Selasa, 14 Juli 2020

JENIS-JENIS PROTOKOL JARINGAN

Protokol adalah sebuah aturan atau standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya hubungan, komunikasi, dan perpindahan data antara dua atau lebih titik komputer. Protokol dapat diterapkan pada perangkat keras, perangkat lunak atau kombinasi dari keduanya. Pada tingkatan yang terendah, protokol mendefinisikan koneksi perangkat keras. Protocol digunakan untuk menentukan jenis layanan yang akan dilakukan pada internet.

TCP/IP (singkatan dari Transmission Control Protocol/Internet Protocol)

Adalah standar komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan Internet. Protokol ini tidaklah dapat berdiri sendiri, karena memang protokol ini berupa kumpulan protokol (protocol suite). Protokol ini juga merupakan protokol yang paling banyak digunakan saat ini. Data tersebut diimplementasikan dalam bentuk perangkat lunak (software) di sistem operasi. Istilah yang diberikan kepada perangkat lunak ini adalah TCP/IP stack

Protokol TCP/IP dikembangkan pada akhir dekade 1970-an hingga awal 1980-an sebagai sebuah protokol standar untuk menghubungkan komputer-komputer dan jaringan untuk membentuk sebuah jaringan yang luas (WAN). TCP/IP merupakan sebuah standar jaringan terbuka yang bersifat independen terhadap mekanisme transport jaringan fisik yang digunakan, sehingga dapat digunakan di mana saja. Protokol ini menggunakan skema pengalamatan yang sederhana yang disebut sebagai alamat IP (IP Address) yang mengizinkan hingga beberapa ratus juta komputer untuk dapat saling berhubungan satu sama lainnya di Internet. Protokol ini juga bersifat routable yang berarti protokol ini cocok untuk menghubungkan sistem-sistem berbeda (seperti Microsoft Windows dan keluarga UNIX) untuk membentuk jaringan yang heterogen.

UDP ( User Datagram Protokol)

UDP, singkatan dari User Datagram Protocol, adalah salah satu protokol lapisan transpor TCP/IP yang mendukung komunikasi yang tidak andal (unreliable), tanpa koneksi (connectionless) antara host-host dalam jaringan yang menggunakan TCP/IP. Protokol ini didefinisikan dalam RFC 768.

Domain Name System (DNS)

Domain Name System (DNS) adalah distribute database system yang digunakan untuk pencarian nama komputer (name resolution) di jaringan yang mengunakan TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). DNS biasa digunakan pada aplikasi yang terhubung ke Internet seperti web browser atau e-mail, dimana DNS membantu memetakan host name sebuah komputer ke IP address.
Point-to-Point Protocol

Point-to-Point Protocol (sering disingkat menjadi PPP) adalah sebuah protokol enkapsulasi paket jaringan yang banyak digunakan pada wide area network (WAN). Protokol ini merupakan standar industri yang berjalan pada lapisan data-link dan dikembangkan pada awal tahun 1990-an sebagai respons terhadap masalah-masalah yang terjadi pada protokol Serial Line Internet Protocol (SLIP), yang hanya mendukung pengalamatan IP statis kepada para kliennya. Dibandingkan dengan pendahulunya (SLIP), PPP jauh lebih baik, mengingat kerja protokol ini lebih cepat, menawarkan koreksi kesalahan, dan negosiasi sesi secara dinamis tanpa adanya intervensi dari pengguna. Selain itu, protokol ini juga mendukung banyak protokol-protokol jaringan secara simultan. PPP didefinisikan pada RFC 1661 dan RFC 1662.

Serial Line Internet Protocol

Serial Line Internet Protocol dianggap berkaitan erat dengan pengertian berikut
Disingkat dengan SLIP. Sebuah protokol yang memungkinkan pemindahan data IP melalui saluran telepon. Alat bantu lainnya dalam SLIP adalah PPP yang mendeteksi kesalahan dan konfigurasi. Sistem ini memerlukan satu komputer server sebagai penampungnya, dan secara perlahan-lahan akan digantikan oleh standar PPP yang memiliki kecepatan proses lebih tinggi.

Internet Control Message Protocol (ICMP)

adalah salah satu protokol inti dari keluarga. ICMP berbeda tujuan dengan TCP dan UDP dalam hal ICMP tidak digunakan secara langsung oleh aplikasi jaringan milik pengguna. salah satu pengecualian adalah aplikasi ping yang mengirim pesan ICMP Echo Request (dan menerima Echo Reply) untuk menentukan apakah komputer tujuan dapat dijangkau dan berapa lama paket yang dikirimkan dibalas oleh komputer tujuan. protokol internet. ICMP utamanya digunakan oleh sistem operasi komputer jaringan untuk mengirim pesan kesalahan yang menyatakan, sebagai contoh, bahwa komputer tujuan tidak bisa dijangkau.

POP3 (Post Office Protocol)

POP3 adalah kepanjangan dari Post Office Protocol version 3, yakni protokol yang digunakan untuk mengambil email dari email server. Protokol POP3 dibuat karena desain dari sistem email yang mengharuskan adanya email server yang menampung email untuk sementara sampai email tersebut diambil oleh penerima yang berhak. Kehadiran email server ini disebabkan kenyataan hanya sebagian kecil dari komputer penerima email yang terus-menerus melakukan koneksi ke jaringan internet.

IMAP (Internet Message Access Protocol)

IMAP (Internet Message Access Protocol) adalah protokol standar untuk mengakses/mengambil e-mail dari server. IMAP memungkinkan pengguna memilih pesan e-mail yang akan ia ambil, membuat folder di server, mencari pesan e-mail tertentu, bahkan menghapus pesan e-mail yang ada. Kemampuan ini jauh lebih baik daripada POP (Post Office Protocol) yang hanya memperbolehkan kita mengambil/download semua pesan yang ada tanpa kecuali.

SMTP (Simple Mail Transfer Protocol)

adalah suatu  protokol yang umum digunakan untuk pengiriman surat elektronik atau email di Internet. Protokol ini gunakan untuk mengirimkan data dari komputer pengirim surat elektronik ke server surat elektronik penerima.

HTTP (Hypertext Transfer Protocol)

HTTP (Hypertext Transfer Protocol) suatu protokol yang digunakan oleh WWW (World Wide Web). HTTP mendefinisikan bagaimana suatu pesan bisa diformat dan dikirimkan dari server ke client. HTTP juga mengatur aksi-aksi apa saja yang harus dilakukan oleh web server dan juga web browser sebagai respon atas perintah-perintah yang ada pada protokol HTTP ini.

Contohnya bila kita mengetikkan suatu alamat atau URL pada internet browser maka web browser akan mengirimkan perintah HTTP ke web server. Web server kemudian akan menerima perintah ini dan melakukan aktivitas sesuai dengan perintah yang diminta oleh web browser. Hasil aktivitas tadi akan dikirimkan kembali ke web browser untuk ditampilkan kepada kita.

HTTPS

HTTPS adalah versi aman dari HTTP, protokol komunikasi dari World Wide Web. Ditemukan oleh Netscape Communications Corporation untuk menyediakan autentikasi dan komunikasi tersandi dan penggunaan dalam komersi elektris.
Selain menggunakan komunikasi plain text, HTTPS menyandikan data sesi menggunakan protokol SSL (Secure Socket layer) atau protokol TLS (Transport Layer Security). Kedua protokol tersebut memberikan perlindungan yang memadai dari serangan eavesdroppers, dan man in the middle attacks. Pada umumnya port HTTPS adalah 443.

SSH (Sucure Shell)

SSH adalah protocol jaringan yang memungkinkan pertukaran data secara aman antara dua komputer. SSH dapat digunakan untuk mengendalikan komputer dari jarak jauh mengirim file, membuat Tunnel yang terrenkripsi dan lain-lain. Protocol ini mempunyai kelebihan disbanding protocol yang sejenis seperti Telnet, FTP, Danrsh, karena SSH memiliki system Otentikasi,Otorisasi, dan ekripsinya sendiri. Dengan begitu keamanan sebuah sesi komunikasi melalui bantuan SSH ini menjadi lebih terjamin. SSH memang lebih aman dibandingkan dengan protocol sejenis, tetapi protocol SSH tatap rentan terhadap beberapa jenis serangan tertentu. Pada umumnya serangan ini ditunjukan Pada SSH versi pertama (SSH-1) yang memang memiliki tingkat keamanan yang lebih lemah daripada SSH versi kedua (SSH-2). Salah satu serangan pada SSH versi pertama adalah serangan MAN IN THE MIDDLE pada saat pertukaran kunci. Protocol SSH serta algoritma yang digunakan pada kedua versi SSH, lalu serangan-serangan yang terjadi pada SSH dan bagaimana SSH mengatasinya. Untuk meningkatkan keamanan pada protocol SSH dapat dilakukan dengan cara menggunakan kartu Kriptografi untuk autentifkasi.

Telnet (Telecommunication network)

Adalah sebuah protokol jaringan yang digunakan di koneksi Internet atau Local Area Network. TELNET dikembangkan pada 1969 dan distandarisasi sebagai IETF STD 8, salah satu standar Internet pertama. TELNET memiliki beberapa keterbatasan yang dianggap sebagai risiko keamanan.

 FTP ( File Transfer Protocol )

FTP ( File Transfer Protocol ) adalah sebuah protocol internet yang berjalan di dalam lapisan aplikasi yang merupakan standar untuk pentransferan berkas (file) computer antar mesin-mesin dalam sebuah internetwork. FTP atau protocol Transmission Control Protocol (TCP) untuk komunikasi data antara klien dan server, sehingga diantara kedua komponen tersebut akan dibuatlah sebuah sesi komunikasi sebelum transfer data dimulai. FTP hanya menggunakan metode autentikasi standar, yakni menggunakan User name dan paswordnya yang dikirim dalam bentuk tidak terenkripsi. Pengguana terdaftar dapat menggunakan username dan password-nya untuk mengakses ,men-dawnload ,dan meng- updlot berkas- berkas yang ia kehenaki. Umumnya, para pengguna daftar memiliki akses penuh terdapat berapa direkotri , sehingga mereka dapat berkas , memuat dikotri dan bahkan menghapus berkas. Pengguna yang belum terdaftar dapat juga menggunakan metode anonymous login,yakni dengan menggunakan nama pengguna anonymous & password yang diisi dengan menggunakan alamat e-mail. Sebuah server FTP diakses dengan menggunakan Universal Resource Identifier (URI) dengan menggunakan format ftp://namaserver. Klien FTP dapat menghubungi server FTP dengan membuka URI tersebut.

LDAP

LDAP (Lightweight Directory Access Protocol) adalah protokol perangkat lunak untuk memungkinkan semua orang mencari resource organisasi, perorangan dan lainnya, seperti file atau printer di dalam jaringan baik di internet atau intranet. Protokol LDAP membentuk sebuah direktori yang berisi hirarki pohon yang memiliki cabang, mulai dari negara (countries), organisasi, departemen sampai dengan perorangan. Dengan menggunakan LDAP, seseorang dapat mencari informasi mengenai orang lain tanpa mengetahui lokasi orang yang akan dicari itu.

SSL (Secure Socket Layer)

SSL (Secure Socket Layer) adalah arguably internet yang paling banyak digunakan untuk enkripsi. Ditambah lagi, SSL sigunakan tidak hanya keamanan koneksi web, tetapi untuk berbagai aplikasi yang memerlukan enkripsi jaringan end-to-end.
Secure Sockets Layer (SSL) merupakan sistem yang digunakan untuk mengenkripsi
pengiriman informasi pada internet, sehingga data dapat dikirim dengan aman. Protokol SSL mengatur keamanan dan integritas menggunakan enkripsi, autentikasi, dan kode autentikasi pesan. SSL protocol menyedian privasi komunikasi di internet. SSL tidak mendukung fileencryption, access-control, atau proteksi virus, jadi SSL tidak dapat membantu mengatur data sensitif setelah dan sebelum pengiriman yang aman.
Protokol SSL terdiri dari dua sub-protokol: SSL record protocol dan SSL handshake
protocol. SSL record protocol mendefinisikan format yang digunakan untuk mentransmisikan data. Sedangkan SSL handshake protocol melibatkan SSL record protocol untuk menukarkan serangkaian pesan antara SSL enabled server dan SSL enable client ketika keduanya pertama kali melakukan koneksi SSL.

Hubungan antara model OSI dengan protokol Internet

Model OSITCP/IPProtocol TCP/IP
NoLapisanNama ProtokolKegunaan
7AplikasiAplikasiDHCP (Dynamic Host Configuration Protocol)Protokol untuk distribusi IP pada jaringan dengan jumlah IP yang terbatas
DNS (Domain Name Server)Data base nama domain mesin dan nomer IP
FTP (File Transfer Protocol)Protokol untuk transfer file
HTTP (Hyper Text Transfer Protocol)Protokol untuk transfer file HTML dan Web
MIME (Multipurpose Internet Mail Extention)Protokol untuk mengirim file binary dalam bentuk teks
NNTP (Network News Transfer Protocol)Protokol untuk menerima dan mengirim newsgroup
POP (Post Office Protocol)Protokol untuk mengambil mail dari server
SMB (Server Message Block)Protokol untuk transfer berbagai server file DOS dan Windows
6PresentasiSMTP (Simple Mail Transfer Protocol)Protokol untuk pertukaran mail
SNMP (Simple Network Management Protocol)Protokol untuk menejemen jaringan
TelnetProtokol untuk akses dari jarak jauh
TFTP (Trivial FTP)Protokol untuk transfer file
5SessiNETBIOS (Network Basic Input Output System)BIOS jaringan standar
RPC (Remote Procedure Call)Prosedur pemanggilan jarak jauh
SOCKETInput Output untuk network jenis BSD-UNIX
4TransportTransportTCP (Transmission Control Protocol)Protokol pertukaran data berorientasi (connection oriented)
UDP (User Datagram Protocol)Protokol pertukaran data non-orientasi (connectionless)
3NetworkInternetIP (Internet Protocol)Protokol untuk menetapkan routing
RIP (Routing Information Protocol)Protokol untuk memilih routing
ARP (Address Resolution Protocol)Protokol untuk mendapatkan informasi hardware dari nomer IP
RARP (Reverse ARP)Protokol untuk mendapatkan informasi nomer IP dari hardware
2Data link LLCNetwork interfacePPP (Point to Point Protocol)Protokol untuk point ke point
Data Link

MAC

SLIP (Serial Line Internet Protocol)Protokol dengan menggunakan sambungan serial
1FisikEthernet, FDDI, ISDN, ATM

PERANGKAT LUNAK JARINGAN KOMPUTER

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

PERKENALAN ADMINISTRASI SISTEM JARINGAN

Administrasi Jaringan Komputer adalah sebuah pekerjaan dari para administrator jaringan yang bertugas untuk mengatur sebuah jaringan komputer baik dalam skala kecil maupun skala besar Dalam perusahaan besar biasanya administrasi jaringan sangatlah dibutuhkan. Hal ini terjadi karena dalam perusahaan besar terdapat data-data perusahaan yang sangat penting, oleh karena itu diperlukannya administrasi jaringan untuk mengamankan data-data tersebut.

Administrasi jaringan dikerjakan oleh seorang administrator, adapun tugas-tugas dari administrator jaringan adalah sebagai berikut:

1. Menginstall dan Mengkonfigurasi Server
Tugas utama dari administrator jaringan adalah menginstall server atau komputer server beserta konfigurasinya. Untuk server jaringan biasanya dalam perusahaan atau lembaga menggunakan sistem operasi linux. Kemudian untuk konfigurasinya biasanya adalah konfigurasi alamat IP beserta koneksi jaringan.

2. Menginstall dan Mengkonfigurasi Aplication Software
Kemudian setelah melakukan installasi dan konfigurasi server maka tugas kedua administrator jaringan adalah menentukan aplikasi dan software apa saja yang ingin digunakan dalam jaringan tersebut. 

3. Membuat dan Mengelolah User

Untuk tugas lainya dari administrator jaringan adalah membuat dan mengelolah user, dimana user disini sangatlah dibutuhkan agar tidak sembarangan orang yang memasuki jaringan. Oleh karena itu dibuatlah user untuk lebih mengamankan jaringan.

4. Back Up dan Restore File
Back Up dan Restore file sangatlah dibutuhkan dalam administrasi jaringan. Hal ini dilakukan karena jika terjadi masalah dalam server atau jaringan maka data yang hilang masih tetap tersimpan dan aman.

5.Mengkonfigurasi Keamanan Sistem
Keamanan sistem sangatlah dibutuhkan untuk melindungi jaringan dan data-data dalam jaringan. Oleh karena itu server atau sistem jaringan harus dikonfigurasi.

6. Menggunakan Tool untuk Memonitor Keamanan Jaringan
Untuk memonitor atau mengontrol jaringan, administrator diharapkan menggunakan tool dan tidak diharuskan  untuk langsung mengontrol melalui server karena hal tersebut sangat beresiko terhadap keamanan.

Pada intinya administrasi jaringan adalah sebuah tugas dari administrator jaringan untuk mengelolah sumber daya dan juga keamanan dalam jaringan komputer.
Sistem operasi dan aplikasi jaringan ataupun layanan jaringan merupakan komponen perangkat lunak jaringan komputer. Sistem Operasi Jaringan komputer adalah tulang punggung dari setiap jaringan komputer. Sistem operasi jaringan  dibutuhkan untuk mengelola aliran data  antara workstation dan server. Hal ini pula agar workstation dapat bekerja dengan drive pada perangkat yang terpasang pada jaringan, misalnya printer yang tidak secara fisik terhubung ke workstation atau komputer client

Sistem Operasi Jaringan (Network Operating System) adalah sebuah jenis sistem operasi yang ditujukan untuk menangani jaringan. Umumnya, sistem operasi ini terdiri atas banyak layanan atau service yang ditujukan untuk melayani pengguna, seperti layanan berbagi berkas, layanan berbagi alat pencetak (printer), DNS Service, HTTP Service, dan lain sebagainya


Fungsi Sistem Operasi jaringan Komputer

  1. Fungsi sistem operasi jaringan, merupakan fungsi networking basics, dapat membedakan beberapa bagian pada unit-unitkomputer dalam jaringan.
  2. Kontrol sumber daya lokal komputer, meliputi: fungsi proses dan distribusi antar memori, proses perencanaan dan penjadwalan, prosesor manajemen dalam mesin multiprosesor, kontrol peripheral, dan proses fungsi manajemen sumber daya lainnya dari OS lokal.
  3. Sistem Operasi pada server harus mampu melakukan Kontrol Sarana sumber daya jaringan agar dapat digunakan secara bersama, penguncian berkas dan penguncian record, yang dipakai bersama mereka;Menjaga sumber daya dan direktori jaringan;  pengelolaam permintaan akses remote ke sistem file dan database; manajeme antrian permintaan(query) bagi pengguna jarak jauh untuk perangkat periferal.
  4. Sistem Operasi jaringa melayani permintaan klien untuk mengakses aplikasi dan sumber daya jaringan Sistem operasi ini mengarahkan permintaan untuk sumber daya jaringan dari aplikasi remote dan pengguna, dimana permintaan berasal dari form aplikasi jaringan lokal yang konsisten ditransmisikan ke server. dan pada bagian klien menerima respon dari server dan mengkonversikannya ke format lokal, sehingga permohonan permintaan eksekusi lokal dan remote dapat dibedakan.
  5. Sistem operasi sebagai sarana komunikasi artinya melayani pertukaran pesan pada jaringan. Pada sisi server menangani dan menyediakan routing, buffering pesan,  mengirim pesan melalui jaringan, dan keandalan transmisi, dll.

Macam-Macam Sistem Operasi Jaringan Komputer

Unix OS 
UNIX adalah sistem operasi jaringan komputer yang sangat handal, fleksibel dan dinami,  mampu menangani hampir semua tugas yang diusulkan oleh pengguna. Unix menawarkan berbagai tools yang dapat membantu a memecahkan sebagian besar masalah yang dihadapi ketika bekerja dengan teknologi informasi. Sistem operasi UNIX dikenal karena kekuatan, stabilitas dan kehandalan, otomatisasi secara penuh, serta dukungan beberapa bahasa pemrograman.

Jenis Sistem operasi ini menawarkan solusi optimal untuk Internet, termasuk akses ke sumber daya, Web, Telnet, FTP, database, dan lain-lain Karena sistem UNIX dibuat khusus untuk pengolahan data skala besar dan integrasi penuh dari lingkungan jaringan, hampir selalu melebihi kombinasi lainnya hardware dan software. Linux adalah versi UNIX, diadaptasi untuk prosesor Intel.

Sistem Operasi Jaringan Komputer NetWare Novell 
Novell adalah salah satu perusahaan pertama yang mulai membuat LAN. Sebagai file server NetWare dapat digunakan dalam PC biasa, sistem operasi jaringan yang mengontrol pengoperasian LAN. Fungsi kontrol termasuk koordinasi workstation dan mengelola file sharing dan printer di LAN.  semua file workstation tersimpan pada file hard drive server bukan pada disk workstation.

Sistem operasi jaringan Komputer dari Microsoft 

  1. Windows NT
    Windows NT awalnya ada dalam dua versi: Windows NT Advanced Server diinstal pada NT server, Windows NT Workstation adalah sistem operasi desktop yang kuat dengan fungsi  jaringan
    Versi berikutnya dari Windows NT, digunakan pada server, telah diubah namanya menjadi Windows NT Server, memiliki kinerja tinggi dan dukungan aplikasi yang lebih baik, membuatnya salah satu sistem operasi yang paling populer.
    Windows NT 4.0 memiliki integrasi yang lebih baik dengan Internet dan jaringan perusahaan, berkinerja tinggi, sangat baikdan   kompatibilitas dengan sistem operasi Microsoft lainnya.Sistem operasi jaringan Komputer Keluarga Microsoft Windows 2000 Server
  2. Keluarga produk perangkat lunak Windows 2000 Server – adalah seri generasi berikutnya dari sistem operasi Windows NT Server, handal, nyaman untuk layanan direktori Internet, layanan jaringan dan layanan aplikasi, dikombinasikan dengan manajemen terpadu yang kuat.
    Windows 2000 Server – Server kelompok kerja dan departemen.
    Windows 2000 Advanced Server – untuk aplikasi dan server departemen lebih dapat diandalkan.
    Windows 2000 Datacenter Server – untuk sistem pengolahan data yang paling handal
  3. Keluarga produk Windows Server 2003
    Keluarga produk perangkat lunak Windows Server 2003 adalah sistem operasi Windows server generasi berikutnya Windows Server 2003 didasarkan pada Windows 2000 Server. Ini adalah platform kinerja tinggi mendukung aplikasi jaringan yang terkait, dan layanan XML Web untuk kelompok kerja, departemen dan bisnis dari semua ukuran.

Windows Server 2003:

  • Windows Server 2003 Standard Edition – adalah sistem operasi jaringan untuk usaha kecil dan bagian dari organisasi.
  • Windows Server 2003 Enterprise Edition dirancang untuk memenuhi kebutuhan IT umum.
  • Windows Server 2003 Datacenter Edition dirancang untuk critical mission, yang membutuhkan tingkat ketersediaan dan kehandalan yang sangat tinggi.
  1. Windows Server 2003 Web Edition – adalah sistem operasi untuk Web-server.
    Microsoft Windows Server 2008
    Windows Server 2008 – sistem operasi generasi berikutnya. Dasar dari sistem operasi Windows Server 2008 menempatkan Windows Server 2003. Hal ini dirancang untuk menyediakan pengguna dengan platform yang paling produktif untuk memperluas fungsi aplikasi, jaringan, dan layanan Web, dari kelompok kerja dan untuk pusat data.Ketika digunakan bersama-sama, Windows Vista komputer client dan server yang menjalankan Windows Server 2008, secara signifikan meningkatkan kinerja, keandalan jaringan.

Pengertian dan fungsi Network Adapter Card

Setiap network card akan memiliki driver atau program yang berfungsi untuk mengaktifkan dan mengkonfigurasi network adapter tersebut disesuaikan dengan lingkungan dimana network card tersebut dipasang agar dapat digunakan untuk melakukan komunikasi data.

Sistem Operasi Jaringan

Sistem operasi jaringan (network operating system) adalah sebuah jenis sistem operasi yang ditujukan untuk menangani jaringan. Umumnya, sistem operasi ini terdiri atas banyak layanan atau service yang ditujukan untuk melayani pengguna, seperti layanan berbagi berkas, layanan berbagi alat pencetak (printer), DNS Service, HTTP Service, dan lain sebagainya. Istilah ini populer pada akhir dekade 1980-an hingga awal dekade 1990-an.

Karakteristik Sistem Operasi Jaringan

Ada beberapa karakteristik yang dapat dilihat pada sistem operasi jaringan. Karakteristik-karakteristik tersebut adalah sebagai berikut:

1. Memiliki pusat kendali sumber daya jaringan

2. Memiliki akses aman ke sebuah jaringan

3. Mengizinkan remote user untuk dapat terkoneksi ke suatu jaringan.

4. Mengizinkan user untuk dapat terkoneksi ke jaringan lainnya (misalnya internet)

5. Melakukan back up data dan memastikan data tersebut tersedia untuk jangka waktu tertentu.

 Penggunaan Sistem Operasi Jaringan

Tugas umum yang biasa diasosiasikan dengan penggunaan sistem operasi jaringan termasuk administrasi pengguna, pemantauan terhadap keamanan sumber daya yang ada di jaringan, aktivitas perawatan pada sistem dan juga tugas – tugas yang berkaitan dengan manajemen file tertentu.

Berdasarkan penggunaannya terdapat dua tipe sistem operasi jaringan. Tipe sistem operasi jaringan tersebut adalah sistem operasi jaringan yang berbentuk peer-to-peer dan juga client/server.

Sistem operasi jaringan peer-to-peer memungkinkan pengguna untuk berbagi sumber daya maupun file tertentu yang berada pada komputer mereka disertai juga dengan akses tertentu kepada perangkat lainnya yang ada dalam jaringan yang telah terhubung. Sedangkan sistem operasi jaringan client/server memungkinkan jaringan untuk memiliki fungsi dan juga pengaplikasian suatu layanan pada satu atau beberapa server komputer.

Komputer server akan bertindak sebagai pusat sistem yang memungkinkan pengaturan akses, sumber daya serta keamanan bagi perangkat – perangkat yang terhubung. Sistem ini nantinya akan memberikan mekanisme yang akan menyatukan semua perangkat yang terhubung pada jaringan yang memungkinkan berbagai pengguna komputer untuk berbagi sumber daya yang dimiliki oleh mereka pada waktu bersamaan, tidak perduli dimana  lokasi perangkat tersebut berada.

Biasanya untuk dapat saling terhubung satu sama lain diperlukan juga jenis – jenis kabel jaringan yang membantu proses penyambungan antara perangkat yang satu dengan perangkat lainnya. Seiring dengan perkembangan jaman sambungan ini tidak hanya terbatas pada kabel jaringan dan dapat dilakukan dengan proses nirkabel.

Sistem operasi oleh jaringan client/ server yang umum digunakan oleh para pengguna komputer adalah Windows NT Server Family (WIndows Server 2000 dan 2003), Novel Netware, dan berbagai sistem operasi berbasis UNIX/LINUX. Untuk Windows 98, Windows 2000 Professional, Windows XP Professional, dan juga Windows NT Workstation tidak lagi digunakan oleh server, tetapi dapat juga digunakan untuk menyediakan sumber daya untuk jaringan, seperti dapat mengakses file dan printer.

 Beberapa sistem operasi jaringan yang umum dijumpai adalah sebagai berikut:

1.   Banyan VINES
Banyan VINES (Virtual Integrated Network Service) adalah sebuah sistem operasi jaringan populer pada akhir dekade 1980-an hingga awal dekade 1990-an yang banyak digunakan dalam jaringan-jaringan korporat. Vines pada awalnya dibuat berdasarkan protokol jaringan yang diturunkan dari Xerox Network System (XNS).
 
VINES sendiri menggunakan arsitektur jaringan terdistribusi klien atau server yang mengizinkan klien-klien agar dapat mengakses sumber daya di dalam server melalui jaringan.
 
2.   Novell Netware
Novell Netware adalah sebuah sistem operasi jaringan yang umum digunakan dalam komputer IBM PC atau nkompatibelnya. Sistem operasi ini dikembangkan oleh Novell, dan dibuat oleh Novell Inc. berbasis tumpukan protokol jaringan Xerox XNS. Novell Netware dahulu digunakan sebagai LAN-based network operating system. Banyak digunakan pada awal sampai pertengahan tahun 1990-an.
 
3.   Microsoft LAN Manager
LAN Manager adalah sebuah sistem operasi jaringan yang dikembangkan oleh Microsoft Corporation bersama dengan 3Com Corporation. LAN Manager didesain sebagai penerus perangkat lunak server jaringan 3+Share yang berjalan di atas sistem operasi MS-DOS.
 
4.   Microsoft Windows NT Server
Microsoft Windows NT Server menggunakan non-dedicated server sehingga memungkinkan untuk bekerja pada komputer serevser, protocol jaringan menggunakan TCP/IP dan Windows NT merupakan sebuah sistem operasi 32-bit dari Microsoft yang menjadi leluhur sistem operasi Windows 2000, Windows XP, Windows Server 2003, dan Windows Vista. Windows 98, Windows 2000 Profesional, Windows XP Profesional, dan Windows NT Workstation.
Seluruh windows yang ada di atas tidak digunakan oleh server, tetapi dapat digunakan untuk menyediakan sumber daya untuk jaringan (work station), seperti dapat mengakses file dan menggunakan printer.
 
5.   GNU/LINUX
GNU/LINUX adalah turunan dari Unix yang merupakan freeware dan powerfull operating system,memiliki implementasi lengkap dari arsitektur TCP/IP. Beberapa varian UNIX, seperti SCO OpenServer, Novell UnixWare, atau Solaris adalah turunan dari Unix yang merupakan freeware dan powerfull operating system,memiliki implementasi lengkap dari arsitektur TCP/IP.
Salah satu jenis varian linux yang banyak digunakan untuk sistem operasi jaringan adalah debian.
 
6.   UNIX
UNIX dapat menangani pemrosesan yang besar sekaligus menyediakan layanan internet seperti web server, FTP server, terminal emulation (telnet), akses database, dan Network File System (NFS) yang mengijinkan client dengan sistem operasi yang berbeda untuk mengakses file yang di simpan di komputer yang menggunakan sistem operasi UNIX.
 
Jenis – Jenis Sistem Operasi Jaringan
Jenis – jenis sistem operasi jaringan dapat dibagi menjadi dua jenis yakni sistem operasi jaringan berdasarkan GUI (Graphical User Interface) yang merupakan sistem operasi jaringan dengan tampilan grafis. Serta sistem operasi jaringan yang berdasarkan CLI (Command Linte Interface) yang merupakan sistem operasi jaringan dengan tampilan perintah teks.
 
1.   Sistem Operasi Jaringan Berbasis Grafis

Sistem Operasi Jaringan Berbasis GUI Adalah Sistem operasi yang dalam proses Instalasinya, user tidak perlu menghafal sintax – sintax atau perintah DOS atau bahasa pemograman yang digunakannya.

Sistem operasi jaringan berbasis grafis sesuai dengan namanya menggunakan tampilan gambar/ grafis untuk memudahkan proses konfigurasi atau penggunaan sistem operasi jaringan ini. Para pengguna tidak diperlukan untuk menghafal sintax- sintax atau perintah bahasa pemograman tertentu yang biasa digunakan pada sistem operasi jaringan seperti yang ditemukan pada sistem operasi jaringan berbasis teks.
 
Kelebihan sistem operasi berbasis grafis adalah sebagai berikut :
1.   Desain grafis yang lebih menarik.
2.   Mudah digunakan (User friendly)
3.   Menarik minat pengguna
4.   Berinteraksi dengan komputer secara lebih baik.
5.   Resolusi gambar yang tinggi
 
Kekurangan Sistem Operasi Berbasis Grafis
1.   Membutuhkan memori yang besar
2.   Sangat bergantung kepada hardware
3.   Membutuhkan banyak tempat pada layar komputer
4.   Kurang fleksibel.
 
Contoh sistem operasi jaringan berbasis GUI.
1.   Linux Redhat
2.   Windows NT 3.51
3.   Windows 200 (NT 5.0)
4.   Windows Server 2003
5.   Windows XP
6.   Microsoft MS-NET
7.   Microsoft LAN Manager
8.   Novel Netware
9.   Sistem Operasi Jaringan Berbasis Teks
 
Sistem Operasi Jaringan Berbasis Text

Sistem Operasi Jaringan Berbasis Text Adalah sistem operasi yang proses instalasinya, user diharapkan untuk menghafal perintah DOS yang digunakan untuk menjalankan suatu proses instalasi Sistem Operasi Jaringan tersebut.

Sistem operasi jaringan berbasis teks sesuai dengan namanya menggunakan perintah berupa teks atau perintah DOS yang digunakan untuk menjalankan sistem operasi serta untuk melakukan proses konfigurasi. Para pengguna seringkali diharapkan untku menghafal sintax-sintax atau perintah DOS yang sering digunakan agar bisa menjalankan sistem operasi jaringan berbasis teks dengan baik. Berikut merupakan beberapa contoh dari sistem operasi jaringan berbasis teks.
Kelebihan sistem operasi berbasis text adalah sebagai berikut :
1.   Pengoperasiannya mudah
2.   Space yang dibutuhkan tidak besar.
3.   Tidak memerlukan memori yang besar.
4.   Kompatibel hampir ke semua software dan hardware.
 
Kekurangan Sistem Operasi Berbasis Text
1.   Mode operasinya text
2.   Tidak User Friendly
3.   Tidak kompatibel terhadap software grafis.
 
Contoh sistem operasi berbasis text:
1.   Linux Debian
2.   Linux Suse
3.   Sun Solaris
4.   Linux Mandrake
5.   Knoppix
6.   MacOS
7.   UNIX
8.   Windows NT
9.   Windows 2000 Server
10.  Windows 2003 Server

Pengertian Closed Source Software adalah perangkat lunak atau software yang dipublikasikan tanpa diberikan kode sumbernya, pada software jenis closed source hanya terdiri dari file binari saja tanpa adanya ruang untuk mengakses ke kode sumber software tersebut.

File server  adalah sebuah komputer terpasang ke jaringan yang memiliki tujuan utama memberikan lokasi untuk akses disk bersama , yaitu penyimpanan bersama file komputer (seperti dokumen, file suara, foto, film, gambar , database, dll) yang bisa diakses oleh workstation yang melekat pada jaringan komputer yang sama.

DNS server merupakan salah satu komponen penting saat ini dalam sistem internet. Keberadaannya sangat membantu dalam mengakses berbagai layanan di internet, mulai dari situs berita, publikasi karya ilmiah, jejaring sosial dan masih banyak lagi manfaat lainnya. Kesemua layanan tersebut dapat diakses dengan mudah karena memiliki nama yang yang dapat diingat oleh user.

Server basis data adalah sebuah program komputer yang menyediakan layanan pengelolaan basis data dan melayani komputer atau program aplikasi basis data yang menggunakan model klien/server.

Database adalah tempat dimana kalian meletakkan file-file data yang diperlukan oleh sebuah website ataupun aplikasi. Berhubung pada saat ini hampir seluruh website sudah berwujud dinamis yang pastinya membutuhkan database, maka kalian juga perlu menginstall sebuah Database Server sebagai lanjutan dari penginstalan Web Server di pembahasan sebelumnya.

Seandainya kita memiliki klien e-mail di komputer kita, kita siap untuk mengirim dan menerima e-mail. Semua yang kita butuhkan adalah sebuah server surat elektronik atau server e-mail untuk memberi layanan para klien yang tersambung. Mari kita bayangkan seperti apa server e-mail yang paling sederhana dan mungkin akan membantu untuk mendapatkan pemahaman dasar tentang proses kerja surat elektronik.

Hosting adalah tempat atau jasa internet untuk membuat halaman website yang telah anda buat menjadi online dan bisa diakses oleh orang lain. Sedangkan Hosting Itu Sendiri Adalah : jasa layanan internet yang menyediakan sumber daya server-server untuk disewakan sehingga memungkinkan organisasi atau individu menempatkan informasi di internet berupa HTTP, FTP, EMAIL atau DNS.

PS (Virtual Private Server) secara sederhana dapat diartikan komputer server yang berada di dunia maya. Artinya tidak nyata (virtual) namun kita dapat memiliki dengan cara menyewa. Hampir sama dengan komputer di dunia nyata, VPS memiliki harddisk, memory, prosesor sampai dengan operasi sistem (OS).

VPS ( Virtual Privat Server ) adalah teknologi server side tentang sistem operasi dan perangkat lunak yang memungkinkan sebuah mesin dengan kapasitas besar dibagi ke beberapa virtual mesin. Tiap virtual mesin ini melayani sistem operasi dan perangkat lunak secara mandiri dan dengan konfigurasi yang cepat. Secara global VPS sering digunakan untuk Cloud Computing, Software Bot, Menjalankan Software robot forex (untuk trading), dsb.

Dedicated server adalah penyewaan satu server secara utuh tanpa dibagi dengan user yang lain, sehingga hanya Anda sendiri yang menempati dan menggunakan dedicated server tersebut. Anda berkuasa penuh atas pengelolaan dedicated server tersebut termasuk pemilihan sistem operasi, hardware, dan sebagainya.

Keamanan jaringan adalah suatu cara atau suatu system yang digunakan untuk memberikan proteksi atau perlindungan pada suatu jaringan agar terhindar dari berbagai ancaman luar yang mampu merusak jaringan. 

Fungsi Sistem Operasi Jaringan
Setelah mengetahui lebih lanjut mengenai sistem operasi jaringan yang telah dibahas pada pembahasan sebelumnya. Selanjutnya kita akan membahas fungsi sistem operasi jaringan. Berikut merupakan 9 fungsi sistem operasi jaringan yang umum ditemukan.
1.   Menghubungkan sejumlah komputer dengan perangkat lainnya ke sebuah jaringan yang telah dibuat sebelumnya.
2.   Mengelola sumber daya jaringan yang telah terbuat.
3.   Menyediakan layanan tertentu bagi perangkat – perangkat yang terhubung dengan jaringan ini.
4.   Menyediakan keamanan jaringan bagi multiple user yang terhubung dengan suatu jaringan.
5.   Membantu kemudahan dalam proses penambahan perangkat client dan juga sumber daya lainnya.
6.   Melakukan proses monitor status dan fungsi elemen – elemen suatu jaringan.
7.   Melakukan proses distribusi program dan juga update spftware kepada perangkat client yang terhubung jaringan.
8.   Membantu menggunakan kemampuan server pada jaringan komputer secara efisien.
9.   Membantu menyediakan toleransi terhadap kesalahan yang mungkin terjadi.
Selain fungsi – fungsi yang sudah disebutkan sebelumnya perlu diingat juga sistem operasi jaringan memiliki kemampuan untuk membantu suatu srver jaringan mengelola data yang keluar ataupun masuk pada suatu jaringan komputer.
Beberapa fitur yang ada pada sistem operasi jaringan juga termasuk fitur sistem keamanan seperti otorisasi, pembatasan akses tertentu, dan juga pengontrolan akses secara umum. Ini termasuk fitur yang mengatur pelayanan percetakan dan jaringan internet serta dukungan sistem operasi dasar seperti dukungan prosesor, dukungan pemrosesan ganda untuk aplikasi tertentu, pendeteksian hardware serta dukungan protokol dan juga fitur manajemen pengguna.
 
Prinsip dan Cara Kerja Sistem Operasi Jaringan
Prinsip dan cara kerja sistem operasi jaringan sedikit berbeda dengan prinsip dan cara kerja pada komputer personal. Sedikitnya ada 4 komponen utama yang terdapat pada sebuah sistem jaringan komputer sehingga dapat memenuhi standar kerja sebuah sistem operasi dianggap sebagai sistem operasi jaringan, yakni :
1.   Sender (pengirim data informasi)
2.   Protokol (yang meng-encode dan men-decode data informasi)
3.   Media transmisi (medium transfer data), dan
4.   Receiver (penerima data informasi).
Agar sebuah sistem jaringan komputer dapat saling bertukar informasi data, diperlukan sebuah alat yang disebut Modem (Modulator Demodulator) yang berfungsi untuk mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital maupun sebaliknya.
Cara kerja dari sistem jaringan komputer bisa juga dilihat dari tipe jaringannya. Tipe jaringan itu terdiri atas jaringan berbasis server dan jaringan peer to peer.
 
Jaringan Client-Server
Pada sistem jaringan komputer ini terdapat 1 atau beberapa komputer server dan komputer client. Komputer yang akan menjadi komputer server maupun menjadi komputer client dan diubah-ubah melalui software jaringan pada protokolnya. Komputer client sebagai perantara untuk dapat mengakses data pada komputer server sedangkan komputer server menyediakan informasi yang diperlukan oleh komputer client.
 
Jaringan Peer-to-peer
Pada sistem jaringan komputer ini tidak ada komputer client maupun komputer server karena semua komputer dapat melakukan pengiriman maupun penerimaan informasi sehingga semua komputer berfungsi sebagai client sekaligus sebagai server.
Jenis Sistem Operasi Jaringan yang di Gunakan dalam Masing-masing komputer
Sistem Operasi Jaringan Client
Adalah sistem operasi yang umum digunakan pada perangkat komputer yang bertugas mengakses dan meminta layanan dari server. Sistem operasi ini umumnya ditemui pada perangkat komputer pribadi yang kemudian di hubungkan dalam kelompok jaringan berbasis client-server.
 
Sistem Operasi Jaringan Server
Adalah sistem operasi yang dipasang pada satu atau lebih perangkat komputer yang bertugas sebagai server. Sistem operasi ini umumnya menyediakan layanan-layanan yang dibutuhkan oleh client, seperti layanan File Server, FTP Server, DNS Server, Web Server, Mail Server, Remote Server, Database Server dan lain sebagainya. Dari jenis layanan yang disediakan inilah maka sebuah server akan disebutkan penggunaannya. Jenis-jenis layanan yang disediakan oleh server ini akan dibahas pada materi-materi selanjutnya.

Cara Menentukan Spesifikasi Hardware Server yang Dibutuhkan


Di berbagai perusahaan maupun instansi-instansi penting, penggunaan komputer server sangat dibutuhkan saat ini. Kemajuan teknologi informasi membuat sebagain perusahaan bergantung dengan kebutuhan komputer server. Bagi Anda yang sudah paham mengenai dunia teknologi informasi mungkin sudah tidak aneh dengan komputer server.

Akan tetapi, bagi orang awam yang tidak paham teknologi informasi akan mengalami kesusahan mengenai spesifikasi komputer yang dibutuhkan untuk jaringan server. Oleh sebab itu, untuk lebih memahaminya lagi, kita ulas satu persatu.

Ketahui jenis server yang digunakan

Sebelum mengetahui beberapa perangkat keras yang dibutuhkan untuk komputer server, kita harus mengetahui terlebih dahulu jenis komputer server yang dibutuhkan. Dengan memahami jenis server, kita dapat fokus untuk memaksimalkan server tersebut. Ada tiga jenis server yang digunakan saat ini, tiga jenis server tersebut adalah dibawah ini.

  • Server Web

Jenis yang pertama adalah server web. Jenis yang satu ini sering digunakan untuk menunjukan halaman serta dapat menjalankan aplikasi menggunakan browser web. Server yang menggunakan web browser memiliki tugas untuk mengirimkan berbagai halaman yang sedang kita lihat. Beberapa browser terbaik yang digunakan oeh klien seperti internet Explorer, Google Chrome, Mozilla Firefox, Opera, dan Safari.

Server web ini digunakan untuk dapat melayani segala macam hal untuk client. Contonya seperti mengirimkan teks, gambar, atau bisa juga untuk menuduh maupun unggah file secara online melalui sistem cloud server.

  • Server email

Jenis server yang kedua adalah server email. Jenis server yang ini lebih difokuskan untuk fasilitas pengiriman dan juga penerimaan email. Apabila Anda memiliki beberapa klien di dalam email pada komputer, maka software ini akan terhubung pada server email IMAP ataupun server POP. Dengan begitu, client dapat mengunduh pesan ke dalam komputer. Ditambah lagi, server SMTP memliki tugas untuk dapat mengirimkan kembali pesan menggunakan server email.

  • Server FTP

Jenis server yang terakhir adalah server FTP. Server ini dapat memindahkan beberapa file menggunakan sebuah software protokol transfer file. Server FTP dapat diakses melalui sistem jarak jauh menggunakan program klien jenis FTP. Dengan begitu, client dapat masuk ke dalam server tersebut tanpa harus berada di dalam server karena client dapat mengaksesnya menggunakan aplikasi khusus.

Spesifikasi khusus komputer server

Cukup banyak orang uang menyangka bahwa untuk spesifikasi komputer server sama dengan komputer gamer. Padahal baik komputer gamer dan server memiliki perbedaan dalam beberapa hal. Untuk lebih jelasnya, berikut beberapa hal yang harus diperhatikan.

1. Bagian CPU

Tentunya hal pertama yang harus Anda perhatikan adalah bagian CPU. Biar bagaimanapun processor merupakan bagian paling penting di dalam komponen komputer. Saat ini, sudah ada dua prosessor yang digunakan di Indonesia, yakni Intel dan AMD.

Sebenarnya ada satu jenis processor lagi yang cukup sering digunakan pada netbook. Processor tersebut bernama processor ARM. Akan tetapi, jenis processor ini masih kalah dari Intel dan AMD dalam segi ketahahanannya. Perlu diketahui bahwa processor yang digunakan untuk server harus memiliki ketahanan yang tinggi karena akan sering digunakan hampir setiap hari bahkan hampir jarang dimatikan.

Meskipun perbedaan Intel dan AMD bisa terlihat dari segi performanya. Akan tetapi kedua processor tersebut sangat layak digunakan untuk kebutuhan server. Maka dari itu, sebaiknya Anda pertimbangkan processor mana yang sesuai dengan kebutuhan Anda untuk komputer server.

2. Bagian RAM

RAM komputer merupakan salah satu komponen penting lainnya. jika kita menganggap processor adalah bagian otak komputer, maka RAM adalah “pelumas” otak komputer agar dapat bekerja lebih optimal. Contohnya saja kita sudah memilih processor yang memiliki kualitas terbaik di kelasnya. Akan tetapi, RAM yang digunakan menggunaka kapasitas memori yang kecil. Tentunya kinerja processor akan sia-sia.

Untuk penggunaan RAM yang paling pas digunakan minimal menggunakan kapasitas 4 GB.  Hal ini kembali pada kebutuhan Anda sendiri pada komputer server. Jika kebutuhan komputer server tinggi, maka kapasitas RAM yang digunakan pun juga lebih besar.

3. Bagian penyimpanan data

Bagian terakhir yang perlu diperhatikan adalah bagian penympanan data atau storage. Untuk bagian ini, Anda juga perlu memikirkan jenis harddisk mana yang akan digunakan. Saat ini, ada dua jenis yang sering digunakan, yakni HDD dan SSD. Baik SSD maupun HDD kedua-duanya memiliki keunggulan dan kekurangannya masing-masing. Akan tetapi, karena komputer server yang dibutuhkan adalah sisi kecepatan, maka tentunya SSD memiliki keunggulan tersebut. Dengan begitu, SSD merupakan jenis harddisk yang paling pas untuk dijadikan komputer server.

Akan tetapi, jika Anda lebih banyak penyimpanan-penyimpanan file pada server dan membutuhkan ruang memori yang lebih besar, maka HDD adalah jawabannya. Untuk itu, hal ini dikembalikan dengan kebutuhan Anda.  

Itulah 3 cara menentukan, spesifikasi hardware server yang sangat dibutuhkan saat ini. Anda bisa pelajari lagi beberapa sistem operasi server yang sering digunakan sebagai komputer server. Semoga artikel ini bermanfaat.