📜 Generator Sertifikat
🔍 Apakah Anda mengikuti pelatihan?
"Berbuat BAIK adalah investasi"- "Kesehatan adalah investasi"- "Ilmu adalah investasi"-- "BerInvestasilah yang bisa Menjamin Kebahagian Kehidupan Dunia Akhirat"
🔍 Apakah Anda mengikuti pelatihan?
Materi ini membahas cara menggabungkan berbagai objek (tabel, gambar, bagan, grafik) ke dalam satu dokumen, memanfaatkan template dan formulir, serta menerapkan fitur otomatis pengolah kata untuk menyusun dokumen panjang secara efisien. Studi kasusnya: Laporan Praktik Kerja Lapangan (PKL) sesuai pedoman SMK Negeri 1 Tuntang Tahun 2025/2026.
Murid mampu membuat laporan kerja lapangan yang mengintegrasikan berbagai objek, menggunakan template, formulir, serta fitur otomatis untuk meningkatkan efisiensi pembuatan dokumen.
| Tahap | Kegiatan | Waktu |
|---|---|---|
| Pendahuluan | Apersepsi ("Bagaimana laporan 20 halaman bisa rapi tanpa mengetik ulang daftar isi berkali-kali?"), penyampaian tujuan | 15 menit |
| Inti - Eksplorasi Konsep | Penjelasan integrasi objek, template, formulir, dan fitur otomatis pengolah kata | 55 menit |
| Inti - Evaluasi Tahap 1 | Kuis drag & drop Master Penyusun Laporan PKL (KKM 75, maksimal 3 percobaan) | 35 menit |
| Inti - Evaluasi Tahap 2 | Latihan praktik mengetik dan memformat dokumen Laporan PKL pada lembar F4 digital | 60 menit |
| Penutup | Unduh bukti PDF F4, catat nilai evaluasi dan tulis resume di buku catatan | 15 menit |
Integrasi dokumen adalah proses menggabungkan berbagai jenis objek ke dalam satu dokumen utuh, sehingga informasi tersaji lengkap: teks untuk penjelasan, tabel untuk data, gambar untuk bukti, dan bagan untuk struktur. Dalam Laporan PKL, keempatnya dipakai sekaligus.
Menyusun data baris-kolom. Dipakai untuk analisis SWOT, jurnal kegiatan harian, dan lembar konsultasi.
Dokumentasi kegiatan dan denah lokasi. Atur text wrapping agar teks mengalir rapi di sekitarnya.
Menggambarkan struktur organisasi tempat PKL secara visual dan mudah diperbarui.
Menyajikan data kuantitatif (mis. jumlah produksi per minggu) dari tabel menjadi visual.
Penomoran otomatis objek, mis. "Gambar 2.1" dan "Tabel 2.2", yang menyesuaikan urutan bab.
Merujuk objek dari teks ("lihat Tabel 2.2") yang nomornya ikut berubah bila urutan bergeser.
Setiap gambar dan tabel dalam Laporan PKL wajib diberi caption bernomor bab (Gambar 2.1 berarti gambar pertama pada BAB II) dan dirujuk di dalam teks. Caption yang dibuat lewat fitur otomatis akan memudahkan pembuatan Daftar Gambar dan Daftar Tabel.
Template adalah dokumen cetakan awal yang sudah memuat pengaturan margin, jenis huruf, style, dan struktur bab. Dengan template, seluruh murid menghasilkan laporan dengan format seragam tanpa mengatur ulang satu per satu.
| Unsur | Ketentuan |
|---|---|
| Ukuran kertas | F4 (215 mm x 330 mm), berat 70 gsm |
| Jenis dan ukuran huruf | Times New Roman, 12 pt |
| Margin | Kiri 4 cm; atas, kanan, dan bawah masing-masing 3 cm |
| Spasi isi laporan | 1,5 spasi |
| Spasi khusus | Kata pengantar, daftar isi, kutipan langsung, dan daftar pustaka: 1 spasi (single) |
| Nomor halaman bagian awal | Angka romawi kecil (i, ii, iii), halaman judul tidak ditampilkan |
| Nomor halaman bagian utama | Angka arab (1, 2, 3) |
| Letak nomor halaman | Kanan atas (header); khusus halaman berjudul BAB: tengah bawah (footer) |
| Jumlah halaman | Tidak kurang dari 20 halaman |
Perbedaan format nomor halaman (romawi lalu arab) dan perbedaan posisinya (kanan atas lalu tengah bawah) hanya mungkin dilakukan otomatis dengan Section Break. Tanpa section break, seluruh dokumen terpaksa memakai satu format nomor halaman yang sama.
Pedoman menetapkan urutan tingkatan penomoran sebagai berikut, dan dilarang menggunakan simbol gambar seperti panah atau bintang:
Formulir adalah dokumen dengan bagian isian yang sudah ditentukan letaknya, sehingga pengisi hanya perlu melengkapi data. Dalam Laporan PKL, terdapat tiga formulir penting yang seluruhnya paling efisien dibuat dengan tabel (bukan dengan spasi atau titik-titik manual yang mudah bergeser).
Berisi nama, NIS, kelas, program keahlian, dan pas foto 3x4. Dirapikan dengan tabel tanpa garis.
Tabel berisi kolom No., Hari/Tanggal, Unit Kerja/Pekerjaan, dan Catatan pembimbing dunia kerja.
Tabel bukti bimbingan dengan guru pembimbing, minimal 8 kali konsultasi.
Agar titik dua pada formulir biodata sejajar sempurna, gunakan tabel 2 kolom lalu sembunyikan garisnya (No Border) - jauh lebih rapi dan stabil dibanding menekan spasi atau tab berulang kali.
| Fitur | Fungsi dalam Laporan PKL |
|---|---|
| Heading Style | Menandai judul BAB dan sub bab agar dikenali fitur otomatis lain; fondasi seluruh otomasi. |
| Table of Contents | Membuat Daftar Isi otomatis lengkap dengan nomor halaman; cukup klik Update Table bila ada perubahan. |
| Page Number + Section Break | Penomoran halaman otomatis dengan format dan posisi berbeda antar bagian. |
| Insert Caption | Memberi nomor otomatis pada gambar dan tabel, sekaligus bahan Daftar Gambar/Tabel. |
| Citation & Bibliography | Menyimpan sumber kutipan dan menghasilkan Daftar Pustaka otomatis, terurut abjad. |
| Mail Merge | Membuat surat pengantar PKL massal dari satu template dan satu daftar data murid. |
| SmartArt | Membuat bagan struktur organisasi tempat PKL secara cepat dan mudah diedit. |
| Find & Replace | Mengganti istilah yang salah di seluruh dokumen sekaligus, mis. nama perusahaan. |
| Kelompok | Isi |
|---|---|
| Bagian Awal | Halaman judul, biodata, lembar pengesahan, lembar persetujuan, kata pengantar, daftar isi, daftar gambar, daftar tabel |
| BAB I Pendahuluan | Latar belakang, tujuan, manfaat, tempat dan waktu PKL |
| BAB II Tinjauan Umum | Sejarah umum, visi misi dan slogan, kegiatan umum, tugas dan fungsi, analisis usaha (SWOT, 5W+1H) |
| BAB III Pelaksanaan PKL | Bidang kerja, pelaksanaan kerja, kendala yang dihadapi, cara mengatasi kendala |
| BAB IV Penutup | Kesimpulan dan saran |
| Bagian Akhir | Daftar pustaka, lembar konsultasi, jadwal dinas, dokumentasi kegiatan |
Evaluasi ini terdiri atas dua tahap yang saling melengkapi: Tahap 1 menguji pemahaman aturan lewat kuis drag & drop, dan Tahap 2 menguji keterampilan lewat latihan praktik mengetik dan memformat dokumen Laporan PKL langsung di lembar F4 digital. Nilai akhir digabung 50:50 dari kedua tahap.
Isi identitas terlebih dahulu agar nilai dapat tercatat dengan benar.
Tarik jawaban yang tepat ke kotak dokumen sesuai instruksi pembimbing.
Jika jawaban salah, soal langsung lanjut ke soal berikutnya dan tidak mendapat nilai - tidak ada kesempatan mengulang soal yang sama. Nilai dikirim bila mencapai KKM = 75. Bila belum, tersedia 3 kali kesempatan; setelah 3 kali, nilai tertinggi dari ketiga percobaan yang dipakai.
Lembar di bawah ini adalah area ketik langsung seukuran kertas F4 dengan margin sesuai pedoman (kiri 4 cm, sisi lain 3 cm). Ganti seluruh teks dalam tanda kurung siku dengan tulisan kalian sendiri, lalu rapikan menggunakan toolbar. Area ini menolak aksi tempel (paste).
Berikut contoh laporan resmi dari Buku Pedoman PKL SMK Negeri 1 Tuntang sebagai acuan kalian mengetik. Klik judul bagian untuk membuka isinya. Teks di dalamnya sengaja diproteksi sehingga tidak dapat diblok, disalin, atau di-klik kanan - silakan baca lalu ketik ulang di lembar dokumen di bawah.
Setelah diunduh, cetak pada kertas F4 dan serahkan kepada guru sebagai bukti pengerjaan.
Salin Nilai Akhir Evaluasi yang muncul di layar ke buku catatan pada kolom "Nilai Evaluasi" (buat tabel: Tanggal | Materi | Nilai Evaluasi).
Buat resume materi "Integrasi Dokumen dan Otomasi Pengolah Kata" dengan bahasa sendiri, mencakup: integrasi objek, template dan style, formulir, fitur otomatis, serta sistematika dan tata tulis Laporan PKL.
Bahasa Indonesia - Kelas XI SMK - Mengidentifikasi Gagasan Pokok dan Gagasan Pendukung serta Mengevaluasi Informasi dalam Teks Ceramah
Teks ceramah adalah teks yang berisi pemaparan gagasan, pengetahuan, atau informasi mengenai suatu topik tertentu yang disampaikan seseorang (penceramah) secara lisan di hadapan orang banyak, dengan tujuan memberi pengetahuan, menyadarkan, meyakinkan, atau mengajak pendengar untuk melakukan sesuatu. Ceramah biasa ditemukan dalam kegiatan keagamaan, upacara bendera, seminar, penyuluhan, hingga pengarahan kerja di dunia industri.
Ciri-ciri umum teks ceramah antara lain:
Secara umum, teks ceramah disusun dalam tiga bagian struktur berikut.
| Bagian | Isi |
|---|---|
| Pembukaan | Berisi salam, sapaan kepada hadirin, ucapan syukur, dan pengantar topik yang akan dibahas. |
| Isi | Berisi pemaparan gagasan pokok dan gagasan pendukung mengenai topik, disertai data, fakta, contoh, atau alasan logis, serta ajakan (persuasi) kepada pendengar. |
| Penutup | Berisi simpulan, harapan penceramah, dan salam penutup. |
Gagasan pokok (ide pokok/ide utama) adalah inti persoalan yang dibahas dalam sebuah paragraf atau bagian teks. Gagasan pokok biasanya dituangkan dalam satu kalimat yang disebut kalimat utama.
Gagasan pendukung (ide penjelas) adalah uraian, contoh, data, fakta, atau alasan yang berfungsi memperjelas, memperkuat, atau menjabarkan gagasan pokok. Gagasan pendukung dituangkan dalam kalimat-kalimat penjelas.
Berdasarkan letak gagasan pokoknya, paragraf dapat dibedakan menjadi tiga pola berikut.
| Pola | Letak Gagasan Pokok |
|---|---|
| Deduktif | Gagasan pokok terletak di awal paragraf, diikuti kalimat-kalimat penjelas. |
| Induktif | Gagasan pokok terletak di akhir paragraf, didahului kalimat-kalimat penjelas. |
| Campuran | Gagasan pokok muncul di awal, ditegaskan kembali di akhir paragraf. |
Langkah menemukan gagasan pokok dan gagasan pendukung:
Mengevaluasi informasi berarti menilai kelayakan, kebenaran, dan kualitas suatu informasi berdasarkan kriteria tertentu, bukan sekadar menerima dan memahami informasi tersebut secara mentah-mentah. Kemampuan ini sangat penting bagi siswa SMK karena di dunia nyata kita sering menemukan ceramah, motivasi kerja, maupun informasi lisan lain yang isinya belum tentu benar, akurat, atau dapat dipertanggungjawabkan - termasuk potensi berita bohong (hoaks) dan opini yang dibungkus seolah-olah fakta.
Berikut enam kriteria yang digunakan untuk mengevaluasi informasi dalam teks ceramah.
| Kriteria | Indikator |
|---|---|
| 1. Kredibilitas | Apakah penceramah/sumber informasi memiliki keahlian, pengalaman, atau otoritas yang relevan dengan topik yang dibahas? |
| 2. Keakuratan | Apakah data, fakta, dan angka yang disampaikan benar, dapat diverifikasi, dan berasal dari sumber yang jelas (bukan sekadar opini pribadi)? |
| 3. Kelogisan | Apakah alasan atau argumen yang dikemukakan masuk akal dan hubungan sebab-akibatnya wajar, bukan generalisasi berlebihan? |
| 4. Objektivitas | Apakah informasi disampaikan secara berimbang, tidak memihak secara berlebihan, dan minim bias pribadi? |
| 5. Kelengkapan | Apakah informasi yang disampaikan cukup lengkap sehingga tidak menyesatkan pendengar? |
| 6. Kesesuaian tujuan | Apakah isi ceramah relevan dan sesuai dengan topik serta tujuan ceramah yang disampaikan di awal? |
Langkah-langkah mengevaluasi informasi dalam teks ceramah:
| Aspek | Analisis |
|---|---|
| Gagasan pokok | Ajakan untuk membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya. |
| Gagasan pendukung | Klaim bahwa hampir separuh siswa membuang sampah sembarangan. |
| Evaluasi (Keakuratan) | Lemah - klaim "hampir separuh siswa" hanya berdasarkan pengamatan pribadi, bukan data resmi (misalnya survei atau catatan petugas kebersihan), sehingga akurasinya perlu dipertanyakan. |
| Rekomendasi | Penceramah sebaiknya mencantumkan data resmi agar informasi lebih kredibel dan akurat. |
Judul: Mengevaluasi Informasi dalam Teks Ceramah Secara Berkelompok
| Aspek | Deskripsi |
|---|---|
| Ketepatan identifikasi struktur | Kesesuaian pembagian pembukaan, isi, dan penutup dengan teks yang dianalisis. |
| Ketepatan gagasan pokok & pendukung | Kesesuaian dan kelengkapan gagasan pokok serta gagasan pendukung yang ditemukan. |
| Kedalaman evaluasi | Ketajaman analisis pada keenam kriteria evaluasi beserta alasannya. |
| Kualitas simpulan & rekomendasi | Kejelasan dan kelogisan simpulan serta rekomendasi yang diberikan. |
| Kerja sama & presentasi | Pembagian tugas antaranggota serta kejelasan penyampaian saat presentasi. |
Total skor maksimal 20, dikonversi ke skala 100 oleh guru. Batas waktu pengumpulan dan jadwal presentasi ditentukan oleh guru mata pelajaran.
Tugas individu terdiri atas 25 soal pilihan ganda dan 5 soal esai dari materi Evaluasi Informasi dalam Teks Ceramah. Susunan soal dan urutan opsi jawaban diacak berbeda-beda untuk tiap peserta. Skor dihitung otomatis: Skor PG x 70% + Skor Esai x 30%. Skor esai dihitung dari kesesuaian jawabanmu dengan konsep-konsep kunci pada tiap soal. Jawaban esai wajib diketik sendiri - fitur tempel/paste (Ctrl+V, klik kanan, maupun tarik-lepas teks) dinonaktifkan pada kolom esai.
Cetak dokumen ini (maks. 3 lembar F4) dan serahkan ke guru mata pelajaran sebagai bukti pengerjaan.
Cetak dokumen ini (maks. 3 lembar F4) dan serahkan ke guru mata pelajaran sebagai bukti pengerjaan.