Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
PERKENALAN ADMINISTRASI SISTEM JARINGAN
Administrasi Jaringan Komputer adalah sebuah pekerjaan dari para administrator jaringan yang bertugas untuk mengatur sebuah jaringan komputer baik dalam skala kecil maupun skala besar Dalam perusahaan besar biasanya administrasi jaringan sangatlah dibutuhkan. Hal ini terjadi karena dalam perusahaan besar terdapat data-data perusahaan yang sangat penting, oleh karena itu diperlukannya administrasi jaringan untuk mengamankan data-data tersebut.
Administrasi jaringan dikerjakan oleh seorang administrator, adapun tugas-tugas dari administrator jaringan adalah sebagai berikut:
1. Menginstall dan Mengkonfigurasi Server
Tugas utama dari administrator jaringan adalah menginstall server atau komputer server beserta konfigurasinya. Untuk server jaringan biasanya dalam perusahaan atau lembaga menggunakan sistem operasi linux. Kemudian untuk konfigurasinya biasanya adalah konfigurasi alamat IP beserta koneksi jaringan.
2. Menginstall dan Mengkonfigurasi Aplication Software
Kemudian setelah melakukan installasi dan konfigurasi server maka tugas kedua administrator jaringan adalah menentukan aplikasi dan software apa saja yang ingin digunakan dalam jaringan tersebut.
3. Membuat dan Mengelolah User
Untuk tugas lainya dari administrator jaringan adalah membuat dan mengelolah user, dimana user disini sangatlah dibutuhkan agar tidak sembarangan orang yang memasuki jaringan. Oleh karena itu dibuatlah user untuk lebih mengamankan jaringan.
4. Back Up dan Restore File
Back Up dan Restore file sangatlah dibutuhkan dalam administrasi jaringan. Hal ini dilakukan karena jika terjadi masalah dalam server atau jaringan maka data yang hilang masih tetap tersimpan dan aman.
5.Mengkonfigurasi Keamanan Sistem
Keamanan sistem sangatlah dibutuhkan untuk melindungi jaringan dan data-data dalam jaringan. Oleh karena itu server atau sistem jaringan harus dikonfigurasi.
6. Menggunakan Tool untuk Memonitor Keamanan Jaringan
Untuk memonitor atau mengontrol jaringan, administrator diharapkan menggunakan tool dan tidak diharuskan untuk langsung mengontrol melalui server karena hal tersebut sangat beresiko terhadap keamanan.
Pada intinya administrasi jaringan adalah sebuah tugas dari administrator jaringan untuk mengelolah sumber daya dan juga keamanan dalam jaringan komputer.
Sistem operasi dan aplikasi jaringan ataupun layanan jaringan merupakan komponen perangkat lunak jaringan komputer. Sistem Operasi Jaringan komputer adalah tulang punggung dari setiap jaringan komputer. Sistem operasi jaringan dibutuhkan untuk mengelola aliran data antara workstation dan server. Hal ini pula agar workstation dapat bekerja dengan drive pada perangkat yang terpasang pada jaringan, misalnya printer yang tidak secara fisik terhubung ke workstation atau komputer client
Sistem Operasi Jaringan (Network Operating System) adalah sebuah jenis sistem operasi yang ditujukan untuk menangani jaringan. Umumnya, sistem operasi ini terdiri atas banyak layanan atau service yang ditujukan untuk melayani pengguna, seperti layanan berbagi berkas, layanan berbagi alat pencetak (printer), DNS Service, HTTP Service, dan lain sebagainya
Fungsi Sistem Operasi jaringan Komputer
- Fungsi sistem operasi jaringan, merupakan fungsi networking basics, dapat membedakan beberapa bagian pada unit-unitkomputer dalam jaringan.
- Kontrol sumber daya lokal komputer, meliputi: fungsi proses dan distribusi antar memori, proses perencanaan dan penjadwalan, prosesor manajemen dalam mesin multiprosesor, kontrol peripheral, dan proses fungsi manajemen sumber daya lainnya dari OS lokal.
- Sistem Operasi pada server harus mampu melakukan Kontrol Sarana sumber daya jaringan agar dapat digunakan secara bersama, penguncian berkas dan penguncian record, yang dipakai bersama mereka;Menjaga sumber daya dan direktori jaringan; pengelolaam permintaan akses remote ke sistem file dan database; manajeme antrian permintaan(query) bagi pengguna jarak jauh untuk perangkat periferal.
- Sistem Operasi jaringa melayani permintaan klien untuk mengakses aplikasi dan sumber daya jaringan Sistem operasi ini mengarahkan permintaan untuk sumber daya jaringan dari aplikasi remote dan pengguna, dimana permintaan berasal dari form aplikasi jaringan lokal yang konsisten ditransmisikan ke server. dan pada bagian klien menerima respon dari server dan mengkonversikannya ke format lokal, sehingga permohonan permintaan eksekusi lokal dan remote dapat dibedakan.
- Sistem operasi sebagai sarana komunikasi artinya melayani pertukaran pesan pada jaringan. Pada sisi server menangani dan menyediakan routing, buffering pesan, mengirim pesan melalui jaringan, dan keandalan transmisi, dll.
Macam-Macam Sistem Operasi Jaringan Komputer
Unix OS
UNIX adalah sistem operasi jaringan komputer yang sangat handal, fleksibel dan dinami, mampu menangani hampir semua tugas yang diusulkan oleh pengguna. Unix menawarkan berbagai tools yang dapat membantu a memecahkan sebagian besar masalah yang dihadapi ketika bekerja dengan teknologi informasi. Sistem operasi UNIX dikenal karena kekuatan, stabilitas dan kehandalan, otomatisasi secara penuh, serta dukungan beberapa bahasa pemrograman.
Jenis Sistem operasi ini menawarkan solusi optimal untuk Internet, termasuk akses ke sumber daya, Web, Telnet, FTP, database, dan lain-lain Karena sistem UNIX dibuat khusus untuk pengolahan data skala besar dan integrasi penuh dari lingkungan jaringan, hampir selalu melebihi kombinasi lainnya hardware dan software. Linux adalah versi UNIX, diadaptasi untuk prosesor Intel.
Sistem Operasi Jaringan Komputer NetWare Novell
Novell adalah salah satu perusahaan pertama yang mulai membuat LAN. Sebagai file server NetWare dapat digunakan dalam PC biasa, sistem operasi jaringan yang mengontrol pengoperasian LAN. Fungsi kontrol termasuk koordinasi workstation dan mengelola file sharing dan printer di LAN. semua file workstation tersimpan pada file hard drive server bukan pada disk workstation.
Sistem operasi jaringan Komputer dari Microsoft
Windows NT
Windows NT awalnya ada dalam dua versi: Windows NT Advanced Server diinstal pada NT server, Windows NT Workstation adalah sistem operasi desktop yang kuat dengan fungsi jaringan
Versi berikutnya dari Windows NT, digunakan pada server, telah diubah namanya menjadi Windows NT Server, memiliki kinerja tinggi dan dukungan aplikasi yang lebih baik, membuatnya salah satu sistem operasi yang paling populer.
Windows NT 4.0 memiliki integrasi yang lebih baik dengan Internet dan jaringan perusahaan, berkinerja tinggi, sangat baikdan kompatibilitas dengan sistem operasi Microsoft lainnya.Sistem operasi jaringan Komputer Keluarga Microsoft Windows 2000 Server
Keluarga produk perangkat lunak Windows 2000 Server – adalah seri generasi berikutnya dari sistem operasi Windows NT Server, handal, nyaman untuk layanan direktori Internet, layanan jaringan dan layanan aplikasi, dikombinasikan dengan manajemen terpadu yang kuat.
Windows 2000 Server – Server kelompok kerja dan departemen.
Windows 2000 Advanced Server – untuk aplikasi dan server departemen lebih dapat diandalkan.
Windows 2000 Datacenter Server – untuk sistem pengolahan data yang paling handal
Keluarga produk Windows Server 2003
Keluarga produk perangkat lunak Windows Server 2003 adalah sistem operasi Windows server generasi berikutnya Windows Server 2003 didasarkan pada Windows 2000 Server. Ini adalah platform kinerja tinggi mendukung aplikasi jaringan yang terkait, dan layanan XML Web untuk kelompok kerja, departemen dan bisnis dari semua ukuran.
Windows Server 2003:
- Windows Server 2003 Standard Edition – adalah sistem operasi jaringan untuk usaha kecil dan bagian dari organisasi.
- Windows Server 2003 Enterprise Edition dirancang untuk memenuhi kebutuhan IT umum.
- Windows Server 2003 Datacenter Edition dirancang untuk critical mission, yang membutuhkan tingkat ketersediaan dan kehandalan yang sangat tinggi.
Windows Server 2003 Web Edition – adalah sistem operasi untuk Web-server.
Microsoft Windows Server 2008
Windows Server 2008 – sistem operasi generasi berikutnya. Dasar dari sistem operasi Windows Server 2008 menempatkan Windows Server 2003. Hal ini dirancang untuk menyediakan pengguna dengan platform yang paling produktif untuk memperluas fungsi aplikasi, jaringan, dan layanan Web, dari kelompok kerja dan untuk pusat data.Ketika digunakan bersama-sama, Windows Vista komputer client dan server yang menjalankan Windows Server 2008, secara signifikan meningkatkan kinerja, keandalan jaringan.
Pengertian dan fungsi Network Adapter Card
Setiap network card akan memiliki driver atau program yang berfungsi untuk mengaktifkan dan mengkonfigurasi network adapter tersebut disesuaikan dengan lingkungan dimana network card tersebut dipasang agar dapat digunakan untuk melakukan komunikasi data.
Sistem
Operasi Jaringan
Sistem operasi jaringan (network
operating system) adalah sebuah jenis sistem operasi yang ditujukan untuk
menangani jaringan. Umumnya, sistem operasi ini terdiri atas banyak layanan
atau service yang ditujukan untuk melayani pengguna, seperti layanan berbagi
berkas, layanan berbagi alat pencetak (printer), DNS Service, HTTP Service, dan
lain sebagainya. Istilah ini populer pada akhir dekade 1980-an hingga awal
dekade 1990-an.
Karakteristik Sistem Operasi Jaringan
Ada beberapa karakteristik yang dapat
dilihat pada sistem operasi jaringan. Karakteristik-karakteristik tersebut
adalah sebagai berikut:
1. Memiliki pusat kendali sumber daya
jaringan
2. Memiliki akses aman ke sebuah
jaringan
3. Mengizinkan remote user untuk dapat
terkoneksi ke suatu jaringan.
4. Mengizinkan user untuk dapat
terkoneksi ke jaringan lainnya (misalnya internet)
5. Melakukan back up data dan
memastikan data tersebut tersedia untuk jangka waktu tertentu.
Penggunaan Sistem Operasi Jaringan
Tugas umum yang biasa diasosiasikan dengan
penggunaan sistem operasi jaringan termasuk administrasi pengguna, pemantauan
terhadap keamanan sumber daya yang ada di jaringan, aktivitas perawatan pada
sistem dan juga tugas – tugas yang berkaitan dengan manajemen file tertentu.
Berdasarkan penggunaannya terdapat dua tipe
sistem operasi jaringan. Tipe sistem operasi jaringan tersebut adalah sistem
operasi jaringan yang berbentuk peer-to-peer dan juga client/server.
Sistem operasi jaringan peer-to-peer memungkinkan
pengguna untuk berbagi sumber daya maupun file tertentu yang berada pada
komputer mereka disertai juga dengan akses tertentu kepada perangkat lainnya
yang ada dalam jaringan yang telah terhubung. Sedangkan sistem operasi jaringan
client/server memungkinkan jaringan untuk memiliki fungsi dan juga
pengaplikasian suatu layanan pada satu atau beberapa server komputer.
Komputer server akan bertindak sebagai
pusat sistem yang memungkinkan pengaturan akses, sumber daya serta keamanan
bagi perangkat – perangkat yang terhubung. Sistem ini nantinya akan memberikan
mekanisme yang akan menyatukan semua perangkat yang terhubung pada jaringan
yang memungkinkan berbagai pengguna komputer untuk berbagi sumber daya yang
dimiliki oleh mereka pada waktu bersamaan, tidak perduli dimana lokasi
perangkat tersebut berada.
Biasanya untuk dapat
saling terhubung satu sama lain diperlukan juga jenis – jenis kabel jaringan
yang membantu proses penyambungan antara perangkat yang satu dengan perangkat
lainnya. Seiring dengan perkembangan jaman sambungan ini tidak hanya terbatas
pada kabel jaringan dan dapat dilakukan dengan proses nirkabel.
Sistem operasi oleh
jaringan client/ server yang umum digunakan oleh para pengguna komputer adalah
Windows NT Server Family (WIndows Server 2000 dan 2003), Novel Netware, dan
berbagai sistem operasi berbasis UNIX/LINUX. Untuk Windows 98, Windows 2000
Professional, Windows XP Professional, dan juga Windows NT Workstation tidak
lagi digunakan oleh server, tetapi dapat juga digunakan untuk menyediakan
sumber daya untuk jaringan, seperti dapat mengakses file dan printer.
Beberapa sistem operasi
jaringan yang umum dijumpai adalah sebagai berikut:
1. Banyan
VINES
Banyan VINES (Virtual Integrated Network Service) adalah
sebuah sistem operasi jaringan populer pada akhir dekade 1980-an hingga awal
dekade 1990-an yang banyak digunakan dalam jaringan-jaringan korporat. Vines
pada awalnya dibuat berdasarkan protokol jaringan yang diturunkan dari Xerox
Network System (XNS).
VINES sendiri menggunakan arsitektur jaringan
terdistribusi klien atau server yang mengizinkan klien-klien agar dapat
mengakses sumber daya di dalam server melalui jaringan.
2. Novell
Netware
Novell Netware adalah sebuah sistem operasi jaringan yang
umum digunakan dalam komputer IBM PC atau nkompatibelnya. Sistem operasi ini
dikembangkan oleh Novell, dan dibuat oleh Novell Inc. berbasis tumpukan
protokol jaringan Xerox XNS. Novell Netware dahulu digunakan sebagai LAN-based
network operating system. Banyak digunakan pada awal sampai pertengahan tahun
1990-an.
3. Microsoft
LAN Manager
LAN Manager adalah sebuah sistem operasi jaringan yang
dikembangkan oleh Microsoft Corporation bersama dengan 3Com Corporation. LAN
Manager didesain sebagai penerus perangkat lunak server jaringan 3+Share yang
berjalan di atas sistem operasi MS-DOS.
4. Microsoft
Windows NT Server
Microsoft Windows NT Server menggunakan non-dedicated
server sehingga memungkinkan untuk bekerja pada komputer serevser, protocol
jaringan menggunakan TCP/IP dan Windows NT merupakan sebuah sistem operasi
32-bit dari Microsoft yang menjadi leluhur sistem operasi Windows 2000, Windows
XP, Windows Server 2003, dan Windows Vista. Windows 98, Windows 2000
Profesional, Windows XP Profesional, dan Windows NT Workstation.
Seluruh windows yang ada di atas tidak digunakan oleh
server, tetapi dapat digunakan untuk menyediakan sumber daya untuk jaringan
(work station), seperti dapat mengakses file dan menggunakan printer.
5. GNU/LINUX
GNU/LINUX adalah turunan dari Unix yang merupakan
freeware dan powerfull operating system,memiliki implementasi lengkap dari
arsitektur TCP/IP. Beberapa varian UNIX, seperti SCO OpenServer, Novell
UnixWare, atau Solaris adalah turunan dari Unix yang merupakan freeware dan
powerfull operating system,memiliki implementasi lengkap dari arsitektur
TCP/IP.
Salah satu jenis varian linux yang banyak digunakan untuk
sistem operasi jaringan adalah debian.
6. UNIX
UNIX dapat menangani pemrosesan yang besar sekaligus
menyediakan layanan internet seperti web server, FTP server, terminal
emulation (telnet), akses database, dan Network File System (NFS)
yang mengijinkan client dengan sistem operasi yang berbeda untuk mengakses file
yang di simpan di komputer yang menggunakan sistem operasi UNIX.
Jenis – Jenis Sistem Operasi Jaringan
Jenis – jenis sistem
operasi jaringan dapat dibagi menjadi dua jenis yakni sistem operasi jaringan
berdasarkan GUI (Graphical User Interface) yang merupakan sistem operasi
jaringan dengan tampilan grafis. Serta sistem operasi jaringan yang berdasarkan
CLI (Command Linte Interface) yang merupakan sistem operasi jaringan dengan
tampilan perintah teks.
1. Sistem
Operasi Jaringan Berbasis Grafis
Sistem Operasi Jaringan Berbasis GUI Adalah Sistem operasi yang dalam proses Instalasinya, user tidak perlu menghafal sintax – sintax atau perintah DOS atau bahasa pemograman yang digunakannya.
Sistem operasi jaringan berbasis grafis sesuai dengan
namanya menggunakan tampilan gambar/ grafis untuk memudahkan proses konfigurasi
atau penggunaan sistem operasi jaringan ini. Para pengguna tidak diperlukan
untuk menghafal sintax- sintax atau perintah bahasa pemograman tertentu yang
biasa digunakan pada sistem operasi jaringan seperti yang ditemukan pada sistem
operasi jaringan berbasis teks.
Kelebihan sistem operasi berbasis grafis
adalah sebagai berikut :
1. Desain
grafis yang lebih menarik.
2. Mudah
digunakan (User friendly)
3. Menarik
minat pengguna
4. Berinteraksi
dengan komputer secara lebih baik.
5. Resolusi
gambar yang tinggi
Kekurangan Sistem Operasi Berbasis Grafis
1. Membutuhkan
memori yang besar
2. Sangat
bergantung kepada hardware
3. Membutuhkan
banyak tempat pada layar komputer
4. Kurang
fleksibel.
Contoh sistem operasi jaringan berbasis
GUI.
1. Linux
Redhat
2. Windows
NT 3.51
3. Windows
200 (NT 5.0)
4. Windows
Server 2003
5. Windows
XP
6. Microsoft
MS-NET
7. Microsoft
LAN Manager
8. Novel
Netware
9. Sistem
Operasi Jaringan Berbasis Teks
Sistem Operasi Jaringan Berbasis Text
Sistem Operasi Jaringan Berbasis Text Adalah sistem operasi yang proses instalasinya, user diharapkan untuk menghafal perintah DOS yang digunakan untuk menjalankan suatu proses instalasi Sistem Operasi Jaringan tersebut.
Sistem operasi jaringan
berbasis teks sesuai dengan namanya menggunakan perintah berupa teks atau
perintah DOS yang digunakan untuk menjalankan sistem operasi serta untuk
melakukan proses konfigurasi. Para pengguna seringkali diharapkan untku
menghafal sintax-sintax atau perintah DOS yang sering digunakan agar bisa
menjalankan sistem operasi jaringan berbasis teks dengan baik. Berikut
merupakan beberapa contoh dari sistem operasi jaringan berbasis teks.
Kelebihan sistem operasi
berbasis text adalah sebagai berikut :
1. Pengoperasiannya
mudah
2. Space
yang dibutuhkan tidak besar.
3. Tidak
memerlukan memori yang besar.
4. Kompatibel
hampir ke semua software dan hardware.
Kekurangan Sistem Operasi Berbasis Text
1. Mode
operasinya text
2. Tidak
User Friendly
3. Tidak
kompatibel terhadap software grafis.
Contoh sistem operasi berbasis text:
1. Linux
Debian
2. Linux
Suse
3. Sun
Solaris
4. Linux
Mandrake
5. Knoppix
6. MacOS
7. UNIX
8. Windows
NT
9. Windows
2000 Server
10. Windows
2003 Server
Pengertian Closed Source Software adalah perangkat lunak atau software yang dipublikasikan tanpa diberikan kode sumbernya, pada software jenis closed source hanya terdiri dari file binari saja tanpa adanya ruang untuk mengakses ke kode sumber software tersebut.
File server adalah sebuah komputer terpasang ke jaringan yang memiliki tujuan utama memberikan lokasi untuk akses disk bersama , yaitu penyimpanan bersama file komputer (seperti dokumen, file suara, foto, film, gambar , database, dll) yang bisa diakses oleh workstation yang melekat pada jaringan komputer yang sama.
DNS server merupakan salah satu komponen penting saat ini dalam sistem internet. Keberadaannya sangat membantu dalam mengakses berbagai layanan di internet, mulai dari situs berita, publikasi karya ilmiah, jejaring sosial dan masih banyak lagi manfaat lainnya. Kesemua layanan tersebut dapat diakses dengan mudah karena memiliki nama yang yang dapat diingat oleh user.
Server basis data adalah sebuah program komputer yang menyediakan layanan pengelolaan basis data dan melayani komputer atau program aplikasi basis data yang menggunakan model klien/server.
Database adalah tempat dimana kalian meletakkan file-file data yang diperlukan oleh sebuah website ataupun aplikasi. Berhubung pada saat ini hampir seluruh website sudah berwujud dinamis yang pastinya membutuhkan database, maka kalian juga perlu menginstall sebuah Database Server sebagai lanjutan dari penginstalan Web Server di pembahasan sebelumnya.
Seandainya kita memiliki klien e-mail di komputer kita, kita siap untuk mengirim dan menerima e-mail. Semua yang kita butuhkan adalah sebuah server surat elektronik atau server e-mail untuk memberi layanan para klien yang tersambung. Mari kita bayangkan seperti apa server e-mail yang paling sederhana dan mungkin akan membantu untuk mendapatkan pemahaman dasar tentang proses kerja surat elektronik.
Hosting adalah tempat atau jasa internet untuk membuat halaman website yang telah anda buat menjadi online dan bisa diakses oleh orang lain. Sedangkan Hosting Itu Sendiri Adalah : jasa layanan internet yang menyediakan sumber daya server-server untuk disewakan sehingga memungkinkan organisasi atau individu menempatkan informasi di internet berupa HTTP, FTP, EMAIL atau DNS.
PS (Virtual Private Server) secara sederhana dapat diartikan komputer server yang berada di dunia maya. Artinya tidak nyata (virtual) namun kita dapat memiliki dengan cara menyewa. Hampir sama dengan komputer di dunia nyata, VPS memiliki harddisk, memory, prosesor sampai dengan operasi sistem (OS).
VPS ( Virtual Privat Server ) adalah teknologi server side tentang sistem operasi dan perangkat lunak yang memungkinkan sebuah mesin dengan kapasitas besar dibagi ke beberapa virtual mesin. Tiap virtual mesin ini melayani sistem operasi dan perangkat lunak secara mandiri dan dengan konfigurasi yang cepat. Secara global VPS sering digunakan untuk Cloud Computing, Software Bot, Menjalankan Software robot forex (untuk trading), dsb.
Dedicated server adalah penyewaan satu server secara utuh tanpa dibagi dengan user yang lain, sehingga hanya Anda sendiri yang menempati dan menggunakan dedicated server tersebut. Anda berkuasa penuh atas pengelolaan dedicated server tersebut termasuk pemilihan sistem operasi, hardware, dan sebagainya.
Keamanan jaringan adalah suatu cara atau suatu system yang digunakan untuk memberikan proteksi atau perlindungan pada suatu jaringan agar terhindar dari berbagai ancaman luar yang mampu merusak jaringan.
Fungsi Sistem Operasi Jaringan
Setelah mengetahui lebih
lanjut mengenai sistem operasi jaringan yang telah dibahas pada pembahasan
sebelumnya. Selanjutnya kita akan membahas fungsi sistem operasi jaringan.
Berikut merupakan 9 fungsi sistem operasi jaringan yang umum ditemukan.
1. Menghubungkan
sejumlah komputer dengan perangkat lainnya ke sebuah jaringan yang telah dibuat
sebelumnya.
2. Mengelola
sumber daya jaringan yang telah terbuat.
3. Menyediakan
layanan tertentu bagi perangkat – perangkat yang terhubung dengan jaringan ini.
4. Menyediakan
keamanan jaringan bagi multiple user yang terhubung dengan suatu jaringan.
5. Membantu
kemudahan dalam proses penambahan perangkat client dan juga sumber daya
lainnya.
6. Melakukan
proses monitor status dan fungsi elemen – elemen suatu jaringan.
7. Melakukan
proses distribusi program dan juga update spftware kepada perangkat client yang
terhubung jaringan.
8. Membantu
menggunakan kemampuan server pada jaringan komputer secara efisien.
9. Membantu
menyediakan toleransi terhadap kesalahan yang mungkin terjadi.
Selain fungsi – fungsi
yang sudah disebutkan sebelumnya perlu diingat juga sistem operasi jaringan
memiliki kemampuan untuk membantu suatu srver jaringan mengelola data yang
keluar ataupun masuk pada suatu jaringan komputer.
Beberapa fitur yang ada
pada sistem operasi jaringan juga termasuk fitur sistem keamanan seperti
otorisasi, pembatasan akses tertentu, dan juga pengontrolan akses secara umum.
Ini termasuk fitur yang mengatur pelayanan percetakan dan jaringan internet
serta dukungan sistem operasi dasar seperti dukungan prosesor, dukungan
pemrosesan ganda untuk aplikasi tertentu, pendeteksian hardware serta dukungan
protokol dan juga fitur manajemen pengguna.
Prinsip dan Cara Kerja Sistem Operasi
Jaringan
Prinsip dan cara kerja
sistem operasi jaringan sedikit berbeda dengan prinsip dan cara kerja pada
komputer personal. Sedikitnya ada 4 komponen utama yang terdapat pada sebuah
sistem jaringan komputer sehingga dapat memenuhi standar kerja sebuah sistem
operasi dianggap sebagai sistem operasi jaringan, yakni :
1. Sender
(pengirim data informasi)
2. Protokol
(yang meng-encode dan men-decode data informasi)
3. Media
transmisi (medium transfer data), dan
4. Receiver
(penerima data informasi).
Agar sebuah sistem
jaringan komputer dapat saling bertukar informasi data, diperlukan sebuah alat
yang disebut Modem (Modulator Demodulator) yang berfungsi untuk mengubah sinyal
analog menjadi sinyal digital maupun sebaliknya.
Cara kerja dari sistem
jaringan komputer bisa juga dilihat dari tipe jaringannya. Tipe jaringan itu
terdiri atas jaringan berbasis server dan jaringan peer to peer.
Jaringan Client-Server
Pada sistem jaringan
komputer ini terdapat 1 atau beberapa komputer server dan komputer client.
Komputer yang akan menjadi komputer server maupun menjadi komputer client dan
diubah-ubah melalui software jaringan pada protokolnya. Komputer client sebagai
perantara untuk dapat mengakses data pada komputer server sedangkan komputer
server menyediakan informasi yang diperlukan oleh komputer client.
Jaringan Peer-to-peer
Pada sistem jaringan
komputer ini tidak ada komputer client maupun komputer server karena semua
komputer dapat melakukan pengiriman maupun penerimaan informasi sehingga semua
komputer berfungsi sebagai client sekaligus sebagai server.
Jenis Sistem Operasi
Jaringan yang di Gunakan dalam Masing-masing komputer
Sistem Operasi Jaringan Client
Adalah sistem operasi
yang umum digunakan pada perangkat komputer yang bertugas mengakses dan meminta
layanan dari server. Sistem operasi ini umumnya ditemui pada perangkat komputer
pribadi yang kemudian di hubungkan dalam kelompok jaringan berbasis client-server.
Sistem Operasi Jaringan Server
Adalah sistem operasi yang dipasang pada
satu atau lebih perangkat komputer yang bertugas sebagai server. Sistem operasi
ini umumnya menyediakan layanan-layanan yang dibutuhkan oleh client, seperti
layanan File Server, FTP Server, DNS Server, Web Server, Mail Server, Remote
Server, Database Server dan lain sebagainya. Dari jenis layanan yang disediakan
inilah maka sebuah server akan disebutkan penggunaannya. Jenis-jenis layanan
yang disediakan oleh server ini akan dibahas pada materi-materi selanjutnya.
Cara Menentukan Spesifikasi Hardware Server yang Dibutuhkan
Di berbagai perusahaan maupun instansi-instansi penting, penggunaan komputer server sangat dibutuhkan saat ini. Kemajuan teknologi informasi membuat sebagain perusahaan bergantung dengan kebutuhan komputer server. Bagi Anda yang sudah paham mengenai dunia teknologi informasi mungkin sudah tidak aneh dengan komputer server.
Akan tetapi, bagi orang awam yang tidak paham teknologi informasi akan mengalami kesusahan mengenai spesifikasi komputer yang dibutuhkan untuk jaringan server. Oleh sebab itu, untuk lebih memahaminya lagi, kita ulas satu persatu.
Ketahui jenis server yang digunakan
Sebelum mengetahui beberapa perangkat keras yang dibutuhkan untuk komputer server, kita harus mengetahui terlebih dahulu jenis komputer server yang dibutuhkan. Dengan memahami jenis server, kita dapat fokus untuk memaksimalkan server tersebut. Ada tiga jenis server yang digunakan saat ini, tiga jenis server tersebut adalah dibawah ini.
Jenis yang pertama adalah server web. Jenis yang satu ini sering digunakan untuk menunjukan halaman serta dapat menjalankan aplikasi menggunakan browser web. Server yang menggunakan web browser memiliki tugas untuk mengirimkan berbagai halaman yang sedang kita lihat. Beberapa browser terbaik yang digunakan oeh klien seperti internet Explorer, Google Chrome, Mozilla Firefox, Opera, dan Safari.
Server web ini digunakan untuk dapat melayani segala macam hal untuk client. Contonya seperti mengirimkan teks, gambar, atau bisa juga untuk menuduh maupun unggah file secara online melalui sistem cloud server.
Jenis server yang kedua adalah server email. Jenis server yang ini lebih difokuskan untuk fasilitas pengiriman dan juga penerimaan email. Apabila Anda memiliki beberapa klien di dalam email pada komputer, maka software ini akan terhubung pada server email IMAP ataupun server POP. Dengan begitu, client dapat mengunduh pesan ke dalam komputer. Ditambah lagi, server SMTP memliki tugas untuk dapat mengirimkan kembali pesan menggunakan server email.
Jenis server yang terakhir adalah server FTP. Server ini dapat memindahkan beberapa file menggunakan sebuah software protokol transfer file. Server FTP dapat diakses melalui sistem jarak jauh menggunakan program klien jenis FTP. Dengan begitu, client dapat masuk ke dalam server tersebut tanpa harus berada di dalam server karena client dapat mengaksesnya menggunakan aplikasi khusus.
Spesifikasi khusus komputer server
Cukup banyak orang uang menyangka bahwa untuk spesifikasi komputer server sama dengan komputer gamer. Padahal baik komputer gamer dan server memiliki perbedaan dalam beberapa hal. Untuk lebih jelasnya, berikut beberapa hal yang harus diperhatikan.
1. Bagian CPU
Tentunya hal pertama yang harus Anda perhatikan adalah bagian CPU. Biar bagaimanapun processor merupakan bagian paling penting di dalam komponen komputer. Saat ini, sudah ada dua prosessor yang digunakan di Indonesia, yakni Intel dan AMD.
Sebenarnya ada satu jenis processor lagi yang cukup sering digunakan pada netbook. Processor tersebut bernama processor ARM. Akan tetapi, jenis processor ini masih kalah dari Intel dan AMD dalam segi ketahahanannya. Perlu diketahui bahwa processor yang digunakan untuk server harus memiliki ketahanan yang tinggi karena akan sering digunakan hampir setiap hari bahkan hampir jarang dimatikan.
Meskipun perbedaan Intel dan AMD bisa terlihat dari segi performanya. Akan tetapi kedua processor tersebut sangat layak digunakan untuk kebutuhan server. Maka dari itu, sebaiknya Anda pertimbangkan processor mana yang sesuai dengan kebutuhan Anda untuk komputer server.
2. Bagian RAM
RAM komputer merupakan salah satu komponen penting lainnya. jika kita menganggap processor adalah bagian otak komputer, maka RAM adalah “pelumas” otak komputer agar dapat bekerja lebih optimal. Contohnya saja kita sudah memilih processor yang memiliki kualitas terbaik di kelasnya. Akan tetapi, RAM yang digunakan menggunaka kapasitas memori yang kecil. Tentunya kinerja processor akan sia-sia.
Untuk penggunaan RAM yang paling pas digunakan minimal menggunakan kapasitas 4 GB. Hal ini kembali pada kebutuhan Anda sendiri pada komputer server. Jika kebutuhan komputer server tinggi, maka kapasitas RAM yang digunakan pun juga lebih besar.
3. Bagian penyimpanan data
Bagian terakhir yang perlu diperhatikan adalah bagian penympanan data atau storage. Untuk bagian ini, Anda juga perlu memikirkan jenis harddisk mana yang akan digunakan. Saat ini, ada dua jenis yang sering digunakan, yakni HDD dan SSD. Baik SSD maupun HDD kedua-duanya memiliki keunggulan dan kekurangannya masing-masing. Akan tetapi, karena komputer server yang dibutuhkan adalah sisi kecepatan, maka tentunya SSD memiliki keunggulan tersebut. Dengan begitu, SSD merupakan jenis harddisk yang paling pas untuk dijadikan komputer server.
Akan tetapi, jika Anda lebih banyak penyimpanan-penyimpanan file pada server dan membutuhkan ruang memori yang lebih besar, maka HDD adalah jawabannya. Untuk itu, hal ini dikembalikan dengan kebutuhan Anda.
Itulah 3 cara menentukan, spesifikasi hardware server yang sangat dibutuhkan saat ini. Anda bisa pelajari lagi beberapa sistem operasi server yang sering digunakan sebagai komputer server. Semoga artikel ini bermanfaat.