Jumat, 07 Agustus 2026

Sistem Operasi, Manajemen File, & Penyimpanan Cloud

Sistem Operasi, Manajemen File & Penyimpanan Cloud — Informatika Kelas X
C:\Informatika\Kelas-X\Sistem-Operasi-File-Cloud
Informatika · Fase E · Kelas X SMK

Sistem Operasi, Manajemen File, & Penyimpanan Cloud

Materi ini membahas bagaimana sistem operasi mengatur seluruh sumber daya komputer, bagaimana file dan folder dikelola secara sistematis, serta bagaimana layanan penyimpanan cloud mendukung pekerjaan digital masa kini.

Elemen CP
Sistem Operasi & File
Jenjang
SMK Kelas X
Alokasi Waktu
1 Pertemuan · 4 JP (180 menit)
Model
Praktik & Kerja Kelompok

Ke Mana Materi Ini Menuju

Capaian Pembelajaran

Murid mampu mengelola sistem operasi, file, folder, media penyimpanan, serta memanfaatkan layanan cloud storage untuk mendukung pekerjaan digital.

Tujuan Pembelajaran

  1. Menjelaskan pengertian dan fungsi sistem operasi dalam mengelola sumber daya komputer.
  2. Mengidentifikasi jenis-jenis sistem operasi yang umum digunakan.
  3. Mengelola file dan folder: membuat, menamai, menyalin, memindahkan, dan menghapus dengan struktur yang rapi.
  4. Membedakan jenis media penyimpanan (internal, removable, dan cloud) beserta karakteristiknya.
  5. Memanfaatkan layanan penyimpanan cloud untuk menyimpan, mengelola, dan berbagi berkas pekerjaan digital.

Rincian Kegiatan (4 JP × 45 menit)

TahapKegiatanWaktu
PendahuluanApersepsi ("Ke mana perginya file yang kamu simpan?"), penyampaian tujuan pembelajaran15 menit
Inti — Eksplorasi KonsepPenjelasan sistem operasi, manajemen file/folder, media penyimpanan, dan cloud storage55 menit
Inti — Praktik MandiriMurid mempraktikkan membuat struktur folder dan mengunggah file ke akun cloud storage30 menit
Inti — Kerja KelompokDiskusi dan pengerjaan tugas kelompok45 menit
Inti — PresentasiPresentasi singkat tiap kelompok dan tanggapan guru25 menit
PenutupRefleksi, penguatan konsep, menulis kesimpulan ringkas di buku catatan10 menit

Apa Itu Sistem Operasi?

Sistem operasi (operating system/OS) adalah perangkat lunak utama yang menjembatani antara pengguna, aplikasi, dan perangkat keras komputer. OS dijalankan pertama kali saat komputer dinyalakan dan terus bekerja di latar belakang selama komputer digunakan.

Fungsi Utama Sistem Operasi

  • Manajemen proses — mengatur program apa saja yang sedang berjalan dan membagi waktu pemrosesan CPU untuk masing-masing program.
  • Manajemen memori — mengalokasikan RAM untuk setiap program agar dapat berjalan tanpa saling bertabrakan.
  • Manajemen perangkat keras — mengatur komunikasi dengan printer, keyboard, mouse, dan perangkat lain melalui driver.
  • Manajemen file — mengatur bagaimana data disimpan, disusun dalam folder, dan diakses kembali.
  • Antarmuka pengguna (User Interface) — menyediakan tampilan (GUI) atau baris perintah (CLI) agar manusia dapat berinteraksi dengan komputer.

Jenis-Jenis Sistem Operasi

desktop-os.exe

Windows

OS paling umum di komputer perkantoran dan sekolah, dikembangkan oleh Microsoft, dikenal luas kompatibel dengan berbagai aplikasi.

macos.app

macOS

OS buatan Apple untuk perangkat Mac, dikenal dengan antarmuka yang halus dan integrasi kuat dengan perangkat Apple lainnya.

~/linux

Linux

OS open-source yang fleksibel dan banyak dipakai di server, perangkat pengembangan, hingga superkomputer. Contoh: Ubuntu, Debian.

mobile.apk

Android

OS berbasis Linux untuk perangkat mobile, dikembangkan Google, digunakan oleh mayoritas smartphone di dunia.

mobile.ipa

iOS

OS buatan Apple khusus untuk iPhone, dikenal dengan ekosistem tertutup namun stabil dan aman.

chrome.os

Chrome OS

OS ringan berbasis cloud dari Google, banyak digunakan di Chromebook untuk kebutuhan belajar dan kerja ringan berbasis internet.

Manajemen File dan Folder

Salah satu tugas penting sistem operasi adalah mengatur file (berkas data) dan folder/direktori (wadah untuk mengelompokkan file) agar data dapat disimpan dan ditemukan kembali dengan mudah.

Anatomi Sebuah File

  • Nama file — identitas unik dalam satu folder, sebaiknya deskriptif dan konsisten.
  • Ekstensi file — akhiran nama yang menandakan jenis/format file, misalnya .docx (dokumen), .xlsx (spreadsheet), .jpg (gambar), .pdf (dokumen portabel), .mp4 (video).
  • Ukuran file — kapasitas ruang yang dipakai, diukur dalam KB, MB, atau GB.
  • Path (alamat file) — lokasi lengkap file dalam struktur folder, misalnya D:\Tugas\Informatika\laporan.docx.

Struktur Folder (Hierarki)

Folder disusun secara berjenjang seperti pohon terbalik — satu folder utama dapat memiliki banyak subfolder, dan setiap subfolder dapat menyimpan file maupun subfolder lain di dalamnya.

Tugas Sekolah
Informatika
materi-sistem-operasi.pdf
tugas-kelompok.docx
Matematika
latihan-soal.pdf
Bahasa Indonesia
esai-argumentatif.docx

Operasi Dasar Pengelolaan File

  • Create — membuat file/folder baru
  • Rename — mengganti nama
  • Copy — menggandakan
  • Move — memindahkan lokasi
  • Delete — menghapus
  • Compress — memampatkan (mis. .zip)
Praktik Baik

Gunakan penamaan file yang konsisten dan deskriptif, misalnya Laporan_Praktikum_Bab3_v1.docx, serta kelompokkan file ke dalam folder bertema agar mudah ditemukan kembali — bukan menumpuk semua file langsung di Desktop.

Media Penyimpanan

File dan folder yang dikelola sistem operasi pada akhirnya disimpan secara fisik maupun virtual pada media penyimpanan berikut.

JenisContohKarakteristik
Penyimpanan InternalHDD (Hard Disk Drive), SSD (Solid State Drive)Terpasang permanen di dalam perangkat; SSD jauh lebih cepat namun lebih mahal per GB dibanding HDD.
Penyimpanan RemovableFlashdisk, memory card (microSD), HDD eksternalPortabel, mudah dipindah antar perangkat, namun rawan hilang atau rusak fisik.
Penyimpanan CloudGoogle Drive, OneDrive, Dropbox, iCloudData tersimpan di server internet, dapat diakses dari mana saja selama terhubung internet.

Penyimpanan Cloud (Cloud Storage)

Cloud storage adalah layanan penyimpanan data yang menempatkan file pada server jarak jauh milik penyedia layanan, bukan pada perangkat milik pengguna sendiri. File yang disimpan di cloud dapat diakses, diedit, dan dibagikan dari perangkat mana pun yang terhubung ke internet.

Cara Kerja Cloud Storage

SINKRONISASI PERANGKAT LOKAL & CLOUD Laptop file lokal Smartphone app cloud storage CLOUD server penyedia layanan Sinkron otomatis via internet — perubahan di satu perangkat otomatis muncul di perangkat lain
File yang diunggah dari satu perangkat langsung tersinkronisasi ke semua perangkat lain yang masuk ke akun cloud yang sama.

Contoh Layanan Cloud Storage

drive.google.com

Google Drive

Terintegrasi dengan akun Google dan Google Docs/Sheets/Slides untuk kolaborasi real-time.

onedrive.live.com

OneDrive

Layanan cloud dari Microsoft, terhubung erat dengan Windows dan aplikasi Office.

dropbox.com

Dropbox

Salah satu pionir cloud storage, dikenal dengan fitur sinkronisasi dan berbagi file yang sederhana.

Kelebihan & Tantangan Cloud Storage

KelebihanTantangan
Dapat diakses dari mana saja dan kapan saja selama ada internetMembutuhkan koneksi internet untuk sinkronisasi
Memudahkan kolaborasi dan berbagi file dengan orang lainKapasitas gratis terbatas, perlu berlangganan untuk kapasitas lebih besar
Berfungsi sebagai cadangan (backup) jika perangkat lokal rusak/hilangPerlu diperhatikan pengaturan privasi dan keamanan berbagi file

Hubungan Antar Konsep

Sistem operasi, manajemen file, media penyimpanan, dan cloud storage bekerja sebagai satu rangkaian yang saling melengkapi:

  • Sistem operasi menyediakan alat (file manager) untuk mengelola file dan folder.
  • File dan folder yang dikelola tersebut pada akhirnya disimpan secara fisik pada media penyimpanan — baik internal, removable, maupun cloud.
  • Cloud storage memperluas kapasitas dan fleksibilitas penyimpanan, memungkinkan file yang sama diakses dari berbagai perangkat dan sistem operasi yang berbeda.
  • Ketiganya membentuk fondasi produktivitas digital: tanpa manajemen file yang baik, kapasitas penyimpanan sebesar apa pun akan sulit dimanfaatkan secara efektif.

Rangkuman Materi

Poin-Poin Kunci

  • Sistem operasi mengatur proses, memori, perangkat keras, file, dan antarmuka pengguna.
  • Contoh sistem operasi: Windows, macOS, Linux, Android, iOS, dan Chrome OS.
  • File memiliki nama, ekstensi, ukuran, dan path; folder menyusun file dalam struktur hierarki.
  • Operasi dasar pengelolaan file meliputi create, rename, copy, move, delete, dan compress.
  • Media penyimpanan terbagi atas internal (HDD/SSD), removable (flashdisk, HDD eksternal), dan cloud.
  • Cloud storage menyimpan file di server internet dan mensinkronkannya ke seluruh perangkat pengguna.
  • Cloud storage memudahkan akses dan kolaborasi, namun bergantung pada koneksi internet dan kuota penyimpanan.
  • Sistem operasi, manajemen file, dan cloud storage saling melengkapi dalam mendukung pekerjaan digital.

Tugas Kelompok

Kerja Kelompok · 4–5 orang 45 menit diskusi + 25 menit presentasi

Membangun Struktur Folder & Ekosistem Cloud Storage Kelompok

Setiap kelompok merancang struktur folder digital untuk sebuah proyek belajar, kemudian mengimplementasikannya pada salah satu layanan cloud storage dan mempraktikkan cara berbagi file antar anggota.

  1. Bentuk kelompok beranggotakan 4–5 orang dan pilih satu layanan cloud storage yang akan digunakan (Google Drive, OneDrive, atau Dropbox).
  2. Rancang struktur folder untuk proyek "Portofolio Belajar Semester Ini" dengan minimal 1 folder utama dan 3 subfolder bertema (mis. per mata pelajaran atau per jenis tugas).
  3. Buat struktur folder tersebut di akun cloud storage kelompok, lalu unggah minimal 3 contoh file ke dalamnya.
  4. Atur pengaturan berbagi (sharing) agar seluruh anggota kelompok dapat mengakses dan mengedit folder bersama.
  5. Dokumentasikan prosesnya dalam bentuk tangkapan layar (screenshot) struktur folder dan pengaturan berbagi.
  6. Diskusikan dan tuliskan perbandingan: kelebihan dan kekurangan menyimpan tugas di penyimpanan lokal (flashdisk/laptop) dibandingkan di cloud storage untuk skenario kerja kelompok.
  7. Presentasikan struktur folder, hasil dokumentasi, dan kesimpulan perbandingan di depan kelas selama maksimal 5 menit per kelompok.

Format Laporan

Laporan memuat: (1) nama layanan cloud & anggota kelompok, (2) skema/daftar struktur folder yang dirancang, (3) tangkapan layar folder dan pengaturan berbagi di cloud, (4) tabel perbandingan penyimpanan lokal vs cloud.

Rubrik Penilaian

AspekIndikatorSkor Maks.
Struktur FolderStruktur folder logis, bertingkat, dan sesuai tema proyek25
Implementasi di CloudFolder dan file berhasil dibuat serta diunggah ke layanan cloud yang dipilih25
Pengaturan BerbagiPengaturan sharing tepat sehingga seluruh anggota dapat mengakses20
Analisis PerbandinganPerbandingan lokal vs cloud logis, relevan, dan didukung alasan yang jelas15
Kerja Sama & PresentasiSeluruh anggota berkontribusi; presentasi jelas dan percaya diri15
Total100
Penutup Pembelajaran · Tugas Individu

Tulislah satu kesimpulan ringkas (5–7 kalimat) di buku catatan kalian masing-masing, yang merangkum keseluruhan materi hari ini: fungsi sistem operasi, cara mengelola file dan folder, jenis-jenis media penyimpanan, serta peran dan cara kerja cloud storage dalam mendukung pekerjaan digital. Tulis dengan bahasa dan pemahaman kalian sendiri, bukan menyalin ulang materi.

INFORMATIKA · SISTEM OPERASI, MANAJEMEN FILE & PENYIMPANAN CLOUD · FASE E KELAS X SMK

Selasa, 04 Agustus 2026

sertifikat kombel

Generator Sertifikat

📜 Generator Sertifikat

🔍 Apakah Anda mengikuti pelatihan?

Template
Memproses PDF...

Kaidah Kebahasaan Teks Prosedur (Bagian 1)

Modul AjarTerverifikasiFase F
DOK/B.INDO/XI/PROSEDUR-KAIDAH-1 — 3 JP · 1 Pertemuan

Kaidah Kebahasaan Teks Prosedur (Bagian 1)

Materi Bahasa Indonesia Kelas XI SMK/MAK — melatih murid mengidentifikasi ciri kebahasaan teks prosedur: kalimat imperatif, deklaratif, persuasif, dan konjungsi temporal.

Mata Pelajaran
Bahasa Indonesia
Jenjang
SMK/MAK — Kelas XI
Elemen
Membaca & Memirsa
Alokasi Waktu
3 JP (3 × 45 menit)
01 — Identitas Pembelajaran

Capaian & Tujuan Pembelajaran

Capaian Pembelajaran (Elemen Membaca–Memirsa)

Murid mampu mengidentifikasi dan menganalisis ciri kebahasaan pada berbagai jenis teks, termasuk teks prosedur, untuk memahami bagaimana bahasa digunakan secara efektif dalam menyampaikan instruksi kepada pembaca.

Tujuan Pembelajaran

Murid mampu mengidentifikasi ciri-ciri kebahasaan teks prosedur, seperti kalimat imperatif, deklaratif, persuasif, dan konjungsi temporal.

TP.1

Murid dapat menjelaskan pengertian dan ciri kalimat imperatif dalam teks prosedur.

TP.2

Murid dapat menjelaskan pengertian dan ciri kalimat deklaratif dalam teks prosedur.

TP.3

Murid dapat menjelaskan pengertian dan ciri kalimat persuasif dalam teks prosedur.

TP.4

Murid dapat mengidentifikasi konjungsi temporal serta menemukan keempat ciri kebahasaan tersebut dalam sebuah teks prosedur.

8 Profil Lulusan yang Dikembangkan

Penalaran Kritis

Menganalisis fungsi setiap jenis kalimat dan konjungsi dalam teks prosedur.

Kemandirian

Menyelesaikan identifikasi dan rangkuman secara mandiri.

Kolaborasi

Bekerja sama dalam kelompok saat menganalisis ciri kebahasaan teks.

Komunikasi

Menyampaikan hasil identifikasi ciri kebahasaan secara jelas dan runtut.


02 — Materi Inti A

Mengingat Kembali Ciri Umum Teks Prosedur

Teks prosedur memiliki kaidah kebahasaan yang khas karena tujuannya mengarahkan pembaca melakukan suatu tindakan. Pada pertemuan ini, murid akan mempelajari empat ciri kebahasaan utama teks prosedur.

1. Kalimat Imperatif

Kalimat perintah yang mengarahkan pembaca melakukan tindakan.

2. Kalimat Deklaratif

Kalimat pernyataan yang menyampaikan fakta atau informasi.

3. Kalimat Persuasif

Kalimat ajakan/bujukan agar pembaca mengikuti langkah dengan sungguh-sungguh.

4. Konjungsi Temporal

Kata penghubung yang menandai urutan waktu antarlangkah.


03 — Materi Inti B

Kalimat Imperatif dalam Teks Prosedur

Kalimat imperatif adalah kalimat yang berisi perintah, larangan, permintaan, atau anjuran kepada pembaca agar melakukan suatu tindakan. Kalimat ini merupakan ciri paling dominan dalam teks prosedur karena berfungsi langsung mengarahkan langkah-langkah yang harus dilakukan.

Perintah biasa

"Panaskan minyak dalam wajan."

Larangan

"Jangan gunakan alat dalam keadaan basah."

Permintaan/anjuran halus

"Tunggulah hingga adonan mengembang."

Ciri penanda: biasanya berakhiran -lah atau -kan, menggunakan kata kerja dasar tanpa subjek eksplisit, dan sering diakhiri tanda seru atau titik.


04 — Materi Inti C

Kalimat Deklaratif dalam Teks Prosedur

Kalimat deklaratif adalah kalimat yang menyatakan suatu fakta, informasi, atau penjelasan kepada pembaca tanpa memerintah. Dalam teks prosedur, kalimat ini biasanya muncul pada bagian tujuan, pengantar, atau catatan tambahan untuk memberi konteks sebelum atau setelah langkah-langkah dijelaskan.

Pada bagian tujuan

"Prosedur ini bertujuan menjaga kebersihan alat dapur."

Pada bagian penjelas

"Minyak yang terlalu panas dapat merusak tekstur makanan."

Pada catatan tambahan

"Alat ini umumnya digunakan di dapur rumah tangga."

Ciri penanda: berupa kalimat berita, tidak mengandung perintah, dan biasanya diakhiri tanda titik.


05 — Materi Inti D

Kalimat Persuasif dalam Teks Prosedur

Kalimat persuasif adalah kalimat yang bertujuan membujuk atau meyakinkan pembaca agar mengikuti langkah-langkah dengan sungguh-sungguh, biasanya muncul pada bagian tips, peringatan, atau penutup teks prosedur.

Ajakan

"Sebaiknya langkah ini dilakukan secara rutin agar hasilnya maksimal."

Penekanan manfaat

"Dengan mengikuti langkah ini, alat akan lebih awet digunakan."

Peringatan halus

"Pastikan langkah ini tidak dilewatkan agar hasil kerja optimal."

Ciri penanda: sering menggunakan kata "sebaiknya", "agar", "disarankan", "pastikan", dan menekankan alasan atau manfaat mengikuti langkah.


06 — Materi Inti E

Konjungsi Temporal dalam Teks Prosedur

Konjungsi temporal adalah kata penghubung yang menandai urutan waktu antarlangkah dalam teks prosedur, sehingga pembaca dapat memahami langkah mana yang harus dilakukan lebih dulu dan langkah berikutnya.

Penanda awal

pertama, mula-mula, langkah awal

Penanda lanjutan

kemudian, selanjutnya, setelah itu, lalu

Penanda akhir

terakhir, akhirnya, hingga selesai


07 — Materi Inti F

Rangkuman Empat Ciri Kebahasaan Teks Prosedur

Ciri KebahasaanFungsiPenandaContoh
Kalimat ImperatifMengarahkan pembaca melakukan tindakanAkhiran -lah/-kan, tanpa subjek eksplisit"Aduk adonan hingga rata."
Kalimat DeklaratifMenyampaikan fakta/informasi pendukungKalimat berita, tanpa perintah"Adonan yang baik bertekstur lembut."
Kalimat PersuasifMembujuk pembaca mengikuti langkah dengan sungguh-sungguhKata "sebaiknya", "agar", "pastikan""Sebaiknya adonan didiamkan 10 menit agar mengembang sempurna."
Konjungsi TemporalMenandai urutan waktu antarlangkahKata "kemudian", "setelah itu", "lalu""Kemudian, masukkan adonan ke dalam oven."

08 — Pemodelan

Contoh Penerapan: Mengidentifikasi Ciri Kebahasaan

Guru membacakan dan membahas bersama contoh berikut sebagai model identifikasi sebelum murid mengerjakan tugas kelompok. Setiap kalimat ditandai sesuai ciri kebahasaannya.

Lampiran · Teks Prosedur ContohDokumen-01

Prosedur Menjaga Kesehatan Mata saat Bekerja di Depan Layar Komputer

Tujuan: Menjaga kesehatan mata agar tidak cepat lelah selama bekerja atau belajar menggunakan komputer.

  1. Aturlah jarak pandang layar komputer sekitar 50–70 cm dari mata.IMPERATIF
  2. Sesuaikan tingkat kecerahan layar agar tidak terlalu terang atau terlalu redup.IMPERATIF
  3. Kemudian, terapkan aturan 20-20-20: setiap 20 menit, alihkan pandangan ke objek sejauh 20 kaki selama 20 detik.KONJUNGSI TEMPORAL
  4. Berkediplah lebih sering agar mata tidak kering.IMPERATIF
  5. Setelah itu, gunakan kacamata anti-radiasi jika diperlukan.KONJUNGSI TEMPORAL
Paparan layar dalam waktu lama dapat menyebabkan mata lelah, kering, bahkan menurunkan konsentrasi. (kalimat deklaratif — fakta pendukung)
Sebaiknya langkah-langkah ini dilakukan secara rutin agar kesehatan mata tetap terjaga selama bekerja atau belajar. (kalimat persuasif — penutup)

Simpulan model identifikasi: Teks di atas didominasi kalimat imperatif pada bagian langkah-langkah, dua konjungsi temporal ("kemudian" dan "setelah itu") menandai urutan langkah, satu kalimat deklaratif memberi fakta pendukung, dan satu kalimat persuasif pada bagian penutup membujuk pembaca agar konsisten menerapkan langkah tersebut.


09 — Ringkasan Materi

Poin-Poin Penting

  • Kalimat imperatif mengarahkan pembaca melakukan tindakan dan menjadi ciri paling dominan dalam teks prosedur.
  • Kalimat deklaratif menyampaikan fakta atau informasi pendukung, biasanya pada bagian tujuan atau catatan tambahan.
  • Kalimat persuasif membujuk pembaca agar mengikuti langkah dengan sungguh-sungguh, biasanya pada bagian tips atau penutup.
  • Konjungsi temporal menandai urutan waktu antarlangkah, seperti "pertama", "kemudian", "setelah itu", dan "terakhir".

10 — Lembar Kerja

Tugas Kelompok: Mengidentifikasi Ciri Kebahasaan Teks Prosedur

Durasi ± 60 menit

Tujuan tugas: Murid secara berkelompok mengidentifikasi kalimat imperatif, deklaratif, persuasif, dan konjungsi temporal pada teks prosedur berikut, lalu mempresentasikan hasil temuannya.

Lampiran · Teks Prosedur untuk DiidentifikasiDokumen-02

Prosedur Mencuci Tangan yang Benar sesuai Anjuran Kesehatan

Tujuan: Membersihkan tangan dari kuman dan kotoran agar terhindar dari penyakit.

  1. Basahi kedua tangan dengan air mengalir.
  2. Gunakan sabun secukupnya, lalu gosok telapak tangan hingga berbusa.
  3. Bersihkan sela-sela jari, punggung tangan, dan kuku secara menyeluruh.
  4. Setelah itu, bilas tangan dengan air mengalir hingga bersih.
  5. Keringkan tangan menggunakan tisu atau kain bersih.

Tangan merupakan bagian tubuh yang paling sering bersentuhan dengan kuman penyebab penyakit.

Sebaiknya kebiasaan mencuci tangan ini dilakukan secara rutin, terutama sebelum makan dan setelah beraktivitas di luar rumah, agar tubuh tetap sehat.

Teks di atas belum ditandai — tugas kelompok adalah menemukan sendiri kalimat imperatif, deklaratif, persuasif, dan konjungsi temporal yang terdapat di dalamnya.

Petunjuk Pengerjaan

  1. Bentuk kelompok beranggotakan 4–5 orang sesuai pembagian dari guru.
  2. Baca teks prosedur di atas secara bersama-sama dalam kelompok.
  3. Tandai setiap kalimat sesuai jenisnya (imperatif, deklaratif, atau persuasif) dan garis bawahi konjungsi temporal yang ditemukan.
  4. Isi Tabel Identifikasi di bawah ini untuk setiap ciri kebahasaan.
  5. Presentasikan hasil di depan kelas selama maksimal 5 menit per kelompok, dilanjutkan tanya jawab singkat.

Format Tabel Identifikasi Kelompok

Ciri KebahasaanContoh Kalimat/Kata yang DitemukanJumlahFungsi dalam Teks
Kalimat Imperatif   
Kalimat Deklaratif   
Kalimat Persuasif   
Konjungsi Temporal   

Rubrik Penilaian Kelompok

Aspek PenilaianSkor 4 (Sangat Baik)Skor 3 (Baik)Skor 2 (Cukup)Skor 1 (Kurang)
Ketepatan identifikasi kalimatSeluruh jenis kalimat teridentifikasi tepatSebagian besar tepatIdentifikasi dangkal, sebagian keliruIdentifikasi tidak sesuai
Ketepatan identifikasi konjungsiSeluruh konjungsi temporal ditemukan dengan tepatSebagian besar tepatSebagian konjungsi terlewatTidak ditemukan dengan tepat
Kerja sama kelompokSeluruh anggota aktif berkontribusiSebagian besar anggota aktifHanya sebagian kecil anggota aktifDidominasi satu orang
PresentasiJelas, percaya diri, menjawab pertanyaan dengan baikJelas namun kurang percaya diriKurang jelas/terbata-bataTidak dapat menjelaskan hasil

11 — Penutup Pembelajaran

Rangkuman untuk Dicatat di Buku Catatan

Sebagai penutup pertemuan, setiap murid menuliskan satu rangkuman ringkas secara mandiri di buku catatan sebagai simpulan pribadi atas materi hari ini.

Instruksi Menulis Rangkuman

Tulis di buku catatan masing-masing, maksimal satu halaman, mencakup poin-poin berikut:

  • Pengertian kalimat imperatif, deklaratif, dan persuasif dalam teks prosedur, menurut pemahaman sendiri.
  • Ciri penanda masing-masing jenis kalimat tersebut.
  • Pengertian dan fungsi konjungsi temporal, disertai minimal tiga contoh kata.
  • Satu contoh kalimat buatan sendiri untuk setiap ciri kebahasaan (imperatif, deklaratif, persuasif, dan konjungsi temporal).

Rangkuman ditulis dengan kalimat sendiri (bukan menyalin ulang dari materi), dan dikumpulkan pada awal pertemuan berikutnya untuk diperiksa guru.

DOK/B.INDO/XI/PROSEDUR-KAIDAH-1 — Fokus Tujuan Pembelajaran, Materi Inti & Tugas Kelompok, 1× pertemuan (3 JP)

Referensi: Kurikulum Merdeka — Capaian Pembelajaran Bahasa Indonesia Fase F (Elemen Membaca dan Memirsa); Buku Teks Bahasa Indonesia Kelas XI SMK/MAK Kemendikbudristek.