Selasa, 18 Agustus 2020

MEDIA TRANSMISI JARINGAN KOMPUTER

Media transmisi adalah media yang menghubungkan antara pengirim dan penerima informasi (data), karena jarak yang jauh, maka data terlebih dahulu diubah menjadi kode/isyarat, dan isyarat inilah yang akan dimanipulasi dengan berbagai macam cara untuk diubah kembali menjadi data.

Media transmisi digunakan pada beberapa peralatan elektronika untuk menghubungkan antara pengirim dan penerima supaya dapat melakukan pertukaran data. Beberapa alat elektronika, seperti telepon, komputer, televisi, dan radio membutuhkan media transmisi untuk dapat menerima data. Seperti pada pesawat telepon, media transmisi yang digunakan untuk menghubungkan dua buah telepon adalah kabel. Setiap peralatan elektronika memiliki media transmisi yang berbeda-beda dalam pengiriman datanya.  

Jenis media transmisi dalam jaringan komputer ada dua, yaitu 

1. Media transmisi menggunakan Kabel (Wired Network) disebut juga Guided Transmition.

2. Media transmisi tanpa Kabel (Wireless Network) disebut juga UnGuided Transmition.

PENJELASAN

Media transmisi menggunakan Kabel (Wired Network) disebut juga Guided Transmition adalah media transmisi yang menyediakan jalur transmisi sinyal yang terbatas secara fisik karena menggunakan kabel sebagai medianya, jenis ini meliputi twisted-pair cable, coaxial cable (kabel koaksial) dan fiber-optic cable (kabel serat optik). Sinyal yang melewati media-media tersebut diarahkan dan dibatasi oleh batas fisik media. Twisted-pair dan coaxial cable menggunakan konduktor logam yang menerima dan mentransmisikan sinyal dalam bentuk aliran listrik. Optical fiber/serat optik menerima dan mentransmisikan sinyal data dalam bentuk cahaya. 


a.      Twisted-Pair Cable
Kabel twisted-pair terdiri atas dua jenis yaitu shielded twisted pair biasa disebut STP dan unshielded twisted pair (tidak memiliki selimut) biasa disebut UTP. Kabel twisted-pair terdiri atas dua pasang kawat yang terpilin. Twisted-pair lebih tipis, lebih mudah putus, dan mengalami gangguan lain sewaktu kabel terpuntir atau kusut. Keunggulan dari kabel twisted-pair adalah dampaknya terhadap jaringan secara keseluruhan: apabila sebagian kabel twisted-pair rusak, tidak seluruh jaringan terhenti, sebagaimana yang mungkin terjadi pada coaxial. Kabel twisted-pair terbagi atas dua yaitu:
·         Shielded Twisted-Pair (STP)



Gambar Shielded Twisted-Pair (STP) 


Kabel STP mengkombinasikan teknik-teknik perlindungan dan antisipasi tekukan kabel. STP yang peruntukan bagi instalasi jaringan ethernet, memiliki resistansi atas interferensi elektromagnetik dan frekuensi radio tanpa perlu meningkatkan ukuran fisik kabel. Kabel Shielded Twister-Pair nyaris memiliki kelebihan dan kekurangan yang sama dengan kabel UTP. Satu hal keunggulan STP adalah jaminan proteksi jaringan dari interferensi-interferensi eksternal, sayangnya STP sedikit lebih mahal dibandingkan UTP.
Tidak seperti kabel coaxial, lapisan pelindung kabel STP bukan bagian dari sirkuit data, karena itu perlu diground pada setiap ujungnya. Pada prakteknya, melakukan ground STP memerlukan kejelian. Jika terjadi ketidaktepatan, dapat menjadi sumber masalah karena bisa menyebabkan pelindung bekerja sebagai layaknya sebuah antenna; menghisap sinyal-sinyal elektrik dari kawat-kawat dan sumber-sumber elektris lain disekitarnya. Kabel STP tidak dapat dipakai dengan jarak lebih jauh sebagaimana media-media lain (seperti kabel coaxial) tanpa bantuan device penguat (repeater)
  • Kecepatan dan keluaran: 10-100 Mbps
  •  Biaya rata-rata per node: sedikit mahal dibadingkan UTP dan coaxial
  • Media dan ukuran konektor: medium
  • Panjang kabel maksimum yang diizinkan : 100m (pendek). 


·         Unshielded Twisted-Pair (UTP)
Untuk UTP terdapat pula pembagian jenis yakni:
  •    Category 1 : sifatnya mampu mentransmisikan data kecepatan rendah. Contoh: kabel telepon.
  •     Category 2 : sifatnya mampu mentransmisikan data lebih cepat dibanding category 1. Dapat digunakan untuk transmisi digital dengan bandwidth hingga 4 MHz.
  •     Category 3 : mampu mentransmisikan data hingga 16 MHz.
  •     Category 4 : mamu mentransmisikan data hingga 20 MHz.
  •     Category 5 : digunakan untuk transmisi data yang memerlukan bandwidth hingga 100 MHz.


Gambar Unshielded Twisted-Pair (UTP) 


Secara fisik, kabel Unshielded Twisted-Pair terdiri atas empat pasang kawat medium. Setiap pasang dipisahkan oleh lapisan pelindung. Tipe kabel ini semata-mata mengandalkan efek konselasi yang diproduksi oleh pasangan-pasangan kawat, untuk membatasi degradasi sinyal. Seperti halnya STP, kabel UTP juga harus mengikuti rule yang benar terhadap beberapa banyak tekukan yang diizinkan perkaki kabel. UTP digunakan sebagai media networking dengan impedansi 100 Ohm. Hal ini berbeda dengan tipe pengkabelan twister-pair lainnya seperti pengkabelan untuk telepon. Karena UTP memiliki diameter eksternal 0,43 cm, ini menjadikannya mudah saat instalasi. UTP juga mensuport arsitektur-arsitektur jaringan pada umumnya sehingga menjadi sangat popular.
  • Kecepatan dan keluaran: 10 – 100 Mbps
  • Biaya rata-rata per node: murah
  • Media dan ukuran: kecil
  • Panjang kabel maksimum yang diizinkan : 100m (pendek).

Kabel UTP memiliki banyak keunggulan. Selain mudah dipasang, ukurannya kecil, juga harganya lebih murah dibanding media lain. Kekurangan kabel UTP adalah rentang terhadap efek interferensi elektris yang berasal dari media atau perangkat-perangkat di sekelilingnya. Meski begitu, pada prakteknya para administrator jaringan banyak menggunakan kabel ini sebagai media yang efektif dan cukup diandalkan. 


b.      Coaxial Cable (Kabel Koaksial)

Gambar  Coaxial Cable (Kabel Koaksial)

Kabel coaxial atau popular disebut “coax” terdiri atas konduktor silindris melingkar, yang menggelilingi sebuah kabel tembaga inti yang konduktif. Untuk LAN, kabel coaxial menawarkan beberapa keunggulan. Diantaranya dapat dijalankan dengan tanpa banyak membutuhkan bantuan repeater sebagai penguat untuk komunikasi jarak jauh diantara node network, dibandingkan kabel STP atau UTP. Repeater juga dapat diikutsertakan untuk meregenerasi sinyal-sinyal dalam jaringan coaxial sehingga dalam instalasi network cukup jauh dapat semakin optimal. Kabel coaxial juga jauh lebih murah dibanding Fiber Optic, coaxial merupakan teknologi yang sudah lama dikenal. Digunakan dalam berbagai tipe komuniksai data sejak bertahun-tahun, baik di jaringan rumah, kampus, maupun perusahaan.
  • Kecepatan dan keluaran: 10 -100 Mbps
  •  Biaya rata-rata per node: murah
  • Media dan ukuran konektor: medium
  • Panjang kabel maksimum: 200m (disarankan 180m) untuk thin-coaxial dan 500m untuk thick-coaxial

Saat bekerja dengan kabel, penting bagi kita untuk mempertimbangkan ukurannya; seperti ketebalan, diameter, pertambahan kabel sehingga akan menjadi pertimbangan atas kesulitan saat instalasi dilapangan. Kita juga harus ingat bahwa kabel akan mengalami tarikan-tarikan dan tekukan di dalam pipa. Kabel coaxial datang dalam beragam ukuran. Diameter terbesar diperuntukkan sebagai backbone Ethernet karena secara historis memiliki ketahanan transmisi dan daya tolak interferensi yang lebih besar. Tipe kabel coaxial ini sering disebut dengan thicknet, namun dewasa ini sudah banyak ditinggalkan. Kabel coaxial lebih mahal saat diinstal dibandingkan kabel twisted-pair.





c.       Fiber-Optic Cable (Kabel Serat Optik)

Gambar  Fiber-Optic Cable (Kabel Serat Optik) 

Kabel fiber optic merupakan media networking yang mampu digunanakan untuk transmisi-transmisi modulasi. Jika dibandingkan media-media lain, fiber optic memiliki harga lebih mahal, tetapi cukup tahan terhadap interferensi elektromagnetis dan mampu beroperasi dengan kecepatan dan kapasitas data yang tinggi. Kabel fiber optic dapat mentransmisikan puluhan juta bit digital perdetik pada link kabel optic yang beroperasi dalam sebuah jaingan komersial. Ini sudah cukup utnuk mengantarkan ribuan panggilan telepon.
Beberapa keuntungan kabel fiber optic:
  •  Kecepatan: jaringan-jaringan fiber optic beroperasi pada kecepatan tinggi, mencapai gigabits per second;
  • Bandwidth: fiber optic mampu membawa paket-paket dengan kapasitas besar;
  • Distance: sinyal-sinyal dapat ditransmisikan lebih jauh tanpa memerlukan perlakuan “refresh” atau “diperkuat”;
  • Resistance: daya tahan kuat terhadap imbas elektromagnetik yang dihasilkan perangkat-perangkat elektronik seperti radio, motor, atau bahkan kabel-kabel transmisi lain di sekelilingnya.
  • Maintenance: kabel-kabel fiber optic memakan biaya perawatan relative murah.
Tipe-tipe kabel fiber optic:
  • Kabel single mode merupakan sebuah serat tunggal dari fiber glass yang memiliki diameter 8.3 hingga 10 micron. (satu micron besarnya sekitar 1/250 tebal rambut manusia)
  • Kabel multimode adalah kabel yang terdiri atas multi serat fiber glass, dengan kombinasi (range) diameter 50 hingga 100 micron. Setiap fiber dalam kabel multimode mampu membawa sinyal independen yang berbeda dari fiber-fiber lain dalam bundel kabel.
  • Plastic Optical Fiber merupakan kabel berbasis plastic terbaru yang memiliki performa familiar dengan kabel single mode, tetapi harganya sedikit murah
 Media transmisi tanpa Kabel (Wireless Network) disebut juga UnGuided Transmition mentransmisikan gelombang electromagnetic tanpa menggunakan konduktor fisik seperti kabel atau serat optik. Contoh sederhana adalah gelombang radio seperti microwave, wireless mobile dan lain sebagainya. Media ini memerlukan antena untuk transmisi dan penerimaan (transmiter dan receiver). Ada dua jenis transmisi, Point-to-point (unidirectional) yaitu dimana pancaran terfokus pada satu sasaran. Broadcast (omnidirectioanl) yaitu dimana sinyal terpancar ke segala arah dan dapat diterima oleh banyak antena. 
            Jaringan Nirkabel atau dikenal dengan nama Wireless , merupakan salah satu media transmisi yang menggunakan gelombang radio sebagai media transmisinya. Data-data digital yang dikirim melalui wireless akan dimodulasikan ke dalam gelombang elektromagnetik tersebut.
1. Media ini memerlukan antena untuk transmisi dan penerimaan (transmiter dan receiver)
2. Ada dua jenis transmisi
  •  Point-to-point (unidirectional) yaitu dimana pancaran terfokus pada satu sasaran
  • Broadcast (omnidirectioanl) yaitu dimana sinyal terpancar ke segala arah dan dapat diterima oleh banyak antenna

3. Tiga macam wilayah frekuensi
  • Gelombang mikro (microwave) 2 – 40 Ghz
  • Gelombang radio 30 Mhz – 1 Ghz
  • Gelombang inframerah

Untuk media tidak terpandu (unguided), transmisi dan penerimaan dapat dicapai dengan menggunakan antena. Untuk transmisi, antena mengeluarkan energi elektromagnetik ke medium (biasanya udara) dan untuk penerimaan, antena mengambil gelombang elektomagnetik dari medium sekitarnya. Media transmisi tidak terpandu (unguided) terbagi atas empat bagian yaitu:
1. Gelombang Mikro Terrestrial (Atmosfir Bumi)
Tipe antena gelombang mikro yang paling umum adalah parabola ‘dish’. Ukuran diameternya biasanya sekitar 3 m. Antena pengirim memfokuskan sinar pendek agar mencapai transmisi garis pandang menuju antena penerima. Antena gelombang mikro biasanya ditempatkan pada ketinggian tertentu diatas tanah untuk memperluas jarak antara antena dan mampu menembus batas. Untuk mencapai transmisi jarak jauh, diperlukan beberapa menara relay gelombang mikro, dan penghubung gelombang mikro titik ke titik dipasang pada jarak tertentu.
2. Gelombang Mikro Satelit
Satelit komunikasi adalah sebuah stasiun relay gelombang mikro. Dipergunakan untuk menghubungkan dua atau lebih transmitter/receiver gelombang mikro pada bumi, yang dikenal sebagai stasiun bumi atau ground station. Satelit menerima transmisi diatas satu band frekuensi (uplink), amplifier dan mengulang sinyal-sinyal, lalu mentransmisikannya ke frekuensi yang lain (downlink). Sebuah satelit pengorbit tunggal akan beroperasi pada beberapa band frekuensi, yang disebut sebagai transponder channel, atau singkatnya transponder.
Satelit komunikasi merupakan suatu revolusi dalam teknologi komunikasi dan sama pentingnya dangan serat optic. Aplikasi-aplikasi terpenting untuk satelit lainnya diantaranya adalah:
  • Distribusi siaran televisi
  • Transmisi telepon jarak jauh
  • Jaringan bisnis swasta


3. Radio Broadcast
Satelit komunikasi merupakan suatu revolusi dalam teknologi komunikasi dan sama pentingnya dangan serat optic. Aplikasi-aplikasi terpenting untuk satelit lainnya diantaranya adalah:
  • Distribusi siaran televisi
  • Transmisi telepon jarak jauh
  • Jaringan bisnis swasta
4. Infra Merah
Komunikasi infra merah dicapai dengan menggunakan transmitter/receiver (transceiver) yang modulasi cahaya yang koheren. Transceiver harus berada dalam jalur  pandang maupun melalui pantulan dari permukaan berwarna terang misalnya langit-langit rumah. Satu perbedaan penting antara transmisi infra merah dan gelombang mikro adalah transmisi infra merah tidak dapat melakukan penetrasi terhadap dinding, sehingga masalah-masalah pengamanan dan interferensi yang ditemui dalam gelombang mikro tidak terjadi. 




Teknologi wireless berdasarkan tipe jaringan :
1. PAN ( Persomal Area Network )
merupakan jaringan yang menghubungkan komputer dengan perangkat yang berada disekeliling seseorang saja. Sebagai contoh komputer dengan telepon seluler atau PDA. Pada jaringan ini anda dapat menjangkau antar perangkat kurang lebih 10 m (30 feet)
2. LAN ( Local Area Network )
Local Area Network biasa disingkat LAN adalah jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah kecil; seperti jaringan komputer kampus, gedung, kantor, dalam rumah, sekolah atau yang lebih kecil.
Teknologi Wireless :
Wireless LAN (WLAN) yaitunya wifi atau wireless fidelity. empat-tempat yang menyediakan koneksi LAN dengan teknologi Wi-fi biasa disebut hotspot. Wireless Fidelity (Wi-Fi) adalah nama yang diberikan oleh Wi-Fi Alliance untuk mendeskripsikan produk wireless local area network (WLAN) yang berdasarkan standar Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE) 802.11 dengan beberapa teknologinya :
  • Tipe a  : 5,8 GHz kecepatan 54 mbps
  •  Tipe b  : 2,4 GHz kecepatan 11 mbps
  • Tipe g  : 2,4 GHz kecepatan 54 mbps
  • Tipe n  : 2,4 & 5,8 GHZ kecepatan 200 mbps

Tidak seperti jaringan kabel, jaringan wireless memiliki dua mode yang dapat digunakan : infastruktur dan Ad-Hoc. Konfigurasi infrastruktur adalah komunikasi antar masing-masing PC melalui sebuah access point pada WLAN atau LAN. Komunikasi Ad-Hoc adalah komunikasi secara langsung antara masing-masing komputer dengan menggunakan piranti wireless. Penggunaan kedua mode ini tergantung dari kebutuhan untuk berbagi data atau kebutuhan yang lain dengan jaringan berkabel

3. MAN (Metropolitan Area Network )
Metropolitan area network atau disingkat dengan MAN. Suatu jaringan dalam suatu kota dengan transfer data berkecepatan tinggi, yang menghubungkan berbagai lokasi seperti kampus, perkantoran, pemerintahan, dan sebagainya. Jaringan MAN adalah gabungan dari beberapa LAN. Jangkauan dari MAN ini antar 10 hingga 50 km
Teknologi wireless : wimax dengan standard IEEE 802.16
WiMAX adalah singkatan dari Worldwide Interoperability for Microwave Access, merupakan teknologi akses nirkabel pita lebar (broadband wireless access atau disingkat BWA) yang memiliki kecepatan akses yang tinggi dengan jangkauan yang luas. WiMAX Forum menetapkan 2 band frekuensi utama pada certication profile untuk Fixed WiMAX (band 3.5 GHz dan 5.8 GHz), sementara untuk Mobile WiMAX ditetapkan 4 band frekuensi pada system profile release-1, yaitu band 2.3 GHz, 2.5 GHz, 3.3 GHz dan 3.5 GHz.


4. WAN ( World Area Network )
Jaringan ini mencakup area yang luas dan mampu menjangkau batas propinsi bahkan sampai negara yang ada dibelahan bumi lain. Jaringan WAN dapat menghubungkan satu komputer dengan komputer lain dengan menggunakan satelit atau kabel bawah laut.
Teknologi wireless : satelit
Kelebihan dan Kelemahan
Media transmisi wireless memiliki keunggulan dan kelemahan, diantaranya sebagai berikut.  Adapun keunggulan dari media transmisi wireless :
  • Biaya pemeliharannya murah (hanya mencakup stasiun sel bukan seperti pada jaringan kabel yang mencakup keseluruhan kabel).
  • Infrastrukturnya berdimensi kecil, pembangunannya cepat, mudah dikembangkan (misalnya dengan konsep mikrosel dan teknik frequency reuse).
  • Mudah & murah untuk direlokasi dan mendukung portabelitas.
  • Koneksi Internet akses 24 jam, aksesnya yang cepat, dan bebas pulsa telpon.
Sedangkan kelemahan yang terletak pada media transmisi wireless :
  • Biaya peralatan mahal (kelemahan ini dapat dihilangkan dengan mengembangkan dan memproduksi teknologi komponen elektronika sehingga dapat menekan biaya jaringan).
  • Delay yang besar, adanya masalah propagasi radio seperti terhalang, terpantul dan banyak sumber interferensi (kelemahan ini dapat diatasi dengan teknik modulasi, teknik antena diversity, teknik spread spectrum dll).
  • Kapasitas jaringan menghadapi keterbatas spektrum (pita frekuensi tidak dapat diperlebar tetapi dapat dimanfaatkan dengan efisien dengan bantuan bermacam-macam teknik seperti spread spectrum/DS-CDMA).
  • Keamanan data (kerahasian) kurang terjamin (kelemahan ini dapat diatasi misalnya dengan teknik spread spectrum) [1,7 dan 9].
Teknologi wireless memiliki fleksibelitas, mendukung mobilitas, memiliki teknik frequency reuse, selular dan handover, menawarkan efisiensi dalam waktu (penginstalan) dan biaya (pemeliharaan dan penginstalan ulang di tempat lain), mengurangi pemakaian kabel dan penambahan jumlah pengguna dapat dilakukan dengan mudah dan cepat.

Kamis, 06 Agustus 2020

OPERASI DASAR MENU DAN TOOLBAR SOFTWARE PRESENTASI (MICROSOFT POWERPOINT)

Operasi dasar pada menu dan toolbar aplikasi microsoft power artinya adalah bagaimana kita menggunakan semua menu dan toolbar yang kita butuhkan untuk membuat sebuah file presentasi yang menarik, simple praktis dan bisa mempengaruhi auidens yang kita tuju.

Penggunaan semua MENU dan TOOLBAR yang ada sangat bergantung pada kebutuhan presentasi yang akan kita buat atau hasilkan. 

untuk bisa mengoperasikan MENU dan TOOLBAR, kita harus paham bagian-bagian dan Fungsi pada Microsoft Office Power Point, setelah anda paham bagian dan fungsinya anda bisa mengoperasikannya

adapun cara operasi dasarnya adalah kalian harus menggunkan tetikus (mouse) dan mengarahkan pointer ke bagian menu dan toolbar yang dibutuhkan kemudian kalian klik pada mosue.

Berikut ini adalah MENU dan TOOLBAR yang akan Anda temukan di setiap tab pita PowerPoint.

1. FILE
Menu/Tab file berfungsi untuk membuat, membuka, menyimpan, mencetak, mengatur ukuran halaman hingga menutup suatu dokumen. Menu/ tab File, yang Anda gunakan untuk hal-hal di balik layar yang Anda lakukan ke sebuah file, seperti membuka, menyimpan, berbagi, mengekspor, mencetak, dan mengelola presentasi Anda. Klik tab File untuk membuka tampilan baru yang disebut Backstage.

Klik dari daftar di sisi untuk melakukan yang ingin Anda lakukan; misalnya, klik Cetak untuk menemukan opsi dan pengaturan untuk mencetak presentasi Anda. Klik Kembali Kembali ke dokumen untuk kembali ke presentasi yang Anda kerjakan.

2. Home / Beranda

Memperlihatkan tab beranda dalam pita di PowerPoint

Tab Beranda berisi fitur Potong dan Tempel, opsi Font dan Paragraf, dan apa yang Anda perlukan untuk menambah dan menata slide.

3. Insert/Sisipkan

Memperlihatkan tab sisipkan dalam pita di PowerPoint

Klik Sisipkan untuk menambahkan sesuatu ke slide. Ini meliputi gambar, bentuk, bagan, link, kotak teks, video dan lain-lain.

4. Design / Desain

Memperlihatkan tab desain di pita dalam PowerPoint

Pada tab Desain, Anda bisa menambahkan tema atau skema warna, atau memformat latar belakang slide.

5. Transitions / Transisi

Perlihatkan tab transisi di pita dalam PowerPoint

Atur cara slide berganti dari satu slide ke slide berikutnya pada tab Transisi. Temukan galeri transisi dalam grup Transisi ke Slide Ini – klik Selengkapnya tombol Lainnya di sisi galeri untuk melihat semua transisi.

6. Animations / Animasi

Memperlihatkan tab animasi dalam pita di PowerPoint

Gunakan tab Animasi untuk melakukan koreografi gerakan hal-hal di slide Anda. Perhatikan bahwa Anda bisa melihat banyak animasi dalam galeri di grup Animasi, dan melihat lebih banyak lagi dengan mengklik Selengkapnya tombol Lainnya .

7. Slide Show / Peragaan Slide

Memperlihatkan tab Peragaan Slide dalam pita di PowerPoint

Pada tab Peragaan Slide, atur cara yang Anda inginkan untuk memperlihatkan presentasi Anda ke orang lain.

8. Preview / Peninjauan

Memperlihatkan tab peninjauan pada pita di PowerPoint

Tab Peninjauan memungkinkan Anda menambahkan komentar, menjalankan pemeriksaan ejaan, atau membandingkan satu presentasi dengan presentasi lainnya (seperti di versi lebih lama).

9. View /Tampilan

Memperlihatkan tab tampilan dalam pita di PowerPoint

Tampilan memungkinkan Anda melihat presentasi Anda dengan cara berbeda, bergantung pada posisi Anda dalam proses pembuatan atau pengiriman.

10. Tab Alat

Saat Anda mengklik beberapa bagian slide Anda, seperti gambar, bentuk, SmartArt atau kotak teks, Anda mungkin melihat tab baru berwarna muncul.

Memperlihatkan tab Alat Gambar dalam pita di PowerPoint

Dalam contoh di atas, tab Alat Menggambar muncul saat Anda mengklik bentuk atau kotak teks. Saat Anda mengklik gambar, tab Alat Gambar muncul. Tab serupa lainnya meliputi Alat SmartArt, Alat Bagan, Alat Tabel, dan Alat Video. Tab tersebut menghilang atau berubah saat Anda mengklik yang lain dalam presentasi Anda.

demikianlah cara operasi dasar menu dan toolbar yang ada dalam aplikasi microsoft power point

Selasa, 04 Agustus 2020

KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI DENGAN PERANGKAT KOMUNIKASI

Sejak kecil, kita selalu diajarkan untuk berkomunikasi, mulai dari belajar membaca, menulis, dan berbicara secara efektif. Kita juga harus belajar kosakata, tata bahasa, ejaan, tulisan tangan, dan pengucapan.

Setelah dewasa, komunikasi yang dibutuhkan tentunya lebih dari menyampaikan atau bertukar informasi. Komunikasi juga dibutuhkan untuk membangun dan berhubungan dengan orang lain secara emosional.

Hasil Telusur

Cuplikan pilihan dari web

Kemampuan komunikasi adalah suatu kemampuan untuk memilih perilaku komunikasi yang cocok dan efektif bagi situasi tertentu. “ komunikasi adalah proses penyampaian pesan oleh komunikator kepada komunikan melalui media yang menimbulkan efek tertentu”
Pada dasarnya, kemampuan berkomunikasi merupakan kebutuhan setiap orang. Kemampuan mengomunikasikan menjadi bagian dari kompetensi teknis bekerja.

Hakikat berkomunikasi adalah menyampaikan gagasan atau konsep kepada pihak lain. Komunikasi yang baik adalah bila informasi yang disampaikan, diterima sama isi dan maknanya oleh pihak lain. Terdapat berbagai cara berkomunikasi untuk mencapai komunikasi yang baik.

Kemampuan berkomunikasi yang baik sangat penting untuk menjalin dan memperkuat hubungan. Tanpa komunikasi dan interaksi, segala hubungan manusia menjadi tidak bermakna. ... Selain itu, komunikasi dan interaksi yang baik juga dapat menjadikan seseorang lebih unggul daripada orang lain.

Cara Meningkatkan Keterampilan Berkomunikasi 
  1. Perhatikan Artikulasi. Satu poin penting yang tak bisa dilewatkan dalam berkomunikasi adalah berbicara dengan jelas. ...
  2. Lakukan Kontak Mata. ...
  3. Lakukan Penyelarasan. ...
  4. Tambahkan Bahasa Tubuh. ...
  5. Berbicara dengan Santai. ...
  6. Tambahkan Empati. ...
  7. Beri Kesempatan Orang Lain Bicara. ...
  8. Atur Intonasi Suara.

Terdapat sekelompok orang yang mudah menyampaikan atau menerima informasi melalui percakapan verbal. Terdapat pula sekelompok orang yang lebih mudah menyampaikan atau menerima informasi verbal secara terulis sebagai pengganti percakapan. Informasi tertulis juga merupakan cara terbaik ketika percakapan verbal tidak dapat dilakukan secara langsung. Terdapat sekelompok orang yang mudah menerima informasi melalui gambar atau bagan diserta penjelasan secukupnya, sebagai pengganti percakapan verbal atau informasi tertulis. Terdapat sekelompok orang yang lebih mudah menerima informasi melalui video atau video animasi disertai penjelasan secukupnya sebagai pengganti cara berkomunikasi lainnya.

Kemampuan mengomunikasikan menjadi semakin mudah dan memiliki jangkauan luas seiring dengan perkembangan teknologi informasi. Perangkat digital yang merambah pada hampir seluruh bidang kehidupan mendukung proses berkomunikasi menjadi „tanpa hambatan‟. Pada sisi lain, kemudahan melakukan komunikasi tersebut harus dilakukan dengan tetap menjaga etika komunikasi digital, dengan apa yang disebut kewargaan digital (digital citizenship).

Melalui perangkat (komunikasi) digital, memungkinkan:
1. seseorang mencari alternatif solusi atas permasalahan yang dihadapinya;
2. seseorang mencari mitra kolaborasi untuk memodifikasi atau membuat produk baru/layanan kerja baru;
3. seseorang mengomunikasikan hasil kerja berupa produk/layanan kerja kepada orang lain, atau bahkan melakukan transaksi dan negosiasi.

Setidaknya, melalui perangkat digital memungkinkan seseorang mengomunikasikan kompetensi teknis yang dimiliki berikut gagasannya kepada orang lain. Melalui perangkat (komunikasi) digital memungkinkan seseorang menyampaikan informasi audio – visual yang diinginkan.

Pada dasarnya media komunikasi yang akan digunakan harus disesuaikan dengan jenis gagasan yang akan dikomunikasikan dan tujuan komunikasi. Tidak ada pilihan lain, kompetensi mengomunikasikan gagasan atau konsep tersebut harus dilakukan melalui presentasi digital sebagai media yang memungkinkan komunikasi menjadi semakin mudah dan luas, bahkan mendunia. Mempelajari perangkat digital harus dipandang sebagai upaya penguasaan keterampilan memanfaatkan alat komunikasi.

Kemampuan mengomunikasikan gagasan sama pentingnya dengan kemampuan menemukan gagasan.

Kemampuan mengomunikasikan gagasan pada hakikatnya adalah kebutuhan semua orang. Dengan demikian, kemampuan mengomunikasikan gagasan adalah bagian dari kecakapan hidup (life skill).

Mata Pelajaran Simulasi dan Komunikasi Digital bagi siswa SMK merupakan alat untuk mengomunikasikan gagasan atau konsep melalui presentasi digital. Dalam fungsinya sebagai alat, mata pelajaran ini memberikan keterampilan penguasaan alat agar siswa mengetahui menggunakannya ketika diperlukan.

Media atau perangkat komunikasi adalah suatu alat atau sarana yang digunakan untuk menyampaikan pesan dari komunikator kepada khalayak. Media alami /natural yang dominan dalam berkomunikasi adalah pancaindera manusia seperti telinga dan mata.

Media atau perangkat komunikasi sangat bermanfaat bagi kita diantaranya untuk:
  1. sebagai jendela yang memungkinkan kita untuk dapat melihat lingkungan yang lebih jauh, sebagai penafsir yang membantu memahami pengalaman,
  2. Sebagai landasan penyampai informasi, 
  3. Sebagai komunikasi interaktif yang meliputi opini audiens, 
  4. Sebagai penanda pemberi intruksi atau petunjuk , 
  5. Sebagai penyaring atau pembagi pengalaman dan fokus terhadap orang lain, 
  6. cermin yang merefleksikan diri kita dan penghalang yang menutupi kebenaran. 
Media komunikasi juga dijelaskan sebagai sebuah sarana yang dipergunakan sebagai memproduksi, reproduksi, mengolah dan mendistribusikan untuk menyampaikan sebuah informasi. Media komunikasi sangat berperan penting bagi kehidupan masyarakat. Secara sederhana, sebuah media komunikasi adalah sebuah perantara dalam menyampaikan sebuah informasi dari komunikator kepada komunikan yang bertujuan agar efisien dalam menyebarkan informasi atau pesan. Komunikasi merupakan bentuk percakapan yang berlangsung atas dasar persamaan persepsi. Komunikasi dalam bahasa inggris communication berasal dari kata latin communicatio dan berasal dari kata communis yang berarti sama


Teknologi informasi dan komunikasi saat ini berkembang sangat pesat. Hal itu dapat kita lihat dari berbagai peralatan teknologi komunikasi yang ada sekarang. Tidak hanya canggih dan modern, peralatan teknologi komunikasi yang ada saat ini memudahkan berbagai aktivitas Anda semua. Anda mungkin mengira peralatan teknologi komunikasi hanya sebatas pada telepon saja. Nyatanya, ada banyak peralatan teknologi komunikasi yang mungkin belum Anda tahu sebelumnya. berikut berbagai peralatan teknologi komunikasi beserta fungsinya. Berikut informasinya.

1. Surat

Sebelum teknologi mulai berkembang pesat, surat adalah alat komunikasi yang jadi andalan banyak orang. Melalui surat Anda dapat berbagi informasi dan mencari tahu kabar keluarga, kerabat dan teman yang berjarak jauh. Proses penyampaian informasi melalui surat memang tergolong lama. Walaupun begitu, saat ini media surat juga masih digunakan untuk keperluan tertentu di perkantoran dan perusahaan.

2. Telegraf

Telegraf adalah alat komunikasi yang berfungsi untuk mengirim pesan dengan media kabel, listrik dan radio. Walaupun alat komunikasi ini sudah banyak ditinggalkan, namun beberapa kalangan masih memakainya yaitu di bidang pelayaran dan militer.

3. Radio

Radio adalah salah satu alat komunikasi yang banyak dipakai pada masa lalu. Radio dapat mengirim informasi dengan cara mentransmisikan gelombang elektromagnetik ke ruang angkasa. Proses komunikasi dan penyebaran informasi melalui radio membutuhkan pemancar dan penerima yang memiliki antena. Selain itu juga membutuhkan peralatan seperti mikrofon pada pemancar dan pengeras suara pada penerima.

4. Televisi

Televisi adalah peralatan teknologi komunikasi yang pasti ada disetiap rumah. Televisi banyak diminati karena mampu memberikan informasi dengan cepat. Umumnya televisi dipakai untuk menyampaikan informasi yang sifatnya massal.

5. Facsimile

Facsimile adalah peralatan teknologi komunikasi yang dipakai di kantor-kantor dan perusahaan. Facsimile berfungsi untuk menerima dan mengirim informasi lewat telephoto. Facsimile memungkinkan Anda untuk dapat mengirim salinan suatu halaman berupa gambar dan tulisan ke mesin facsimile yang ada di tempat lain melalui saluran telepon. Proses pengirimannya pun hanya membutuhkan beberapa menit saja.

6. Telepon Kabel

Sebelum ada jaringan wireless, telepon zaman dahulu memakai jaringan kabel. Melalui alat ini Anda dapat melakukan komunikasi suara secara langsung dengan orang yang berada sangat jauh. Namun, seiring dengan berkembangnya teknologi, pengguna telepon kabel pun semakin berkurang.

7. Smartphone

Bermula dari telepon seluler biasa yang hanya bisa melakukan panggilan dan mengirim sms, telepon nirkabel saat ini semakin canggih saja. Saat ini dunia telepon genggam ramai pada penggunaan smartphone yang juga dapat dipakai untuk memutar musik dan video, mengirim gambar serta mengakses internet dan sosial media. Perubahan gaya hidup di masyarakat pun juga mulai berubah. Jika dulu hanya kalangan tertentu saja yang bisa memiliki telepon genggam, sekarang bahkan golongan menengah kebawah sudah mampu membelinya karena hadir dengan harga yang terjangkau.

8. Komputer

Komputer juga merupakan peralatan teknologi komunikasi yang sifatnya wajib dimiliki oleh masyarakat zaman sekarang. Selain sebagai alat komunikasi dan alat pengolah data, komputer juga digunakan untuk kepentingan penyimpanan data. Bahkan, komputer saat ini juga berkembang ke teknologi nirkabel seperti laptop, netbook dan notebook.

Peralatan teknologi komunikasi merupakan hal yang sangat penting karena dapat menghubungkan banyak orang secara langsung dari jarak jauh. Jika dulu komunikasi hanya sebatas surat, sekarang perkembangannya menjadi lebih modern. Hal tersebut terbukti dengan semakin canggihnya peralatan teknologi komunikasi di zaman sekarang seperti smartphone. Kedepannya, peralatan teknologi komunikasi dipastikan akan lebih menggebrak lagi dari yang ada sekarang. 

Sasaran akhir adalah mengomunikasikan gagasan dengan BENAR, BAIK, dan INDAH. Mengomunikasikan gagasan berbentuk karya (produk/layanan) dan berbagi pada orang lain adalah hakikat dari Mata Pelajaran Simulasi dan Komunikasi Digital: IDE – PRODUK – BERBAGI.


Kamis, 30 Juli 2020

MENYELESAIKAN MASALAH DAN MENGOMUNIKASIKAN GAGASAN


Masalah dalam hidup terkadang terlalu memberatkan dan Anda sangat tidak ingin menghadapinya. Untungnya, penelitian terkait mengatasi masalah seseorang sering dilakukan dan ada banyak langkah kognitif, emosional, dan tingkah laku yang bisa diambil untuk menyelesaikan masalah Anda dengan efektif. 

Tidak satupun manusia yang tidak memiliki masalah dalamhidupnya. Bahkan masalah ada di setiap saat. Masalah tidak bolehdihindari, masalah harus dicarikan solusinya. Menunda pencarian solusi atas suatu masalah, akan menghadirkan masalah lain, yang kadang-kadang menjadi semakin besar dan pelik. 

Masalah muncul dalam berbagai bidang kehidupan. Masalah dikenalisebagai kondisi yang muncul ketika terdapat kesenjangan antaraharapan dan kenyataan. Kenyataan adalah kondisi yang ada, sedangkan harapan adalah kondisi yang, seharusnya dansebaiknya, sesuai dengan kebutuhan kita. 

Ketika kita menghadapi kondisi tersebut, kita harus menghadapinya danmencari solusi sebagai jalan keluar yang dapat mengatasi masalah.Mengatasi masalah dapat dilakukan jika kita mampu mengenalimasalah. Mengenali masalah masih merupakan masalah tersendiri, bagibanyak orang. Banyak orang yang belum terasah kemampuannyamengenali masalah. 

Manusia selalu berpikir memecahkan masalah. Ketika berpikir, dalamkedudukannya sebagai makhluk rasional, manusia mampumenggunakan pengetahuan yang ada untuk menemukan ide. Idemuncul sesaat ketika proses berpikir dilakukan. Pada ide yang hanyamuncul sesaat ini harus dilakukan penalaran. Jadi manusia harusmenalar ide. Banyak atau sedikitnya pengetahuan atau pengalamanyang dimiliki, sangat mempengaruhi banyak sedikitnya ide yang muncul saat berpikir. Pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki jugamempengaruhi proses penalaran terhadap ide seseorang. 

Banyak masalah yang solusinya hanya memerlukan satu langkah tanpa mempertimbangkan banyak hal lain. Namun lebihbanyak lagi masalah yang solusinya harus mempertimbangkan banyak hal.

Bila masalah hanya memerlukan satu langkah sebagai solusi tanpamempertimbangkan banyak hal, segera lakukan. Bila masalahmemerlukan solusi yang harus mempertimbangkan banyak hal, sebaiknya seseorang selalu meneroka (melakukan eksplorasi) mencaribeberapa jenis ide yang mungkin dapat dilakukan. Dari beberapa ideyang ditemukan, pertimbangkanlah satu demi satu, berdasarkanmanfaat dan akibat buruk yang ditimbulkannya. Prosesmempertimbangkan setiap ide yang akan dijadikan solusi yang terbaik dan paling tepat memerlukan pengetahuan dan pengalaman, baik pengalaman sendiri atau pengalaman orang lain.Proses mempertimbangkan ide menjadi solusi terpilih, bila diasah dandilakukan berulang-ulang, akan membentuk sikap yang bijaksana yaitumempertimbangkan manfaat dan akibat buruk sebelum mengambilkeputusan. 

Jadi solusi yang baik adalah ide kreatif yang:

1. mengatasi masalah secara permanen;
2. dapat dilakukan sesuai dengan kemampuan kita;
3. bermanfaat bagi (semakin) banyak orang;
4. tidak bertentangan dengan hukum, kesantunan, norma yangberlaku;
5. mampu menginspirasi orang lain.

Mungkin saja masih ada solusi yang tidak sesuai dengan butir nomor 2sampai dengan nomor 5 di atas. Seseorang dapat meneroka ide lain,setidaknya mempertimbangkan setiap solusi yang akibat buruknyamenimpa sedikit pihak yang dirugikan, serta seseorang harusbertanggungjawab atas akibat buruk yang ditimbulkan

Kemampuan mengenali dan merumuskanmasalah sudah menjadi modal awal menemukan ide dan solusi.

Setiap ide yang sudah dinalar menjadi solusi, akan menjadi gagasan seseorang untuk dilakukan, bahkan dapat dikomunikasikan kepadaorang lain.

Setiap manusia yang hidup pasti akan selalu dihadapkan oleh berbagai masalah. Ini adalah kenyataan yang tak dapat dihindari. Namun, bagaimana cara Anda merespon dapat menentukan apakah masalah tersebut berakhir dengan baik atau malah semakin parah. Untuk bisa merespon masalah dengan benar, dibutuhkan perspektif yang benar lebih dahulu. Berikut adalah hal-hal yang dapat Anda coba agar dapat memperoleh perspektif yang lebih baik saat menghadapi masalah:

#1 Refleksi Diri

Jika Anda mengalami masalah atau konflik dengan orang lain, cobalah untuk merefleksi diri sendiri. Apakah ada sesuatu yang salah dengan diri Anda dan harus Anda perbaiki sehingga membuat orang lain merasa tidak nyaman dengan Anda dan menyebabkan konflik.

Walaupun tak selamanya Anda yang berada pada posisi “bersalah”, atau bisa dibilang sebagai korban, apakah Anda tetap berpikir untuk mencari jalan damai dengan orang yang sedang berkonflik dengan Anda?

Mempertahankan diri pada posisi benar dan menunjukkan kesalahan orang lain, bisa jadi keputusan yang membuat hubungan Anda tidak berjalan mulus dengan orang tersebut di kemudian hari.

Orang yang mengakui kesalahannya sendiri adalah mereka yang benar-benar menyadari kesalahannya, bukan karena ia merasa “terpojok” dan memaksa dia mengakui sesuatu yang sebenarnya ia tidak ingin akui.

#2 Ambil Waktu Berpikir Jernih

Ketika sedang menghadapi masalah, otak kita bekerja menjadi tidak beraturan dan tak jarang bisa membuat orang menjadi lepas kendali.

Emosi yang tak terkendali mampu mempengaruhi pikiran Anda.

Jangan biarkan emosi mengendalikan pikiran dan kuasa Anda untuk melakukan hal yang baik dan positif.

Ambil waktu untuk menenangkan diri dan cobalah untuk mengampuni orang lain dan diri sendiri agar pikiran semakin jernih dan masalah dapat terkendali.

#3 Bicarakan Secara Kekeluargaan

Anda sudah tenang dalam proses mengampuni orang yang berkonflik dengan

Tiba saatnya, Anda harus menyelesaikannya secara kekeluargaan.

Mengampuni tidak hanya di bibir saja, tetapi dari perbuatan dan mau mengambil keberanian untuk berbicara dengannya.

Ingat, tujuan Anda adalah untuk menyelesaikan masalah, bukan lari dari masalah dengan hanya mengatakan pada diri sendiri bahwa Anda sudah mengampuni, namun diam seribu bahasa ketika berhadapan dengan orang tersebut?

Mungkin Anda berpikir, “saya sudah melupakan masalah itu dan tidak mau mengungkitnya.” Namun masih ada perasaan mengganjal dalam hati Anda ketika Anda melihat muka atau setidaknya mendengar nama orang tersebut di telinga Anda.

Jika hal itu terjadi, artinya masalah tersebut belum selesai, dan Anda harus bertemu dengan orang tersebut untuk menyelesaikannya dengan pikiran yang tenang secara kekeluargaan.

#4 Ambil Inisiatif Positif

Tak selamanya niat baik seseorang ditanggapi dengan baik oleh orang lain.

Berharap itu sangat baik, tapi memiliki ekspektasi agar orang lain berpikir dan melakukan yang sama dengan pikiran kita, itu sama saja seperti seorang yang naif.

Jika orang tersebut tidak memiliki inisiatif yang baik untuk menyelesaikan masalah, tak perlu khawatir dengan hal itu.

Yang terpenting, Anda sudah mengambil inisiatif yang baik dan positif dengan mengampuninya, mengampuni diri sendiri dan juga mau bertemu secara kekeluargaan menyelesaikan masalah tersebut. 

#5 Lihat Peluang di Balik Sebuah Ketidakberuntungan

Banyak hal yang bisa kita pelajari dari sebuah konflik atau masalah.

“Bukan kesenangan melainkan masalah yang membawa seseorang menaiki tangga kesuksesannya” – Anonim

Pengalaman memberikan pembelajaran akan setiap kemungkinan yang bisa terjadi.

Akan selalu ada peluang dari setiap ketidakberuntungan. Konflik yang Anda alami pasti ada hikmah yang bisa dipelajari.

Jangan lupakan setiap diari masalah Anda. Suatu hari Anda akan memerlukannya, atau setidaknya orang lain di sekitar Anda yang memerlukan saran Anda, seperti pengalaman yang pernah Anda alami dalam menghadapi konflik.

MENGGALI IDE

Berbicara untuk mengomunikasikan ide dan gagasan, sebenarnya merupakan sebuah proses alamiah. Kesuksesan dalam menyampaikan ide/gagasan bergantung pada “penalaran” dan juga “rasa” yang dituangkan dalam rangka mengajak pembaca/pendengar terlibat dalam konten yang dipaparkan. Penalaran merupakan kemampuan untuk mempertimbangkan, menyusun, atau meneguhkan keyakinan. 

1. Imajinasi 
Ide perlu digali agar ditemukan. Untuk itu diharapkan dapat memulainya dengan cara berkonsentrasi. Konsentrasi adalah hal pertama dan alat utama yang harus dilakukan/digunakan. Setelah merasa nyaman dan mampu berkonsentrasi, cobalah deskripsikan hal-hal yang telah diketahui di area tersebut, kemudian tuliskan!. Misalnya, jika dapat berkonsentrasi di ruang belajar, maka akan mudah melihat „meja‟ yang terdiri atas kepala meja (bagian paling atas meja), badan meja (rak/lemari di bawah kepala meja), dan kaki meja. Dari pengamatan (observasi) tersebut, buatlah beberapa pertanyaan, yang antara lain sebagai berikut. 

a. Mengapa meja memiliki kepala meja, badan meja, dan kaki meja? 
b. Bagaimana apabila salah satu komponen tersebut. tidak ada, apakah mengganggu kenyamanan? 
c. Ada berapa jenis meja yang ada di dunia? 
d. Kapan meja ditemukan? Bagaimana ditemukan? 

Ketika berpikir, mungkin akan muncul mengenai materi pembuatan meja. 

a. Materi apa saja yang digunakan untuk membuat meja? 
b. Darimanakah asal materi-materi tersebut? 
e. Materi manakah yang paling disukai untuk membuat meja? Mengapa? 

Kemudian perhatikan aspek keindahan meja 
a. Keahlian pembuatan meja. 
b. Seni dalam pembuatan meja. 
c. Produksi masal dalam pembuatan meja. 
f. Bagaimana jika meja tidak pernah ditemukan? Apa pengaruhnya terhadap rumah, sekolah, dan kehidupan? 

Contoh di atas menunjukkan bagaimana proses kerja pikiran kita secara alami pada saat menemukan ide. Proses berpikir mirip dengan batu yang dilemparkan ke kolam, riaknya dapat melebar sampai jauh. Ide pertama katakan saja „batu‟ tersebut, sedangkan ide-ide berikutnya adalah „riak‟ yang dapat melebar tak terhingga. Jika memulai penggalian ide seperti ini, seringkali hasilnya tak terduga. Untuk dapat menguasai hal ini, perlu berlatih dan berlatih. Pilih subjek yang berbeda pada hari yang berbeda, tulis semua apa yang dipikirkan dan rasakan. 

Lanjutkanlah dengan sedikit berpikir lebih keras. Pilihlah subjek yang menarik tetapi hanya sedikit yang diketahui tentang subjek tersebut. Ulangi lagi proses menggali ide, endapkan ide tersebut, dan beri waktu hingga 24 jam untuk mempertimbangkan ide-ide itu. Ulangi lagi proses penggalian ide tanpa harus merujuk kepada hasil penggalian ide yang pertama, kemudian bandingkan kedua daftar ide yang didapat. Pada saat membandingkan, akan terlihat beberapa ide yang berulang. Itulah yang menjadi kesimpulan terhadap subjek tersebut. Kesimpulan tersebut. merupakan kesimpulan sejati yang telah tertanam dalam pikiran. Oleh karena itu, kemungkinan besar tidak akan memiliki kesulitan untuk mengingat atau mengomunikasikannya dengan cara yang meyakinkan. Apabila telah melakukan latihan ini beberapa kali, akan melatih penggalian ide-ide kreatif pada subjek yang familiar maupun kurang familiar. 

Jangan bekerja pada saat pikiran lelah, dan jangan tergoda untuk mengambil materi dari luar karena pada fase ini Anda harus berani untuk mulai pada kebutuhan sendiri. 
Melatih konsentrasi adalah hal yang paling sulit. Galilah ide dari materi/subjek yang tidak familiar sama sekali, meskipun awalnya tidak percaya diri ketika membicarakan subjek tersebut. di hadapan publik 

tanpa persiapan. Untuk dapat melaksanakannya dengan baik, tentu saja dibutuhkan latihan yang berulang-ulang dalam hitungan hari, minggu, ataupun bulan, tergantung kepada latihan berpikir yang telah dimiliki sebelumnya, dan juga kemampuan berkonsentrasi. 

2. Bernalar 
Berpikir kreatif harus melalui proses penalaran. Bagian inilah yang akan dilatih bernalar. Mempelajari bagaimana mengerucutkan ide-ide, merancang kerangka paparan, mengecek fakta-fakta yang digunakan, dan mengidentifikasi informasi tambahan yang (mungkin) masih dibutuhkan. 

Hal itu dapat memulai dengan cara berkonsentrasi, menghasilkan ide-ide kerja nalar melalui rasa (emosi), dan ketika ide-ide sudah tersedia, akan terasa puas atas ide-ide tersebut. Segera coret salah satu ide itu, jika ide tersebut menimbulkan keragu-raguan. 

a. Pengerucutan Ide 
Dalam latihan imajinasi, Anda dapat bekerja sesuka pikiran. Mengganti dari ide yang satu ke ide yang lain, mengumpulkan sebanyak-banyaknya ide. Hasilnya barangkali merupakan ide kreatif yang campur aduk. Pisahkan ide yang didapat ke dalam beberapa kelompok. Masing-masing kelompok memiliki judul sesuai dengan ide yang akan dibicarakan. Hal ini untuk melatih pikiran, sehingga dapat mengomunikasikan ide dengan jelas dan lugas (tidak bertele-tele). 

Kemampuan untuk mengelompokkan ide sangat diperlukan. Untuk itu, mulailah dengan objek yang dikenal. Misalnya mengenai “pemanfaatan listrik”. Tuliskan barang-barang yang memanfaatkan listrik yang diketahui, kemudian tuliskan pokok pembahasan dari masing-masing barang. Hasilnya mungkin dapat dilihat sebagai berikut. 

Ide-ide Pokok Pembahasan 

1. Rice Cooker              1. Alat rumah tangga 
2. Telepon genggam      2. Komunikasi 
3. Lift                            3. Angkutan 
4. TV                             4. Alat rumah tangga 
5. Kereta listrik             5. Angkutan 
6. X-Ray                       6. Kesehatan 

Dapat disimpulkan bahwa dengan hanya berpikir sedikit saja, dapat menghasilkan pelbagai ide. Oleh karena itu, dari pikiran yang berkembang secara acak, tuliskanlah butir-butir ide dan identifikasi „pokok pembahasan‟ untuk setiap butirnya. Coba lakukan beberapa kali dengan metode yang sama. 

b. Merancang desain 
Pada bagian ini, akan merancang urutan hal-hal yang akan disampaikan, tentunya dengan mempertimbangkan nalar Anda, sambil berusaha memunculkan sebuah desain hasil kreasi sendiri. Dengan melakukan hal ini, tidak akan terlupa bagian-bagian yang akan disampaikan saat pembicaraan. 

Untuk melakukan hal tersebut, hal yang paling mudah adalah mulailah memilih pokok pembahasan yang paling banyak dikenal orang. Misalnya, jika pendengar sebagian besar adalah wanita, maka pokok pembahasan „alat rumah tangga‟ akan menarik. Berangkat dari titik tersebut kemudian kembangkan sebuah rancangan. Mungkin diperlukan untuk membuat hubungan antarpokok pembahasan, yang dimulai dari peralatan rumah tangga, kemudian telepon genggam yang juga dipakai sehari-hari, dilanjutkan dengan naik kereta api (listrik) untuk pergi ke suatu tempat, kemudian 

di tengah jalan ada kecelakaan, sehingga perlu dibawa ke rumah sakit dan dilakukan rontgen dengan x-ray. Berdasarkan rangkaian cerita tersebut, mungkin akan membuat urutan sebagai berikut. 

Pokok Pembahasan 
1. Alat rumah tangga 
2. Komunikasi 
3. Angkutan 
4. Kesehatan 

Mudah bukan? Cara ini dapat diandalkan, karena dari satu ide akan memunculkan ide yang lain. Hal yang terpenting adalah urutan ide yang akan disampaikan harus dalam urutan logis, jika tidak demikian maka akan dirasa ada bagian-bagian yang hilang atau terputus. Perhatikan contoh berikut ini! 

Contoh meja 

1. Pemikiran acak tentang meja 
2. Sejarah perkembangan meja 
3. Meja di masa depan 
4. Ide baru 
(a) Mengapa meja diciptakan? 
(b) Mengapa meja memiliki kepala, badan, dan kaki meja? 
(c) Kenyamanan vs kebermanfaatan meja. 
(d) Berbeda jenis, berbeda pula tujuan penggunaan meja 

(a) Materi pembuatan meja: kayu, metal, plastik. 
(b) Keahlian pembuat meja. 
(c) Beberapa contoh periode perkembangan meja. 

(a) Kegunaan vs keahlian pembuat meja 
(b) Harga 
(c) Produksi massal vs desain meja 

(a) Apakah meja hanya didesain untuk kenyamanan? 
(b) Apa yang terjadi apabila tidak ada meja di rumah, sekolah, dan kehidupan? 

Rancangan yang dikembangkan mungkin berbeda dari yang ditampilkan di atas, karena telah dikembangkan dari hal-hal yang disukai. Dalam kondisi tetap berkonsentrasi, kembangkan pembicaraan dari pelbagai objek. 

c. Petakan jalur Anda 
Proses pengerucutan ide dan perancangan desain haruslah sesuai dengan „jalur‟ yang diharapkan. Pastikan pikiran kreatif dan penalaran dapat sampai ke tujuan dan menggunakan jalur terpendek, tidak berputar-putar dan bertele-tele. Pada awalnya, pikiran kreatif Anda tidak akan mempertanyakan ketepatan, tetapi lebih berfokus kepada hal-hal yang menurut Anda menarik/bermanfaat. Tetapi kemudian penalaran Anda akan memperingatkan, bahwa ide-ide yang telah dikembangkan mungkin belum cukup untuk menjadi sebuah pemikiran atau konsep, sehingga akan berbahaya apabila „jalur‟ pengembangan ide tersebut tidak dicek kembali. 

Periksa kembali „jalur‟ pengembangan dari ide, mungkin sesuatu yang sederhana. Akan tetapi, pada saat melakukannya, bisa jadi akan merasakan ada ide-ide atau pengetahuan yang kurang. Oleh karena itu, untuk pertama kalinya cari informasi dari pelbagai sumber.

d. Lengkapi Pengetahuan Anda 
Setelah memutuskan „jalur‟ pengembangan ide yang akan dipaparkan, maka akan lebih mudah dalam mencari pengetahuan yang dibutuhkan. Anda akan menikmati waktu untuk mencari informasi di internet atau perpustakaan sebagai upaya dalam mencari fakta-fakta yang menguatkan dan mewarnai paparan yang akan disampaikan. Hal utama yang harus diingat ketika mengumpulkan informasi (fakta) tambahan adalah informasi-informasi tersebut haruslah sesuai dengan desain yang dibuat dan menguatkan pendapat. 

Kumpulkanlah informasi (fakta-fakta) yang sesuai dengan pembahasan. Jangan bawa ide-ide baru karena akan terjadi ketidakseimbangan dalam seluruh desain, yang dapat membuat pikiran kreatif kehilangan rasa dan minat untuk dikerjakan. Pilihlah informasi yang menguatkan ide-ide. Aturlah jumlah informasi yang dibutuhkan sesuai dengan alokasi waktu yang tersedia pada saat paparan. 

Mulailah paparan dengan cara mengulang-ulang butir-butir utama yang disampaikan dengan tegas sehingga pikiran memiliki arah yang jelas. Kemudian di setiap bagian kembangkanlah subpokok pembahasan yang diakhiri dengan cara mengulang kembali butir-butir utama yang ingin disampaikan dengan jelas. 

Apakah proses ini telah dilalui dengan memuaskan? Jika sudah, berarti jerih payah Anda telah terbayar karena kemampuan untuk menghubungkan antara perasaan dan penalaraan merupakan ujian utama bagi para pembicara dan merupakan sebuah kekuatan dari gagasan. 

Pada saat mencoba memaparkannya pertama kali, mungkin merasa tidak berpengalaman dan mungkin akan kecewa. Akan tetapi jangan putus asa, carilah hal-hal apa yang dapat membantu, dan kemudian lihat kembali hasilnya.

Mengomunikasikan gagasan

Gagasan yang ditemukan oleh seseorang, dapat dikomunikasikan kepada oranglain dengan berbagai tujuan. Kemampuan mengomunikasikan gagasan kepadaorang lain harus dilatih.

Gagasan apapun dapat dikomunikasikan dalam Mata Pelajaran Simulasi danKomunikasi Digital harus diberlakukan sebagai ajang belajar mengidentifikasimasalah dan menalar gagasan yang akan dijadikan solusi sertamengomunikasikannya. Apapun gagasannya.

Memperkenalkan resep makanan yang sudah dibuat, misalnya, dapat menjadiide kreatif yang dikomunikasikan melalui berbagai media.

Demikianjugamemperkenalkan:
1. resep makanan baru sebagai modifikasi resep sebelumnya, atau
2. cara memasak agar lebih enak dan menarik, atau
3. penataan/penyajian makanan, atau
4. cara yang benar menggunakan alat memasak, atau
5. memperkenalkan resep makanan sebagai ciptaan baru;

semuanya dapat menjadi ide kreatif.

Demikian banyak dan luasnya bidang kehidupan yang dapat dijadikan ide kreatif.Ide kreatif ditemukan bukan saja ketika seseorang menghadapi masalah, tetapijuga untuk mengantisipasi jika masalah itu muncul dalam kehidupan seseorang.

Apalagi kalau seseorang mau melakukan eksplorasi (penerokaan) tentangperubahan produk lama menjadi produk baru (modifikasi) melalui:

1. perubahan: warna, bentuk, bahan; atau
2. penambahan fungsi produk dengan menambahkan bagian tertentuyang diperlukan;
3. membuat produk (yang benar-benar) baru; 

semuanya dapat menjadi ide kreatif.

Ide kreatif yang terkait dengan benda kerja (kompor, mixer, blender, mesinbor, dan sejenisnya) dapat ditingkatkan fungsinya denganmelakukan penambahan:

1. kecepatan kerja, atau
2. ketepatan kerja, atau
3. kenyamanan kerja.

Proses kreatif dapat dilakukan melalui 4 tahap: 

Mengamati
Menirukan
Modifikasi
Membuat baru 
(Niteni, Nirokke, Nambahi, Nemokke, Ki HajarDewantara).

Hal yang harus dibiasakan sejak awal dalam mata pelajaran ini adalahmengemukakan gagasan yang benar dengan cara yang baik. Ide kreatifnya ada,tetapi akan menjadi sia-sia jika gagasannya

salah. Ide kreatifnya ada, benar, tetapi cara mengomunikasikannya tidak baik,hasilnya justru akan memberikan nilai kurang pada diri seseorang.