Sabtu, 06 Agustus 2022

Menambahkan repositori lokal ke sistem operasi Debian 11 “Bullseye”

Layanan repositori Debian 11 “Bullseye”

Repositori merupakan sebuah layanan yang di dalamnya menyimpan berkas arsip untuk kebutuhan tertentu. Pada kasus Debian ini, repositori berfungsi sebagai tempat untuk menyimpan berkas arsip yang berisi paket-paket yang digunakan oleh Debian.

Sistem Debian sudah terkonfigurasi dengan layanan repositori ini untuk memeriksa dan mengunduh paket terbaru untuk memperbarui paket-paket lama yang sudah terpasang.

Pengaturan repositori ini bisa diatur sedemikian rupa oleh penggunanya.

Daftar repositori lokal Debian 11 “Bullseye”



Repositori lokal, mengacu pada lokasi layanan repositori yang ada di Indonesia. Bukan hanya dioperasikan oleh instansi atau komunitas yang ada di Indonesia saja, repositori lokal juga mengacu pada lokasi peladennya.

Kalau instansi atau komunitasnya asli Indonesia, tapi peladen repositorinya ada di luar negeri, ya sama aja, kan.

Berikut ini daftar rekomendasi repositori lokal Debian 11 “Bullseye” yang bisa kita gunakan.



Kambing UI
deb http://kambing.ui.ac.id/debian/ bullseye main contrib non-free
deb http://kambing.ui.ac.id/debian/ bullseye-updates main contrib non-free
deb http://kambing.ui.ac.id/debian-security/ bullseye/updates main contrib non-free 
Kebo VLSM
deb http://kebo.vlsm.org/debian/ bullseye main contrib non-free
deb http://kebo.vlsm.org/debian/ bullseye-updates main contrib non-free
deb http://kebo.vlsm.org/debian-security/ bullseye/updates main contrib non-free 
Data Utama Surabaya
deb http://kartolo.sby.datautama.net.id/debian/ bullseye main contrib non-free
deb http://kartolo.sby.datautama.net.id/debian/ bullseye-updates main contrib non-free
deb http://kartolo.sby.datautama.net.id/debian-security/ bullseye/updates main contrib non-free 
Mirror Unej
deb http://mirror.unej.ac.id/debian/ bullseye main contrib non-free
deb http://mirror.unej.ac.id/debian/ bullseye-updates main contrib non-free
deb http://mirror.unej.ac.id/debian-security/ bullseye/updates main contrib non-freenon-free


Daftar repositori internasional Debian 11 “Bullseye”

Debian 11: Official sources.list

To set up a Debian 11 official repository on your system, add/update the /etc/apt/sources.list file with the below details.

deb http://deb.debian.org/debian/ bullseye main
deb-src http://deb.debian.org/debian/ bullseye main

deb http://security.debian.org/debian-security bullseye-security main contrib deb-src http://security.debian.org/debian-security bullseye-security main contrib deb http://deb.debian.org/debian/ bullseye-updates main contrib
deb-src http://deb.debian.org/debian/ bullseye-updates main contrib

Debian 11: Contrib & Non-Free

If you want to receive contrib and non-free packages for your system, use the below one.

deb http://deb.debian.org/debian bullseye main contrib non-free
deb-src http://deb.debian.org/debian bullseye main contrib non-free

deb http://deb.debian.org/debian-security bullseye/updates main contrib non-free deb-src http://deb.debian.org/debian-security bullseye/updates main contrib non-free deb http://deb.debian.org/debian bullseye-updates main contrib non-free
deb-src http://deb.debian.org/debian bullseye-updates main contrib non-free

Debian 11: Backports

In case you want to add Backports, update the sources.list with the below information.

deb http://deb.debian.org/debian bullseye-backports main contrib non-free
deb-src http://deb.debian.org/debian bullseye-backports main contrib non-free

Cara mengaplikasikan repositori lokal ke sistem operasi Debian 11 “Bullseye”

Ada cara yang paling mudah untuk mengaplikasikan repositori lokal di atas ke sistem operasi Debian 11.

Untuk pengaplikasian yang mudah, cukup menggunakan aplikasi Software and Updates. Hanya saja, penggunaan aplikasi tersebut terbatas pada pengguna sistem operasi Debian 11 dengan tampilan grafis.

Ditambah lagi, aplikasi Software and Updates hanya akan memuat cerminan yang sudah terdaftar secara resmi saja.

Nah, karena ada beberapa yang tidak sesuai dengan harapan, kita akan mengaplikasikan layanan repositori lokal dengan cara manual saja.

Caranya cukup mudah. Cukup mengikuti langkah-langkah pengaplikasian layanan repositori lokal ke sistem operasi Debian 11 di bawah ini.

1. Edit berkas sources.list

Sebelum mengedit berkas sources.list, saya sarankan untuk memilih salah satu dari daftar repositori lokal yang sudah saya bagikan, di atas. Ingat, cukup salah satu saja.

Sebagai contoh, di artikel ini, saya akan memilih layanan repositori lokal dari Data Utama, yaitu Kartolo.

Selanjutnya, silahkan edit berkas sources.list yang ada di direktori /etc/apt dengan perintah berikut.

# nano /etc/apt/sources.list

Hapus semua konfigurasi yang sudah ada. Kalau tidak mau menghapusnya, silahkan beri komentar dengan tanda pagar (#) pada setiap baris konfigurasi yang aktif. Kemudian ketikkan alamat repositori Kartolo di dalamnya.

deb http://kartolo.sby.datautama.net.id/debian bullseye main contrib non-free
deb http://kartolo.sby.datautama.net.id/debian bullseye-updates main contrib non-free
deb http://kartolo.sby.datautama.net.id/debian-security bullseye-security main contrib non-free

Simpan konfiguasi yang sudah dibuat. 

2. Lakuan pembaruan ulang dengan APT

Ini penting. Setiap Anda melakukan perubahan konfigurasi repositori, selalu lakukan pembaruan sistem. Tujuannya, agar APT, sebagai manajer paket baku di Debian, bisa mengenali hasil konfigurasi Anda.

Eksekusi perintah berikut.

$ apt update

Pada perintah di atas, si APT akan melakukan pengunduhan arsip yang berisi daftar paket, terjemahan, dan daftar ketergntungan paket, sesuai dengan alamat cerminan yang sudah Anda konfigurasikan.

Nah, selanjutnya, si APT akan memberitahu kepada Anda jika ada paket tertentu yang memerlukan peningkatan versi. Jika pemberitahuan tersebut muncul, Anda cukup mengeksekusi perintah berikut.

$ apt upgrade -y

Informasi terkini terkait repositori Debian 11 "Bullseye"

Kini, di Debian 11 "Bullseye", Anda bisa menggunakan repositori backports. Apa itu repositori backports?

Repositori backports merupakan repositori yang berisi paket-paket yang di-recompiled dari kelas rilis ujicoba (testing) dan tidak stabil (unstable).

Mengapa kita membutuhkan backports?

Tidak seperti distribusi lain, Debian lebih mengutamakan kestabilan diatas segalanya. Hal itu yang menyebabkan beberapa paketnya sedikit 'ketinggalan zaman'. Nah, buat Anda yang suka dengan paket-paket yang lebih baru, akan tetapi Anda tidak mau menggunakan distribusi lain selain Debian, repositori backports inilah jawabannya.

Untuk menambahkan repositori backports, Anda cukup mengedit kembali berkas sources.list

$ nano /etc/apt/sources.list

Pilih salah satu penyedia layanan repositori di atas, di sini, saya menggunakan Kartolo. Tambahkan repositori backports Debian 11 dibagian konfigurasi paling bawah.

deb http://kartolo.sby.datautama.net.id/debian bullseye-backports main contrib non-free

Simpan pengaturan yang sudah Anda buat. Selanjutnya, eksekusi perintah berikut agar APT dapat membaca paket pada repositori yang baru Anda konfigurasikan.

$ apt update

Penutup

Sampai pada langkah ini, Anda sudah melakukan konfigurasi repositori di Debian 11 "Bullseye".

Tidak ada komentar: