini penting untuk memastikan takaran oli sudah tepat.
Bagian yang mengandung kejanggalan (ditandai untuk didiskusikan)

Simpulan model analisis: Teks prosedur di atas cukup logis dari segi urutan langkah (Kriteria C terpenuhi), tetapi tidak akurat pada takaran oli yang dituliskan (melanggar Kriteria A) dan kurang lengkap karena tidak ada langkah pengecekan ketinggian oli di akhir (melanggar Kriteria B). Rekomendasi: perbaiki angka takaran oli sesuai spesifikasi motor yang sebenarnya, dan tambahkan langkah memeriksa ketinggian oli melalui kaca duga sebelum menyalakan mesin.


07 — Ringkasan Materi

Poin-Poin Penting

  • Mengevaluasi informasi dalam teks prosedur berarti menilai kelayakan teks tersebut untuk dipercaya dan diikuti, bukan sekadar memahami isinya.
  • Enam kriteria evaluasi: keakuratan, kelengkapan, kelogisan urutan, kejelasan bahasa, kesesuaian tujuan, dan keselamatan/kelayakan praktik.
  • Evaluasi dilakukan bertahap: membaca menyeluruh → mengidentifikasi struktur → menguji dengan kriteria → mencatat temuan → menyimpulkan dan merekomendasikan.
  • Kemampuan ini penting bagi murid SMK karena berkaitan langsung dengan keselamatan dan ketepatan kerja di bidang kejuruan.

08 — Lembar Kerja

Tugas Kelompok: Evaluasi Teks Prosedur Bidang Sepeda Motor

Durasi ± 60 menit

Tujuan tugas: Murid secara berkelompok mengevaluasi teks prosedur bidang Teknik Otomotif Sepeda Motor berikut menggunakan enam kriteria yang telah dipelajari, kemudian mempresentasikan hasil evaluasi dan rekomendasi perbaikannya.

Lampiran · Teks Prosedur untuk Dievaluasi KelompokDokumen-02 · TBSM

Prosedur Memeriksa dan Mengganti Busi Sepeda Motor

Tujuan: Memeriksa kondisi busi dan menggantinya apabila sudah tidak layak pakai agar pembakaran mesin tetap optimal.

Alat & bahan: kunci busi, sikat kawat, feeler gauge (pengukur celah busi), busi baru sesuai spesifikasi motor.

  1. Pastikan mesin sepeda motor dalam kondisi menyala saat akan membuka busi agar posisi piston mudah ditentukan.
  2. Buka penutup busi (cap) menggunakan tangan.
  3. Lepaskan busi lama menggunakan kunci busi dengan cara memutar searah jarum jam.
  4. Periksa kondisi ujung elektroda busi; jika berwarna hitam pekat atau basah, bersihkan menggunakan sikat kawat.
  5. Apabila busi sudah aus, retak, atau elektroda sudah menipis, ganti dengan busi baru sesuai spesifikasi pabrikan.
  6. Pasang busi baru, kencangkan dengan tangan terlebih dahulu, lalu kencangkan penuh menggunakan kunci busi.
  7. Sepeda motor siap digunakan kembali.

Teks di atas belum dianotasi — tugas kelompok adalah menemukan sendiri bagian yang bermasalah menggunakan keenam kriteria evaluasi.

Petunjuk Pengerjaan

  1. Bentuk kelompok beranggotakan 4–5 orang sesuai pembagian dari guru.
  2. Baca teks prosedur di atas secara bersama-sama dalam kelompok, lalu identifikasi struktur teks (tujuan, alat/bahan, langkah-langkah).
  3. Isi Tabel Evaluasi di bawah ini untuk setiap kriteria: tuliskan temuan, beri skor 1–4, dan berikan alasan.
  4. Rumuskan rekomendasi perbaikan untuk setiap bagian teks yang dinilai bermasalah.
  5. Presentasikan hasil di depan kelas selama maksimal 5 menit per kelompok, dilanjutkan tanya jawab singkat.

Format Tabel Evaluasi Kelompok

KriteriaTemuan & Bukti dari TeksSkor (1–4)Rekomendasi Perbaikan
A. Keakuratan   
B. Kelengkapan   
C. Kelogisan urutan   
D. Kejelasan bahasa   
E. Kesesuaian tujuan   
F. Keselamatan/kelayakan   

Rubrik Penilaian Kelompok

Aspek PenilaianSkor 4 (Sangat Baik)Skor 3 (Baik)Skor 2 (Cukup)Skor 1 (Kurang)
Ketepatan analisis kriteriaSeluruh kriteria dianalisis tepat dengan bukti jelasSebagian besar kriteria tepatAnalisis dangkal, sebagian kriteria terlewatAnalisis tidak sesuai kriteria
Kualitas rekomendasiRekomendasi konkret dan dapat diterapkanRekomendasi cukup jelasRekomendasi umum/kurang spesifikTidak ada rekomendasi
Kerja sama kelompokSeluruh anggota aktif berkontribusiSebagian besar anggota aktifHanya sebagian kecil anggota aktifDidominasi satu orang
PresentasiJelas, percaya diri, menjawab pertanyaan dengan baikJelas namun kurang percaya diriKurang jelas/terbata-bataTidak dapat menjelaskan hasil
DOK/B.INDO/XI/PROSEDUR-EVAL — Fokus Tujuan Pembelajaran, Materi Inti & Tugas Kelompok TBSM, 1× pertemuan (3 JP)

Referensi: Kurikulum Merdeka — Capaian Pembelajaran Bahasa Indonesia Fase F (Elemen Membaca dan Memirsa); Buku Teks Bahasa Indonesia Kelas XI SMK/MAK Kemendikbudristek.